Lanjut ke konten

Dari Matik Honda Sampai Takakura

2 Juli 2011

WAJAH mereka sumringah. Kadang gugup, tapi lebih sering tegang. Suara mereka turun naik.
Di balik itu semua, saya menangkap semangat dan optimisme yang besar. Mereka adalah 10 terbaik yang lolos seleksi dalam lomba karya tulis untuk meraih bea siswa dari PT Wahana Makmur Sejati (Wahana), main dealer sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang.
Para siswa-siswi asal sekolah menengah umum di Jakarta dan Tangerang itu adalah peserta AHM Best Student 2011.
Hari itu, Jumat (1/7/2011) pagi ke-10 finalis lomba karya tulis tentang keselamatan bersepeda motor dan lingkungan hidup tersebut, mempresentasikan karya mereka dihadapan kami para juri. Selain saya, ada AKP Telly (Dikyasa Polda Metro Jaya), Tri Bambang (dosen Universitas Negeri Jakarta), dan Lutfi Hernowo (manager Customer Care Dept. Head Wahana). Saya menjadi juri setelah mendapat undangan dari Andrea Soekamto, CSR Head Wahana. Tentu saja melalui bro Shakti, corporate communication Wahana.

Auditorium di lantai tiga gedung Wahana, di Jl Gunung Sahari, Jakarta Utara, dipenuhi oleh guru dan para pendukung 10 finalis. Guna menyemarakan suasana, panitia pelaksana juga menggelar pemilihan yel-yel para pendukung.
“Saya menyiapkan penelitian selama tiga bulan, sedangkan penelitiannya dua hari,” ujar Toga Paruhum Siregar, siswa SMA Negeri 80 Jakarta Utara, juara pertama lomba kali ini.
Dia meneliti pemakaian sepeda motor skutik di kalangan siswa SMAN 80 Jakarta. “Motor matik Honda mempunyai fitur yang dapat menambah keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penggunanya,” ujar dia saat presentasi.

Dia mengaku, di sekolahnya banyak siswa dan siswi yang memakai skutik Honda. “Para orang tua mengizinkan anaknya ke sekolah memakai matik Honda karena mudah dioperasikannya,” tutur kelas XI IPA1 itu.
Mengintip penelitian yang dilakukan Toga, terlihat bahwa responden dia ada yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). “Sebaiknya memang para siswa memiliki SIM, tapi belum cukup umur,” sergahnya.

AKP Telly buru-buru menambahkan soal pentingnya SIM bagi pemotor. Maklum, sempat saya usulkan agar teliti juga maraknya siswa pemotor yang tidak memiliki SIM.
Tema penelitian itu pula yang menarik perhatian jurnalis detik.com sebagai angle liputannya.
Belasan kali saya menjadi juri lomba menulis, namun mayoritas untuk para jurnalis, namun terasa berbeda dalam menilai karya tulis para siswa SMU ini. Banyak yang diluar perkiraan saya. ”Sebagian memiliki metode penelitian yang cukup lengkap dan memiliki bakat sebagai peneliti jika ditekuni serius,” ujar Lutfi Hernowo.

Sedangkan Direktur PT Wahana Makmur Sejati Titi Pramudya mengaku, ”Ajang ini adalah untuk presentasi dan untuk melangkah menjadi orang sukses.”

Takakura
Berbeda dengan Toga, juara kedua tahun ini, Nael Huda Qonita dari SMAN 1 Jakarta, justeru menyoroti tentang kondisi udara Jakarta yang sudah tercemar oleh berbagai aktifitas masyarakat. Salah satunya, disumbang oleh gas emisi buang dari kendaraan bermotor.
”Saya menyarankan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan mengutamakan penggunaan kendaraan umum,” ujar siswi kelas XI IPA itu.

Saran lain yang dilontarkan Nael adalah pentingnya menggalakkan program hari bebas kendaraan bermotor alias car free day.
Sedangkan Dian Tharina Chaerani dari SMAN 83 Jakarta Utara yang memenangi juara ketiga menilai, para pengojek sepeda motor agar meningkatkan pelayanannya kepada para penumpang dengan memberikan helm. ”Maksudnya, pengojek membawa helm untuk penumpangnya,” tutur kelas XI IPA tersebut.

Dari penelitian Dian kepada para pengojek di pintu satu Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, terbukti bahwa para pengojek tidak memberikan helm kepada penumpang jika mengantar di sekitar kawasan. ”Tapi, kalau keluar kawasan, mereka memberikan helm kepada penumpangnya,” ujar Dian yang menggunakan metode observasi dan wawancara untuk penelitiannya.
Kendaraan bermotor memang tak bisa dilepaskan dari aspek gas emisi buang yang praktis mencemari udara. Dari 10 finalis Best Student AHM 2011, sebanyak enam penelitian menyoroti aspek lingkungan hidup.
”Para pelajar hendaknya juga menerpakan gaya hidup hijau di sekolah masing-masing,” papar Elokhauri S Sasiswa, juara empat dari SMAN 74 Jakarta.
Dia meneliti tentang pengolahan sampah organik menjadi kompos. ”Bahan dan peralatannya pun mudah didapat dan kompos bermanfaat untuk pupuk,” ujar siswa kelas sepuluh itu.
Bagaimana mengolah kompos? ”Ada banyak teknik untuk mengolah limbah organik, yang cukup terkenal yaitu keranjang Takakura,” ujarnya.

Keranjang Takakura, lanjutnya, adalah metode yang menggunakan keranjang untuk membuat kompos. ”Metode ini banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan yang tidak mempunyai banyak lahan untuk membuat lubang biopori,” jelas Elokhauri.
Oh ya, keempat juara lomba karya tulis ini selanjutnya akan mengikuti gathering tingkat nasional yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM), di Jakarta pada 4-8 Juli 2011. Selamat yah. (edo rusyanto)

foto-foto:edo

13 Komentar leave one →
  1. Dani Ramadian permalink
    2 Juli 2011 08:39

    Pertamax

    Mereka patut diacungi jempollll

  2. 2 Juli 2011 09:47

    untuk juara 2… oks tapi….

    Salam Mbah

  3. SI PECENG permalink
    2 Juli 2011 11:24

    acung jempol 4

  4. softech_niQ permalink
    2 Juli 2011 11:44

    mantap dah indonesia q,,,,

    untuk tingkat SMK`/STM ada ga ya ATPM yg mw bikin “Lomba bikin mesin monas (mobil/motor nasional) berkwalitas”..hehehe…

  5. 2 Juli 2011 20:05

    mantab pak edo . . . siiipppp lah . . .kasihhh jempol tinggi tinggi

  6. 2 Juli 2011 23:19

    mantab Honda tiap taun ngadain Best student…

  7. 4 Juli 2011 11:10

    http://technoreviewer.wordpress.com/

    Hi!
    I invite you to check out my blog. Its about gadget and technology review. Something that motorcycle riders like.

    I welcome to your visit.

    Thank You

  8. 5 Juli 2011 01:47

    Itulah hebatnya honda……………………..jempolll buat ahm……..

  9. 5 Juli 2011 09:24

    jempol empat buat qmu… siiiiiiiiip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: