Lanjut ke konten

Touring OBI-XL 2011: Tujuh Karakter (Bagian Pertama)

25 Juli 2011


Tim OBI di Ciasem, Pantura. (dok edo)

GELAP membungkus Jakarta. Lalu lalang kendaraan di jalan baru satu dua saat saya meluncur dari Cibubur, Jakarta Timur menuju kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/7/2011) dinihari.
Saya dan tujuh anggota Oto Blogger Indonesia (OBI) atau obiwan, dinihari itu bersiap untuk touring OBI perdana menuju Semarang, Jawa Tengah, sejauh 641 kilometer (km). Touring yang bernama XL Netrally 2011 tersebut, didukung sepenuhnya oleh PT XL Axiata Tbk, operator seluler XL. Tentu saja, ada misi menjajal jaringan seluler XL sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa.


Tim OBI saat terjebak kemacetan di Bekasi. (edo)

Tim touring terdiri atas bro Benny dan bro Henry (Kawasaki Ninja 250 R), bro Rial (Bajaj Pulsar 220), bro Sumarlin (Bajaj Pulsar 200), bro Adhi (Yamaha Vixion), serta saya dan bro Rio Winto (Yamaha Byson). Saya terpaksa menunggang Byson karena Vixion milik saya sedang tidak fit. Oh ya, bro Saranto (Piaggio MP3) mengantar sampai perhentian pertama di Ciasem, Subang. Setelah itu, bro Saranto kembali ke Jakarta dan menyusul ke Semarang naik kereta api. Sedangkan bro Triatmono, menyusul ke Semarang naik pesawat terbang.


Saat istirahat di Indramayu. (edo)

Banyak aspek yang ditemui sepanjang perjalanan. Mulai dari kondisi jalan yang rusak, bergelombang, hingga cuaca buruk dengan derasnya hujan di waktu malam. Belum lagi antrean kendaraan akibat kemacetan yang luar biasa akibat perbaikan jembatan di Brebes, Jawa Tengah.
Konsolidasi tim yang beragam latar belakang menjadi suatu catatan tersendiri. Tipe motor yang berbeda-beda dan karakter berkendara yang berbeda-beda juga mempengaruhi ritme perjalanan. Tak aneh jika sesekali tim touring terpisah-pisah. Bahkan, ketika terjebak kemacetan di Brebes, tim terpaksa terpecah menjadi tiga. Saya bersama bro Adhi dan bro Sumarlin. Sedangkan bro Benny bersama bro Rio.

Hanya bro Henry yang terpisah sendirian karena sebelumnya mengisi bahan bakar minyak (BBM). Belakangan, hanya bro Benny dan bro Rio yang tidak menyatu lagi dalam tim karena bablas langsung ke Semarang. Sedangkan yang lainnya kembali menyatu, setelah bertemu bro Yudi, blogger asal Batang, Jawa Tengah. Tim ini menjadi yang terakhir masuk ke kota Semarang, Sabtu (23/7/2011), sekitar pukul 02.00 WIB.


Antrean kendaraan berjam-jam jelang jembatan Pemali, Brebes. (edo)

Sekalipun letih, indahnya kebersamaan dan soliditas tim membuat perjalanan yang hampir mencapai 21 jam, berangkat Jumat (22/7/2011) pukul 05.00 WIB dan tiba di Semarang Sabtu (23/7/2011) pukul 02.00 WIB, terasa lebih ringan. Tanpa insiden berarti. Apalagi kecelakaan serius.

Layanan Seluler
Selain stamina tubuh, kekompakan tim, kondisi sepeda motor yang prima, unsur teknis lain yang mendukung perjalanan adalah gadget telekomunikasi dan jejaring layanan seluler. Sebagai bagian dari tim penjajal jaringan seluler XL, tim kami juga sempat berhenti di berbagai kota dan menjajal layanan tersebut. Kami menjajal dengan beragam jenis gadget. Mulai dari ponsel biasa, smarphone blackberry, ipad, hingga galaxy tab. Ujungnya, bisa dikomparasi soal fasilitas jejaring tersebut secara maksimal. (lihat grafik)

Selain itu, fasilitas peta digital dan fitur google latitude yang juga ditopang kondisi sinyal operator, amat membantu tim touring ketika dalam keadaan terpisah.
Saya dan bro Henry sempat tercecer ketika memasuki Ciasem, Subang, Jawa Barat. Ketika itu, dengan memantau layanan google latitude, kami bisa mengetahui bahwa tim yang lainnya berada di belakang. Selanjutnya saya putuskan untuk berhenti dititik pertemuan pertama sambil mengisi perut. Maklum, masih sekitar pukul 07.40 WIB persisnya.

Tak ayal, hindangan nasi uduk pun disantap habis. Seperti biasa, ketika istirahat dimanfaatkan untuk menulis di blog dan cuap-cuap di-twitter. Tentu, butuh dukungan layanan seluler. Ternyata cukup lancar sinyal XL.
Berkat layanan seluler dan keteguhan tim OBI, perjalanan dari setiap kota ke kota ditempuh dengan nikmat. Rasa letih, bosan, bahkan emosi dicairkan dengan kebesaran jiwa. Tim menjadi kuat karena saling membuka diri, melengkapi, dan mau dikoreksi. (bersambung-edorusyanto)

13 Komentar leave one →
  1. 25 Juli 2011 12:22

    mantap surantap

    • 25 Juli 2011 12:25

      ditunggu dalam touring OBI selanjutnya yah…

  2. nangke permalink
    25 Juli 2011 14:32

    kesannya gimana mas edo pake byson, nyaman dan hemat bbm ga? trims sebelumnya

    • 25 Juli 2011 14:34

      Nanti diulas dalam tulisan tersendiri, so far sih ok yah. Trims atensinya yah. Salam

  3. 25 Juli 2011 15:29

    bonding terjadi saat touring..

  4. 25 Juli 2011 15:33

    Ooy… ini brapa kali istirahat… kok bisa sampai 21 jam?

    “Jumat (22/7/2011) pukul 05.00 WIB dan tiba di Semarang Sabtu (23/7/2011) pukul 02.00 WIB”

  5. goyobod permalink
    26 Juli 2011 11:05

    Kok, bysonnya platnya masih putih, inrayen om?

  6. heri permalink
    26 Juli 2011 18:20

    keran lah……………..

  7. 29 Agustus 2012 11:01

    mantabzzz,,oom,,,kalo k pantura lagi mampir ya,,sy di cikampek,,:D ..http://bachtiaryuan.wordpress.com/2012/08/29/foto-foto-arus-mudik-pantura-vol-3/

Trackbacks

  1. #XLnetRally, Jalan suka-suka setelah dari semarang. East Java « Rial on Motorcycle
  2. Touring OBI-XL 2011: Potret Pemotor Pantura (Bagian Kedua) « Edo Rusyanto's Traffic
  3. Kali Kedua Ikut XL Netrally « Edo Rusyanto's Traffic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: