Lanjut ke konten

Pakai Lampu Senja, Kena Tilang Deh

23 Juni 2011


foto:edo

SEORANG teman saya, sebut saja Budi, tiba-tiba mengirim pesan melalui black berry messenger (BBM). Dia bercerita soal pengalamannya ditilang. ”Kok gue ditilang karena menyalakan lampu senja?”
Tak sampai disitu, dia juga gak habis pikir cara penilangan yang seakan-akan membuka praktik jalan damai. ”Jelas gue gak mau, gue bilang, tilang aja,” sergah bro Budi, Selasa (21/6/2011).
Pria karyawan swasta itu, kena tilang saat bersepeda motor di kawasan Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa siang. Dia harus mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7/2011). ”Repotnya, gue gak bisa ikut sidang tanggal segitu karena sedang tugas keluar kota,” ujar dia lagi.
Sanksi yang dikenai kepada bro Budi adalah Pasal 293 ayat 2 dari Undang Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Setelah saya buka-buka aturan tersebut ternyata bunyinya, setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp100 ribu.


Surat tilang tidak menyalakan lampu utama. (edo)

Apa sih bunyi pasal 107 ayat 2? Ini dia, pengemudi sepeda motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari.
Oooo…wajib menyalakan lampu utama tokh? Kita semua tahu bahwa di sepeda motor terdapat lampu utama yang bisa disetel untuk jarak dekat atau jarak jauh. Selain itu, di sepeda motor juga terdapat lampu senja. Nah, kawan saya ini kebetulan hanya menyalakan lampu senja.
Pernah, kawan saya yang lain bertutur, dia terpaksa memilih jalan damai karena enggan mengikuti sidang. ”Saat itu saya memberi Rp 50 ribu,” celoteh bro Sian, kita sebut saja demikian.
Bro Sian justeru lebih apes lagi. Dia tidak menyalakan lampu sama sekali, mau itu lampu senja, apalagi lampu utama. Sayangnya, bro Sian memilih jalan damai. (edo rusyanto)

19 Komentar leave one →
  1. masbule permalink
    23 Juni 2011 06:07

    untung motor saya sudah AHO.. jadi tenang hati ini hehe..

  2. 23 Juni 2011 06:36

    kl masuk gang br pindah dr lmpu utama ke senja…

    Skenario Tabrakan PRAAAKKK…motor VS motor

    http://www.umarabuihsan.wordpress.com/2011/06/22/54-skenario-tabrakan-praaakkk-motor-vs-motor/ PRAAAKKK…motor VS motor

    http://www.umarabuihsan.wordpress.com/2011/06/22/54-skenario-tabrakan-praaakkk-motor-vs-motor/

  3. 23 Juni 2011 06:39

    Gurihnya tilang cara damai bisa masuk doku

  4. 23 Juni 2011 08:00

    wah lumayan 50 rebu buat makan siang hehehe…

  5. 23 Juni 2011 09:21

    klo gitu lampu senja buat apa ya gunanya.. ditiadakan saja…

  6. 23 Juni 2011 11:17

    lampu senja sama juga boong dong..

  7. softech_niQ permalink
    23 Juni 2011 12:21

    “pecahkan saja gelasx biar ramai,,,”
    (penggalan bait puisi dfilm AADC),,hihihi.
    caboooeet.

  8. ahmed permalink
    23 Juni 2011 21:00

    Emang undang undangnya di.buat biar p***si gampang cari duit dijalan

  9. Polenk Fals permalink
    3 Juli 2011 14:34

    Wah kalo dijalan lampu nyala truz tau2 putus bohlam’y gmn?
    Koq silop ga mo tau ya?

    • amin permalink
      26 Desember 2012 12:25

      itu namanya apes, walau lampu kotanya nyala, karena lapu utama putus, tetap ditilang apalagi diwaktu malam. waktu siangpun juga kena pasal 293. hehehe….

  10. anti pemborosan permalink
    9 Desember 2011 19:46

    hari gini nyalain lampu siang hari,pemborosan men itu namanya,buat warming bumi aja, dasar vaturan koplak gak masuk akal,apa matahari krg terang? apa matahari krg dekat jaraknya dg bumi????

    • 26 Januari 2012 08:28

      nah bener gan anti pemborosan,perasaan siang hari sudah lebih dari sangat cukup terang dech,ngapain harus pakai lampu segala,cepet merusak lampu juga jika menyala terus…salam 🙂

  11. 28 April 2012 15:37

    Deuh kena tilang, ga nyalain lampu di siang terang, padahal jalan pelan dan bukan jalur ke luar kota,,, ga adil ah..

  12. khafid royalle permalink
    1 April 2013 18:10

    sama mas bro tadi jam3 saya kena tilang gara2,nyalain lampu pijar/lampu kota..tgl 10 sidang di PN kota kediri jatim..yg buat undang2 pasal 293 ayat2 mungkin kurang puas oleh lampunya tuhan..-MATAHARI- ..pdahal kan malah silau kalo siang nyalain lampu utama..

  13. wiji permalink
    16 April 2013 22:46

    knpa ciank2 harus nyalain lampu ….

    lampu senja ajha uga gk blech …

  14. wiji permalink
    16 April 2013 22:49

    emg aki juga gk pkek uang,
    yg penting kan, gk ganggu yg laen …

    • andi permalink
      6 April 2016 12:31

      Emang ada kriteria lampu utama itu berapa watt kalau lampu senja berada di posisi lampu utama atau lampu depan kan jadi lalmpu utama juga, gak jelas. Utama (depan, dahulukan).

    • redo permalink
      6 April 2016 12:35

      Emang ada kriteria lampu utama itu berapa watt kalau lampu senja berada di posisi lampu utama atau lampu depan kan jadi lalmpu utama juga, gak jelas. Utama (depan, dahulukan). Pelanggaran ringan gak terlalu membahayakan, klo siang kita matikan lampu bisa gak kliatan barangkali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: