Lanjut ke konten

Kaki Palsu Untuk Korban Kecelakaan

19 Juni 2011

WAJAH Rusharnanto berbinar. Tongkat penyangga terselip diketiak kanan. Sedangkan bagian kiri ditopang kaki palsu yang baru saja dipasangkan, Sabtu (18/6/2011). Tak tanggung-tanggung pemasangan disaksikan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Royke Lumowa.
“Saya kecelakaan sepeda motor pada tahun 2006, kaki saya dioperasi di rumah sakit Fatmawati, Jakarta,” ujar Rusharnanto, saat berbincang dengan saya di kantor Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu siang.
Hampir sama dengan dia, Furqon seorang siswa SLTP di Serang, Banten, terpaksa kehilangan kaki akibat ditabrak mobil yang dikemudikan seorang siswa SLTP. Furqon ditabrak saat di depan rumahnya. Mobil tersebut meluncur lepas kendali karena sedang dikejar petugas seusai menyerempet pengendara sepeda motor. “Cita-cita saya ingin jadi polisi, tapi dengan kaki begini, saya ingin jadi profesor saja,” tutur Furqon.

Kisah Furqon diputar dalam tayangan video yang ditembakkan ke layer besar di ruang pertemuan di Polda Metro Jaya. Saat itu, selain dihadiri para korban kecelakaan lalu lintas jalan lainnya, acara tersebut juga dipadati oleh petugas kepolisian, Yayasan Dompet Dhuafa, Lions Club, dan sejumlah undangan.
Saya hadir bersama Ketua Umum Road Safety Association (RSA), seusai mengikuti Apel Dekade Keselamatan Jalan di silang Monas, Jakarta, Sabtu pagi.
“Kami juga menggandeng Dompet Dhuafa untuk melatih para korban kecelakaan agar lebih produktif,” tutur Ernita Iyek, aktifis kemanusiaan dari Adira Insurance, saat berbincang dengan saya di ruang tersebut.
Dia bercerita, tahap awal akan ada sekitar 20-30 orang korban kecelakaan yang dilatih untuk memiliki keterampilan membuat kaki palsu. Mereka dilatih di Jogjakarta dan pelatihan bakal digelar dalam waktu dekat.

“Produk mereka nantinya akan kami beli untuk seterusnya disumbangkan kepada korban kecelakaan lainnya,” sergah dia.
Hingga pertengahan Juni 2011, kata Nita, pihaknya sudah mendonasi 300-an kaki palsu.

Sementara itu, Presdir PT Asuransi Adira Dinamika Willy Suwandi menegaskan, pihaknya sejak dua tahun lalu berupaya membantu para korban kecelakaan agar dapat kembali produktif.
Kombes Royke mengingatkan, kalau pengguna jalan disiplin dan tertib, kecelakan pasti menurun. “Lalu, kalau polisi rajin menindak para pelanggar dan masyarakat juga ikut mensosialisasikan ketertiban berkendara, kecelakaan bisa menurun,” tukas dia pada kesempatan sama.
Menurut dia, saat ini, jika semakin tinggi tindakan penilangan, kasus kecelakaan bisa dipaksa turun. ”Pada tahun tertentu akan stabil, apalagi jika dibantu pengawasan elektronik seperti di Jl MH Thamrin depan Sarinah,” jelasnya.

Royke menambahkan, selama ujicoba di Sarinah, pelanggaran lampu merah dan pelanggaran zebra cross, dapat ditekan. “Trennya terus menurun, semula per minggu bisa terjadi 50-an pellanggaran, kini terus menurun tinggal berkisar 10-15 pelanggaran,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya. (edo rusyanto)

5 Komentar leave one →
  1. ricthofen permalink
    19 Juni 2011 07:36

    perbuatan yg mulai,
    lanjutkan……

  2. 19 Juni 2011 12:52

    sip lah

  3. 20 Juni 2011 11:56

    lanjutkan..

  4. 28 Februari 2012 06:28

    Halo mas, numpang memberikan informasi ya…
    Bagi yang memerlukan kaki palsu dapat menghubungi kami di Bandung bisa juga dikirim ke seluruh Indonesia, tidak gratis memang, tapi barangkali membantu buat yang memerlukan
    silakan klik http://kakipalsubandung.wordpress.com
    Terima kasih

  5. Nur Kholis permalink
    12 Maret 2012 06:35

    Salam kenal saya dari Belitang, sumatera selatan…Gimana caranya untuk mendapatkan kaki palsu tolong kontak personnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: