Lanjut ke konten

Senggol Road Safety di Panti Asuhan

23 Agustus 2011

WAJAH mereka berbinar. Ada semangat yang terpancar. Sekalipun rasa kantuk mendera ketika waktu memasuki pukul 02.15 WIB, Minggu (21/8/2011).
Mereka duduk bersila di atas karpet dalam ruangan yang saya taksir bisa menampung hingga 200-an orang. Sebagian besar dari 100 anak Panti Asuhan Putera Utama 4, Cipayung, Jakarta Timur itu, memakai pakain koko alias kemeja muslim. Sebagian lagi memakai kemeja biasa.
Di bagian luar aula Panti Asuhan tersebut, puluhan anggota kelompok motor dan mobil dari Yamaha Vixion Adventure Jakarta (YVAJ), MMC Tebet, Gepeto, dan Low Brain. Bahkan, ada juga peserta yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. “Ada seratusan motor dan sekitar 30 mobil,” ujar bro Salay, ketua YVAJ.

Saya yang hadir sekitar pukul 02.00 WIB merasakan aura semangat berbagi yang kental dari para peserta Sahur On The Road Otomotif Collaboration (Sotroc) 2011. “Ini adalah tahun ke-9 kami mengadakan sahur bersama di panti asuhan,” ujar bro Gina, ketua panitia Sotroc 2011.
Rombongan Sotroc 2011 berangkat dari Tebet, Jakarta Selatan beriring-iringan dikawal mobil patwal polisi, sedangkan saya memilih langsung ke tempat acara. Berangkat dari rumah sekitar pukul 01.45 WIB. Ini adalah kali ketiga saya bergabung dalam acara Sotroc. Pada dua tahun sebelumnya, saya sempat mengikuti konvoy mereka.

Keselamatan Jalan

Berbagi dalam kegiatan pelatihan atau seminar keselamatan jalan sudah biasa. Namun, berbagi masalah keselamatan jalan saat dinihari di tengah anak-anak panti asuhan suatu kesempatan langka. Tanpa didukung oleh media audio visual plus infokus untuk memperbesar gambar di layar, menjadi tantangan tersendiri untuk berbagi dengan peserta.
Saya ajak mereka untuk lebih memahami soal pentingnya aturan untuk mewujudkan lalu lintas jalan yang aman dan selamat. Mayoritas peserta yang ada di ruangan mengangkat tangan setuju ketika saya tanya soal itu. Mereka tahu, aturan penting bagi seluruh pengguna jalan. Persoalannya, tinggal bagaimana mengimplementasikan kesadaran mentaati aturan yang ada.

Penekanan pada aturan dan etika dalam berbagi masalah keselamatan jalan kali ini menjadi pilihan saya. Anak panti asuhan dan peserta Sotroc 2011 yang mayoritas anak muda dan remaja, menjadi elemen penting di masyarakat. Pemahaman yang kuat soal aturan dan etika berkendara yang selamat, bakal lebih kokoh jika ditanamkan sejak usia muda. Maklum, disisi lain, usia muda dan produktif mendominasi korban kecelakaan.
Sempat saya singgung soal bahaya berkendara sambil menggunakan telepon seluler (ponsel). Selain menganggu konsentrasi, saya sebutkan juga soal sanksi pidana tiga bulan penjara atau sanksi denda maksimal Rp 750 ribu.

Ketika memasuki bahasan soal bahaya mengantuk saat berkendara, ada peserta yang bertanya soal bagaimana mengatasi rasa kantuk. Saya sebutkan bahwa ketika kantuk mendera lebih baik istirahat. Bisa dimanfaatkan untuk tidur sesaat yakni sekitar 15 menit. Membasuh wajah agar segar kembali atau mengunyah permen menjadi salah satu alternatif agar kantuk terusir.
Bahkan, artis muda, Ussy Sulistiawati yang hadir mengisi acara Sotroc 2011 juga berbagi tips. ”Kalau ngantuk, istirahat tidur, buka kaca mobil dan matikan AC. Atau, nyalakan musik di tape sambil istirahat,” papar Ussy yang pagi itu tampil bersama sang kekasih, Andhika Pratama.

Harapan saya, anak panti asuhan yang hadir bisa sedikit memetik makna soal pentingnya berkendara yang aman dan selamat. Apalagi anak-anak yang ada di panti ini merupakan usia sekolah SMP dan SMA. ” Tapi tahun ini ada lima anak yang dapat beasiswa kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Mereka dapat beasiswa kuliah dan biaya hidup,” tutur Baharuddin, perwakilan dari Panti Asuhan.

Menurut dia, kehadiran Sotroc 2011 di pantinya, memberi motivasi kepada anak-anak yang tinggal di panti tersebut. ” Mereka merasa masih diperhatikan oleh masyarakat,” tukasnya.
Acara terus bergulir. Selain diisi games, hiburan musik, dan pemberian sumbangan dan siraman rohani, kegiatan juga diisi dengan sahur bersama. Menjelang pukul 04.20 WIB, saya pun pamit menuju rumah. Selamat untuk panitia Sotroc 2011, seluruh peserta, dan anak-anak panti asuhan. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 23 Agustus 2011 11:37

    asekikkkkkkkkkkkk, keren lah, ada artisnya

  2. 23 Agustus 2011 11:46

    wuih elit… ada artis segala..

Trackbacks

  1. Namanya Juga SOTR | Edo Rusyanto's Traffic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: