Lanjut ke konten

Pembatasan Motor Tahun Ini?

5 Juli 2011


foto:edo

PERTANYAAN di atas bukan mengada-ada. Tengok saja peraturan pemerintah (PP) No 32 tahun 2011. PPT ini merupakan peraturan pelaksana dari Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Dalam PP yang diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 21 Juni 2011 tersebut ditegaskan bahwa pembatasan sepeda motor bisa diterapkan pada koridor atau kawasan tertentu pada waktu dan jalan tertentu.
Langkah itu bagian dari manajemen kebutuhan lalu lintas untuk untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan ruang lalu lintas dan mengendalikan pergerakan lalu lintas. Dalam keterangan PP No 32/2011 yang dimaksud dengan “meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan ruang lalu lintas” adalah keterkaitan manfaat dan dampak terhadap penggunaan ruang lalu lintas, misalnya penghematan penggunaan bahan bakar, kualitas dan daya dukung lingkungan, serta daya dukung lalu lintas dan angkutan.

Setahun lalu, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, seperti dikutip beritajakarta.com, Selasa (27/7/2010), sempat melontarkan tentang niat membuat kajian soal pembatasan sepeda motor. Pemerintah DKI membatasi sepeda motor untuk mengatasi kemacetan di Jakarta pada jam-jam sibuk. Maklum, pertumbuhan sepeda motor di Jakarta sudah mencapai 900 unit per hari.
Menurut Gubernur, rekayasa teknik jalan ini diharapkan dapat meminimalisir kemacetan yang kian parah. Maklum, di Jakarta hingga akhir 2010 setidaknya ada sekitar 11 juta kendaraan, sekitar delapan jutanya adalah sepeda motor dan selebihnya mobil.
Kita tahu, setahun lalu, PP tersebut belum terbit. Kini, dengan payung hukum yang cukup kuat, boleh jadi kajian bakal cepat bergulir. Bahkan, mungkin saja ujicoba juga sudah bisa dilakukan.
Apakah pembatasan bakal tahun ini? ”Masih dikaji oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta mas,” sergah Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Royke Lumowa saat menjawab pesan SMS saya, Senin (4/7/2011).

Boleh jadi artinya pembatasan lalu lintas sepeda motor belum diterapkan pada tahun 2011 ini. Saat saya bertanya kepada Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Riza Hasyim, soal apakah pembatasan diterapkan tahun ini dan jalur mana saja, dia hanya menjawab singkat. ”Belum,” tukas Riza.
Pemotor saat ini memanfaatkan si roda dua sebagai alat transporasi yang mendukung mobilitas sehari-hari. Maklum, transportasi massal umum yang ada belum mampu mengakomodasi seluruh warga Jakarta. Alternatif yang dipilih warga adalah solusi yang dianggap efisien, efektif, dan terjangkau.
Maklum, tahun 2010 jumlah angkutan umum yang beroperasi di Jakarta sebanyak 859.692 armada. Artinya, belum mampu menampung kebutuhan penduduk DKI Jakarta yang mencapai sekitar 9,5 juta jiwa. Belum lagi pergerakan dari penduduk di sekitar yang beraktifitas di Jakarta.

Isi PP 32

Ini dia isi lengkap PP 32 tentang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas yang terkait pembatasan sepeda motor.

Pasal 60:
(1) Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan ruang lalu lintas dan mengendalikan pergerakan lalu lintas, diselenggarakan manajemen kebutuhan lalu lintas berdasarkan kriteria:
a. perbandingan volume lalu lintas kendaraan bermotor dengan kapasitas jalan;
b. ketersediaan jaringan dan pelayanan angkutan umum; dan
c. kualitas lingkungan.

(2) Manajemen kebutuhan lalu lintas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dengan cara pembatasan:
a. lalu lintas kendaraan perseorangan pada koridor atau kawasan tertentu pada waktu dan jalan tertentu;
b. lalu lintas kendaraan barang pada koridor atau kawasan tertentu pada waktu dan jalan tertentu;
c. lalu lintas sepeda motor pada koridor atau kawasan tertentu pada waktu dan jalan tertentu;
d. lalu lintas kendaraan bermotor umum sesuai dengan klasifikasi fungsi jalan;
e. ruang parkir pada kawasan tertentu dengan batasan ruang parkir maksimal; dan/atau
f. lalu lintas kendaraan tidak bermotor umum pada koridor atau kawasan tertentu pada waktu dan jalan tertentu.

(3) Pembatasan lalu lintas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b dapat dilakukan dengan pengenaan retribusi pengendalian lalu lintas yang diperuntukkan bagi peningkatan kinerja lalu lintas dan peningkatan pelayanan angkutan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 70
(1) Pembatasan lalu lintas sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 ayat (2) huruf c dapat dilakukan apabila pada jalan, kawasan, atau koridor memenuhi kriteria paling sedikit:
a. memiliki perbandingan volume lalu lintas kendaraan bermotor dengan kapasitas jalan pada salah satu jalur jalan sama dengan atau lebih besar dari 0,5 (nol koma lima); dan
b. telah tersedia jaringan dan pelayanan angkutan umum dalam trayek yang memenuhi standar pelayanan minimal pada jalan, kawasan, atau koridor yang bersangkutan.

(2) Pemberlakuan pembatasan lalu lintas selain memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memperhatikan kualitas lingkungan.

Pasal 71
Pembatasan lalu lintas sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 ayat (1) dilakukan dengan cara melarang sepeda motor untuk melalui lajur atau jalur pada jalan tertentu. (edo rusyanto)

31 Komentar leave one →
  1. 5 Juli 2011 11:53

    Sambil menunggu solusi transportasi massal …
    apakah kita sudah keenakan ? yah ? tiap hari naek motor. sehingga kalau dibatasi jadi ga terima ?

    *introspeksi …

  2. 5 Juli 2011 12:12

    Sementara biar orang Jakarta dulu yang komen tentang hal ini. Terutama yang hanya punya motor.

    • 5 Juli 2011 12:14

      Hehehehehe…siap2 mas bro, aturan ini berlaku di Indonesia loh. Tergantung pemdanya. Trims

  3. ricthofen permalink
    5 Juli 2011 12:17

    jangan sampe kebijakan ini setengah-setengah pelaksanaannya

  4. 5 Juli 2011 12:24

    kalo ada angkutan umum yang memadai dan cepet dari rumah mpe kiantor sih mau-mau aja………

    • 5 Juli 2011 12:26

      Smoga segera terwujud angkutan umum massal yg aman, nyaman, selamat, dan terjangkau. Amin

      • smashrider permalink
        5 Juli 2011 16:36

        Amiiinnn ya Robbal Aalamiinn….Om Edo….
        Duh, ane bener2 deh ngidam transportasi umum nyaman,aman,ekonomis dan tepat waktu *thumbs up*

  5. onia permalink
    5 Juli 2011 13:03

    naek sepeda saja

  6. en125 permalink
    5 Juli 2011 13:20

    Knp motor yg dibatasi?
    Bgmn dgn mobil?

    • Edo Rusyanto permalink*
      5 Juli 2011 15:44

      mobil juga ada pembatasan bro, termasuk dengan ERP. salam

  7. ash permalink
    5 Juli 2011 13:48

    1…kontrakan dijakrata yg aksesnya dket sudirman makin mahal
    2… copet makin merajalela di angkot dan bus
    3…makin berebut dan berdesak2an tuch busway, bus, kopaja…

    eh om kumis…mending tuch benerin mass transportasi dan jadiin ntuch monrail!!!!

    • smashrider permalink
      5 Juli 2011 16:37

      ssstt…..hati2 kalo komen, Bro… yang punya blog juga bekumis lhooo…..ha..ha..ha.. 😀

      • Edo Rusyanto permalink*
        5 Juli 2011 17:05

        malah ada jenggotnya juga loh.

  8. anggiwirza permalink
    5 Juli 2011 15:37

    ah sangsi sama pembatasan sepeda motor…

    gak bakal bikin jakarta makin lancar..

    kalo pembatasan mobil baru saya percaya bisa bikin lancar

  9. Oby permalink
    5 Juli 2011 15:54

    Sekalian aja di bikin aturan
    ” Orang miskin bin susah di larang lewat sini.”

    • ash permalink
      5 Juli 2011 17:54

      hehehehe…belom tau tah mas…orang miskin dilarang sakit

  10. wong permalink
    5 Juli 2011 16:25

    tanpa motor pun jkt tetep macet, liat aja jalan tol…

  11. Virus permalink
    5 Juli 2011 17:37

    MOBIL MOBIL MOBIL!!! itu yg harus dibatasi!!! klo roda 2 mah identik dgn masyarakat kecil!!! mwooosssoook dibatasi!!! ahhh monyed emang yg ngambil kebijakan mahhh orang bermobil pasti kendaraan roda 2 dibatasi lebih banyak dr pd mobil!!! alias tau ny roda 2 aja yg buat macet!!! padahal MOBIL YG PALING BNYAK MAKAN TEMPAT KLO MACET!!!

  12. 5 Juli 2011 19:43

    Yang lebih repot lagi, ternyata orang yang punya mobil, justru punya banyak motor. Kalau aturan ini dilaksanakan, harusnya ada aturan juga, yang punya mobil dilarang punya motor. Ada juga jalur yang tidak boleh dilewati motor.
    Jalan kok disekat-sekat.

  13. ARCAWANA permalink
    5 Juli 2011 21:01

    klo naik angkot pastinya ngetem kelamaan,dan kesempatan itu banyak digunakan para PENCOPET,PEMALAKAN ( yg berkedok pengamen ) dan segala jenis kejahatan yg POLISI PUN ga bisa / ga berani nangkep pelakunya dengan alasan tidak adanya laporan serta ingatkah kita tentang percobaan sex terselubung didalam angkutan massal seperti KERETA API tuut…tuut…tuut,TRANS JAKARTA ( yg dikenal dengan sebutan busway ),METRO MINI,KOPAJA,MIKROLET dan masih banyak yg lainnya
    dan juga TIDAK SEMUA PEKERJA yg bekerja didalam gedung,BANYAK juga PEKERJA YGHARUS MENGGUNAKAN MOTOR seperti PAK POS,SURVEYOR / KOLEKTOR,DELIVERY ORDER,DLL.
    sebenarnya JALANan IBUKOTA JAKARTA itu LUAS AKAN TETAPI PARA PENGGUNA JALAN TIDAK PERNAH MAU MENGALAH ( EGOIS ) dengan ALASAN MENGEJAR WAKTU baik itu PEJABAT maupun PENJAHAT yg SESUNGGUHNYA MEMBUAT SEMRAWUTNYA JALANan IBUKOTA dengan kata lain PEMERINTAH MEMBUKA PELUANG / LOWONGAN PEKERJAAN UNTUK DI POSISIKAN SEBAGAI COPET,PEMALAK / PENODONG dan PERCOBAAN SEX TERSELUBUNG
    TOLONG DIPIKIRKAN KEMBALI PAK UNTUK MEMBUAT SUATU WACANA KETERATURAN LALU LINTAS KALO MASIH BANYAK OKNUM YANG MELANGGAR

  14. 5 Juli 2011 22:21

    Dibatasi apanya nih???
    kalo dibatasi penjualannya!?
    Lawan dulu ATPM :mrgreen:

    Nitip Jemuran
    http://rexraider.wordpress.com/2011/07/05/knalpot-freeflow-kawan-atau-lawan/

    • 5 Juli 2011 23:18

      setahu saya masih berupa pembatasan lalu lintas nya bro, misal, tidak boleh di jalur tertentu atau tidak boleh melintas di jalur tertentu pada jam tertentu. salam

  15. mizzle permalink
    6 Juli 2011 02:05

    ini kebijakan gak populer. dijamin gak bakal diterapin atau mau dipecat ama partainya ? pilpres kan gak terlalu lama lagi 😀

  16. 6 Juli 2011 03:53

    bila manusia sudah mati kekuasan hilang sirna dan tak berdaya ni mayat di acak cekidot yg ga kuat jagan lihat :mrgreen:
    http://absoluterevo.wordpress.com/2011/07/05/ritual-jenasah-yang-amat-sangat-mengerikan/

  17. Tukang Ngibul permalink
    6 Juli 2011 10:31

    semakin ga respek sama mobilist krn ulahnya bikin macet motrist yg di salahkan…..kita lihat aja kalo macet motor lebih mudah terurai ketimbang mobil yg pd bongsor….contohnya fortuner, pajero…

  18. 6 Juli 2011 21:47

    yang lagi kredit motor tambah repot. bayar kredit motor, plus keluar ongkos transport yang gak sedikit. apalagi yg naik angkutan umum lebih dari sekali. weleh…..

  19. bad.munir permalink
    7 Juli 2011 08:55

    usul aja om, kalau berkenan…
    semua anak sekolah diharuskan menggunakan jemputan dari sekolah, ini sangat menguntungkan.
    satu sisi, kita bisa mengurangi pertumbuhan sepeda motor.
    dilain sisi orang tua juga akan lebih mudah kontrol anaknya.
    yang jadi masalah saat ini memang jemputan sekolah sangat mahal bagi sebagian orang, termasuk saya…..
    andaikata anggaran pendidikan nasional dapat digunakan untuk ini, sehingga jemputan sekolah bisa sangat terjangkau masyarakat, insya Allah akan sangat bermanfaat baik bagi kontrol orang tua terhadap anaknya ataupun terhadap perkembangan akhlak generasi muda bangsa ini serta bisa sedikit menyelesaikan masalah pertumbuhan kendaraan bermotor.

  20. nagakunonusantara permalink
    27 Januari 2012 10:20

    emang harus dua-duanya jalan :

    1. sediakan dulu angkutan umum yg nyaman, aman, selamat, ongkos terjangkau, handal (jarak antar armada pendek, melintasi rute yg biasa digunakan pemotor, halte bersih, dan 24 jam tersedia);

    2. baru penerapan pembatasan sepeda motor, bukan pelarangan (manajemen / strategi mengurangi pemotor di lokasi-lokasi tertentu, bisa dengan tax/tol/biaya melintas dsb).

    tugas pemerintah yg utama ada 3 :
    1. membuat aturan / regulasi;
    2. menyediakan fasilitas ;
    3. memberikan pelayanan.

    kewajiban masyarakat : mematuhi aturan (yg dibuat bersama oleh pemerintah dan wakil masyarakat/rakyat)
    hak masyarakat : memperoleh fasiltas dan mendapatkan pelayanan prima dari aparat pemerintah.
    hak / tugas aparat pemerintah untuk memberi sanksi bagi para pelanggar (tanpa pandang bulu).
    ……
    jadi mari kita makmurkan negeri tercinta ini, bahu membahu antara yang memimpin (pemerintah) dan yang dipimpin (rakyat/masyarakat)…
    jangan membuat dikotomi….seolah-olah pemerintah dan masyarakat adalah pihak2 yg berlawanan…
    mari kita jgn terpengaruh provokasi pihak2 yg kecewa sehingga berusaha dgn segala cara mendikotomi dan memecah belah persatuan bangsa dan negara….

    kesalahan/pelanggaran oleh pihak yg satu, maka pihak yg lainnya pasti mempunyai andil juga dalam terjadinya suatu kesalahan tersebut….

    waspadalah…waspadalah…waspadalah….
    renungkan bagaimana VOC dulu bisa menguasai negeri ini…
    hal seperti itu sedang dilakukan oleh pihak2 asing yg akan dan sedang menguasai negeri tercinta ini yg kaya raya sumber daya alam ini…
    ……
    mereka berusaha memperlemah kekuatan dgn cara membenturkan rakyatnya dengan pemerintahnya…melalui berbagai sektor kehidupan…antara lain ya hal-hal seperti ini….

    suasana panas terus mereka ciptakan dan lestarikan di kalangan rakyat maupun pemerintahan sendiri dan pada saatnya akan mereka benturkan seperti di afganistan, irak, libya, mesir, dsb…..

    mereka tinggal melibas kita yg sudah babak belur berbenturan diantara saudara sendiri sesama anak bangsa………
    ..
    karena itu…waspadalah…waspadalah…

    suatu kebijakan berupa aturan sudah pasti sangat bagus dan ideal…yg terpenting adalah mengawasi pelaksanaannya….baik oleh masyarakat maupun aparat pemerintah…yang merupakan pemilik bersama negeri besar ini…..

    demikian pendapat saya…semoga kita semua selalu bersatu padu bahu membahu memakmurkan bangsa dan negara Indonesia….

    terima kasih saudara2ku semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: