Lanjut ke konten

Suzuki Mesti Kerja Keras di Segmen Sport

7 Oktober 2011


foto:istimewa

SEGMEN sepeda motor sport menjadi lahan terpanas bagi Suzuki di Indonesia. Setidaknya, dalam lima tahun terakhir, kerasnya persaingan di segmen tersebut berimbas negatif bagi Suzuki. Penjualan motor sport Suzuki terus merosot.
Pada September 2011, penjualan motor sport Suzuki turun sekitar 29,8% jika dibandingkan Agusuts 2011, yakni menjadi sekitar 1.190 unit. Sedangkan untuk periode Januari-September 2011, penurunan Suzuki lebih dalam lagi, yakni sekitar 46,96%. Tentu saja jika dibandingkan periode sama 2010.
Kita tahu, Suzuki hanya mengandalkan satu varian motor sport di pasar domestik. Suzuki hanya mengusung Thunder 125. Sedangkan para kompetitor menggerojok pasar dengan beragam produk, sedikitnya masing-masing punya tiga varian.

Untuk periode sembilan bulan, penurunan paling dalam pernah dialami oleh Suzuki pada tahun 2009, yakni sekitar 76,92%. Padahal, pada periode sama 2008, masih mengenyam peningkatan hampir 25%.
Kalau sudah begini, rasanya Suzuki harus ekstra keras menghadapi para pesaing. Salah satunya, boleh jadi Suzuki harus menyiapkan produk di kelas 150cc yang saat ini menjadi primadona segmen motor sport. (edo rusyanto)

16 Komentar leave one →
  1. 7 Oktober 2011 03:59

    Nunggu all new Fxr

  2. 7 Oktober 2011 06:02

    Mesin sudah punya (satria F) tinggal nemplokin ke bodi semprot, malah miara thunder.

  3. 7 Oktober 2011 07:44

    Selain satria fu 150 motor2 suzuki terjun bebas semua………………
    Apalagi di thn 2012 nanti bakalan panas persaingan bila honda benar2 mbrojolin bnyk varian motor sportnya………………….

  4. penggemar ninja permalink
    7 Oktober 2011 08:03

    suzuki, mati segan hidup tak mau…

    serba salah..:)

  5. cutezsonia permalink
    7 Oktober 2011 08:15

    suzuki, mati segan hidup tak mau…

  6. 7 Oktober 2011 09:40

    Keluarkan motor yang mumpuni secara mesin, sudah ada contohnya satria F laris. Kalau perlu contek dikit-dikit dari yang lain gak apa-apa. Coba seandainya motor spor seperti minerva 150 ditemploki mesin sekelas satria atau FXR, opa ra ngiler sing nyawang.

  7. 7 Oktober 2011 10:00

    Di gabung aja ama minerva… Merger gitu

  8. 7 Oktober 2011 10:43

    Lucu gak kalu digabung? Hehehe
    Tapi benar, Suzuki bukan pemain baru pasti bisa.

  9. Arsenal permalink
    7 Oktober 2011 11:21

    R nd dah di indo,lalu kurang apa?tim kreatif?ha ha kaya sinetron,orang indo tuh gampang kok,asal motornya irit,cakep,kenceng,murah.laris tuh motor,,untung capek doang setahun gak papa kali,

  10. Ayo Dukung Suzuki Jadi No. 2 permalink
    8 Oktober 2011 09:35

    Saya setuju sama sensei edo, suzuki harus rebranding sportnya
    sekalian numpang ngelink ke artikel sensei
    arigatou sensei edo

  11. 8 Oktober 2011 17:46

    lha andalan cuma 1,,,……….nggak ada yang bantuin,, ya lemes

  12. bambang permalink
    6 Maret 2012 06:34

    aduhh….. amit2 deh punya thunder, itu thunder motor kaga laku, model nya ikut2 an motor tiger, scorpio, dll. malu tau beli motor gituan. skr gini aja klo emang pada PD & bangga2 in thunder…..buktikan klo memang thunder motor yg laku dipasaran?? gw rasa cara ini cukup FAIR tp gw jg yakin klo bro2 ga ada yg bisa buktiin. secara modal 4jt udah bs beli thunder, masa harga sama spt motor bebek, wuahahahahahaha…….

  13. bambang stress permalink
    19 Juni 2012 01:41

    bambang , provokator loe mampus aja loe

Trackbacks

  1. Suzuki : Singa Sakit yang Mulai Menyembuhkan Diri ( Ati-ati para kompetitor ! ) | uDien d'kab
  2. Penjualan Motor Sport Suzuki Terus Merosot, September Cuma Laku 1190 unit « Suzuki Kunaiki
  3. Era Kepemilikan Motor Kedua Bagian II : Meningkatnya Permintaan Motor Sport | wendakalubis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: