Lanjut ke konten

Suzuki Kabarnya Bakal Gandakan Kapasitas Produksi

4 Juli 2011


foto:edo

INFO yang beredar saat ini, Suzuki bakal menggandakan kapasitas produksi sepeda motor di Indonesia mulai tahun 2012. Rencana tersebut bagian dari tambahan investasi sekitar US$ 800 juta. Tentu saja, angka itu tak hanya untuk si roda dua, Suzuki juga mau menggandakan kapasitas produksi mobil.
Saat ini, kapasitas produksi sepeda motor Suzuki sekitar 1,2 juta unit per tahun. Sedangkan kapasitas produksi mobil sekitar 140 ribu unit per tahun.
Bila benar kapasitas produksi sepeda motor Suzuki digandakan, artinya bisa mencapai sekitar 2,4 juta unit per tahun. Angka itu memang relatif masih di bawah pemimpin pasar motor di Indonesia, yakni Honda yang bakal mencapai sekitar 4,3 juta unit pada akhir 2011. Atau, juga lebih rendah dibandingkan pemain nomor dua terbesar, Yamaha yang memiliki kapasitas sekitar 3,5 juta unit di akhir 2011.
Adakah peningkatan kapasitas produksi tersebut sebagai isyarat kian gencarnya Suzuki bermain di bisnis sepeda motor? Kita tahu saat ini Suzuki menempati posisi ketiga terbesar di Indonesia.

Menilik pada penguasaan pangsa pasar Suzuki di Indonesia, rasanya dalam lima tahun terakhir terjadi fluktuasi tajam. Coba tengok pada 2007 yang masih sempat mengantongi sekitar 13,51%, namun memasuki lima bulan pertama 2011 justeru melorot menjadi sekitar 6,21%. Memang masih ada tujuh bulan sebelum tutup tahun 2011 untuk Suzuki menggenjot pangsa pasarnya. Tahun lalu, Suzuki menutup dengan sekitar 7,11%. Melemah dibandingkan 2009 yang masih sekitar 7,45%.
Suzuki di Indonesia bermain di semua segmen motor. Kekuatan utama Suzuki ada di segmen motor bebek. Walau di segmen motor skutik dan motor sport juga masih menunjukan kelasnya.
Kini, jika kapasitas produksi Suzuki jadi ditingkatkan pada 2012, menjadi sebuah babak baru persaingan bisnis sepeda motor di Indonesia. Suzuki punya masa keemasan di Indonesia, dan hal itu tak mustahil terulang. (edo rusyanto)

11 Komentar leave one →
  1. 4 Juli 2011 08:41

    Suzuki punya masa keemasan di Indonesia, dan hal itu tak mustahil terulang. (edo rusyanto)
    ======================
    Berarti mungkin juga yang pernah nomor 3 akan kembali ke nomor 3. Sementara yang pertama, kelihatannya juga akan mengulang kejayaannya.

  2. softech_niQ permalink
    4 Juli 2011 08:44

    ngisi shell full

  3. smashrider permalink
    4 Juli 2011 10:11

    Sebenarnya Suzuki harusnya membenahi layanan purna jualnya, dengan memperbanyak BeRes (bengkel resmi) dan kualitas pelayanannya….Saya yakin, pasti banyak orang akan melirik suzuki lagi…

  4. Suzuki Mania permalink
    4 Juli 2011 10:24

    Bahkan tahun 2005 market sharenya 21,46%

  5. 4 Juli 2011 10:52

    makanya ditunggu GW250 dengan harga murahnya

  6. topa permalink
    4 Juli 2011 18:21

    iya….sayah juga nungguin GW250……

    Pengalaman punya bebek suzuki gak pernah rusak tuh….paling ganti ban aja……

  7. Rollerman permalink
    4 Juli 2011 19:57

    aneh banget ma SUzuki,pdahal produk2nya jarang ato bahkan gak ada yg Inden (kalo Satria FU cuman dbeberapa daerah inden)ngapain harus megandakan Kapasitas produksi??

    harusnya nunggu laku kerass smp Inden sana-sini,baru mgandakan produksi

  8. 4 Juli 2011 22:18

    Di tunggu suzuki nex si bagasi super luas

  9. 5 Juli 2011 09:52

    kalo suzuki haraganya murah ya mao…

  10. en125 permalink
    5 Juli 2011 12:48

    Alhamdulillah…
    I luv suzuki

  11. kripik kampes permalink
    5 Juli 2011 14:50

    salah besar kalau suzuki ingin meningkatkan share dengan car ameningkatkan kapasitas produksi, menurut saya ini yang harus dilakukan;
    1. Benahi desain, dari semua line up suzuki dari 2005-2011, hanya ada 2 motor yang sangat keren dan ‘masuk’ ke selera masyarakat indonesia. yakni suzuki satria 150 dan smash 2005(bukan smash baru). Coba lihat yamaha, kini semua motor bebeknya mempunyai desain yang sangat ‘keren’ dan futuristik, ornag indonesia suka yang ‘lebay’, ‘rame’, ‘futuristik’, dengan warna2 yang cerah dan stripping yang spektakuler. Suzuki belum memiliki itu, desain stripping suzuki terlalu ‘elegan’ atau ‘simpel’ untuk ukuran orang indo, dan desain bodinya juga menurut saya banyak yang menabrak selera konsumen. Lihat saja skydrive, bentuknya jeleq banget menurut saya, terlalu banyak sudut yang tidak perlu dan terlalu lebar, seperti dek belakang dan desain lampu depan yang terlalu aneh,… mungkin niatnya out of the boz, tapi bener2 out sampai orang indo tidak paham bahwa itu keren…
    2. Benahi kualitas spare parts. semua tahu kualitas suzuki masih di bawah yamaha atau honda, sering saya temui motor teman di bengkel suzuki ganti parts yang fast moving, seperti kampas rem, kiprok, koil, atau bahkan jeroan mesin yang berisik, serta bodi yang suka oblak…
    3. Luncurkan produk yang ‘berbeda’ dari yang ada di pasar…. kenapa tidak meluncurkan GSX 250R? atau GSX 150R…? memang sih pasarnya kecil, tapi coba lihat kawasaki dengan ninja nya… sendirian melenggang di pasar sport bike 250cc… sekarang dia lah pemimpin pasar dan pemegang kunci harga pasar…mau dia naik harga, konsumen tidak ada pilihan lain, tetap beli, dan itu pun belum dilakukan CKD, sudah laris manis bak kacang goreng… CBR 250 bukan untuk menandingi pasar ninja, karena kalah di desain dan mesin, hanya menang nama dan injeksi… tapi tetap saja ninja yang menang… bayangkan, motorsport seharga 47,5juta laris 1200 unit per bulan… profitnya sama dengan jual motor bebek seharga 12 juta sebanyak empat unit… berarti sama aja jualan 4500-4800 bebek… banyak khan? daripada jualan 4 bebek untung nya 1 juta x 4 = 4 juta, mending jualan 1 GSX untungnya 4-7 jutaan khan…ga banyak kepala, tapi untungnya lebih besar atau kurang lebih sama… ini kasusnya sama dengan Ferrari dan Toyota. Toyota memang menguasai pasar mobil dunia dengan penjualan 2,5 juta mobil per tahun, tpi ferrari mempunya profit lebih besar hanya dengan menjual 2500 unit per tahun… karena margin biaya produksi dan harga jual yang sangat lebar. dikarenakan dia menguasai harga dan ‘berbeda; dari pasar….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: