Lanjut ke konten

Vexro Scooter Festival 2011

12 Juli 2011

ALUNAN lagu dan musik regea menghentak. Sejumlah remaja pria dan wanita asyik bergoyang mengikuti irama ceria. Lagu Anak Pantai pun mengalir. Menggoyang lapangan di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (10/7/2011) siang.
Di bagian lain, para pemotor Vespa mulai berdatangan ke areal ajang Vexro Scooter Festival. Sebagian yang sudah hadir asyik menikmati musik atau berjalan-jalan di antara stand-stand yang ada. Stand menjual aneka merchandise hingga minuman ringan. Oh ya, ada stand penjualan sepeda motor Piagio juga ternyata.

Saya yang siang itu singgah atas undangan panitia cukup menikmati alunan musik. Sambil sesekali mengambil gambar aneka motor Vespa. Mulai dari yang paling tua, paling kumuh, hingga Vespa yang memakai sespan alias tambahan di bagian samping motor.
”Ini adalah ajang pertama bagi kami, Vexro,” ujar bro Anto, ketua Vespa Extreem Bintaro (Vexro), kepada saya di sela ajang yang dihadiri tak kurang dari dua ribu penggemar Vespa dari berbagai kota.
Dia menjelaskan, ajang kali ini juga ditujukan untuk mempererat scooterist sekaligus saling berbagi pengalaman. ”Kami juga ingin memperkenalkan Vexro. Sedangkan festival atau kontes kami harapkan bisa digelar setiap tahun,” katanya.

Sementara itu, bro Hilman, sekretaris Vexro menuturkan, bahwa klubnya berdiri sejak 2008. ”Saat ini anggotanya belum mencapai 20 orang, tapi kami memiliki karakter sebagai klub pengguna Vespa ekstrim yang cantik, tidak asal modifikasi,” katanya.
Dia mengaku, Vexro memiliki kegiatan touring, kontes, dan baksos.

Pernyataan Anto pun mendapat respons dari bro Adi, scooterist dari Sablenk, Tangerang, Banten. ”Acaranya lumayan asyik, bisa nambah teman sekaligus cari suasana. Satu Vespa sejuta saudara,” tutur dia yang datang bersama 10 orang sejak Sabtu (9/7/2011) malam.
Dari pengamatan saya, selain tamu undangan ada juga sejumlah pengunjung peminat Vespa yang datang tidak sengaja. ”Tadi lewat sini, terus melihat ada acara ini ya mampir saja,” ujar bro Didi, yang datang bersama isterinya.

Ya. Tak hanya pemotor lajang yang singgah ke acara tersebut. Saya melihat ada sejumlah pengunjung yang datang membawa anak dan isteri. Terasa sekali kekeluargaan di antara para penunggang Vespa. ”Acara ini bagus, saya datang setiap ada acara. Dulu bahkan sampai ke Padang pun saya datangi,” tutur bro Arif, dari Rasco, Kalisari, Jakarta Timur yang sehari-hari memakai Vespa Super tahun 1962.
Hilman menuturkan, ajang festival juga membuka kesempatan bagi siapa saja untuk ikut kontes. Peserta cukup membayar iuran Rp 50 ribu. ”Jurinya dari berbagai perwakilan klub Vespa sehingga lebih fair,” ujar pria yang memodifikasi Vespa tahun 1986 memakai sespan. Biaya untuk modif habis sekitar Rp 20 juta dan memakan waktu selama tiga bulan.

Peserta kontes dibagi dalam tiga kategori yakni ekstrim, modif, dan klasik. Sayang saya tidak sempat mengikuti penjurian dan pengumuman pemenangnya. Maklum, pengumuman baru digelar pada sore hari, sedangkan saya ada janjian bertemu dengan teman-teman komunitas Oto Blogger Indonesia (OBI) pada jam yang bersamaan.
Sebelum beranjak dari ajang festival saya mendengar sayup-sayup lagu reggae mengalun. Kekeluargaan yang kental amat terasa dari suasana siang itu. Para penunggang Vespa sarat dengan solidaritas. ”Kami datang untuk silaturahmi,” tutur bro Wandi dari Vespa 561, Jakarta. Ya. Silaturahmi adalah sisi kehidupan manusia yang paling manis di jagat ini. (edo rusyanto)

6 Komentar leave one →
  1. 12 Juli 2011 09:19

    skuternya keren TOP…

  2. softech_niQ permalink
    12 Juli 2011 09:22

    ngisi aja dl

  3. wong bangka permalink
    1 Agustus 2011 09:43

    aku punya 2 vespa….yang satu aku bikin modif se buruk mungkin dan yang satunya aku bikin setandard

  4. 9 Agustus 2011 07:40

    aduhh lucu tuh ..
    yg satpan lgi di tahtar kwokwokwok
    dha palanya botak smua lgi rata parah bocor mangnya tuh acar tpi seruh siee..
    kpan nie bikin acar lgi

  5. 6 April 2012 22:02

    Scooter nya keren abisss..
    i love scooter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: