Lanjut ke konten

Jangan Mencontoh Saya

11 September 2011

Menjadi contoh atau tauladan pasti membanggakan. Tentu saja menjadi contoh hal-hal positif. Mencerahkan dan memotivasi.
Setiap orang ingin menjadi contoh. Minimal bagi keluarganya. Orang disekelilingnya, hingga wilayah yang lebih luas, menjadi tauladan di negaranya.
Dalam kasus kecelakaan lalu lintas jalan, kita mesti belajar banyak pada peristiwa sebelumnya. Kata orang tua, pengalaman adalah guru terbaik.
Sejumlah peringatan tentang menyakitkannya kecelakaan ada di sejumlah tempat. Mulai dari tugu tumpukan helm hingga tugu mobil rusak. Pesannya satu, agar pengguna jalan hati-hati dan tidak terlibat kecelakaan. Tahun 2010, di Indonesia rata-rata per hari ada 85 jiwa tewas akibat kecelakaan.
Salah satu tugu peringatan ada di Jl Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Persisnya ada dari arah kampus Universitas Indonesia (UI) menuju Pasar Minggu, antara SPBU Petronas dengan Toko Buku Leksika. Jalur tersebut satu arah. Lokasi tugu sepeda motor yang rusak itu, ada di kanan jalan persis disamping rel kereta api.
Di bagian kanan dan kiri tugu dituliskan ‘Jangan Seperti Saya’ sedangkan di bagian depan tertulis ‘Jangan Mencontoh Saya’.
Saya menduga, tugu itu mencontohkan kerusakan yang akan diderita seorang pemotor terlibat tabrakan. Sepeda motornya saja hancur, apalagi penunggangnya. Semoga tugu tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan bahwa kecelakaan amat menyakitkan. (edo rusyanto) https://edorusyanto.wordpress.com

9 Komentar leave one →
  1. 4201journey permalink
    11 September 2011 04:52

    ane baru aja lewat situ jam 3 pgi td. Bnyak alay yg lagi balab liar….. Polisi… Tutup mata…. Ato memangg buta, padahal ada pos polisi d situ….

    • anggiwirza permalink
      11 September 2011 18:16

      daerah yang ada tugu motor tersebut memang sering dijadikan arena balap liar bro. kacau juga padahal kalao malam ataupun dini hari tempat tersebut minim penerangan

  2. Zunawan permalink
    11 September 2011 05:34

    Memprihatinkan

  3. Pak Bambang Nunggang Byson permalink
    11 September 2011 06:24

    pict 3D yang tidak perlu banyak bicara seharusnya mengena

  4. Rub989 permalink
    11 September 2011 23:04

    Sudah diberi tanda seperti ini masih aja banyak pengendara yg acuh dengan keselamatan jiwanya.

  5. toro permalink
    12 September 2011 11:02

    Tindakan dari aparat lebih diperlukan untuk menertibkan para rider alay, daripada memajang motor rusak yg tidak memberi efek jera tuk rider alay jadi hanya buang-buang dana malah mengganggu keindahan & estetika kota.

  6. 15 September 2011 03:27

    Saya juga pernah lihat beberapa di jalan lintas Sumatera.
    Salam kenal.
    Ini postingan terbaru saya
    http://heruls.net/profil-ustad-wijayanto-berdakwah-secara-alamiah.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: