Lanjut ke konten

Knalpot Nyaring Bunyinya

17 Juni 2011

SIANG itu saya melintas diaspal Jakarta. Terik menyengat, kendaraan tumpah ruah, serta debu dan asap beterbangan. Letih dan pengap membaur di sekujur tubuh. Maklum, sudah sekitar 50 menit di atas roda dua.
Di tengah itu semua, saya sempat dihentakan oleh nyaringnya suara knalpot. Sang penunggang melenggang, melewati saya dengan menyisakan suara nyaring ditelinga.
Sepintas terlihat sepeda motor tipe bebek. Dari tongkrongannya saya perkirakan motor buatan tahun 2000 awal. Boleh jadi, umur motor itu berkisar 7-8 tahun. Umur boleh dibelakang, soal nyaring, tampaknya ingin didepan. Pokoknya, bakal paling menonjol diantara kuda besi yang lain. Mungkin begitu yang ada di benak sang penunggang itu.
Nyaringnya suara knalpot, apalagi knalpot bobokan, mungkin bagi sebagian orang bisa buat tampil beda. Tapi, boleh jadi juga buat kebanyakan orang bisa bikin senewen. Gak kebayang jika sepeda motor bersuara nyaring itu masuk kelingkungan padat pemukiman. Atau, ke kawasan rumah sakit, sekolah, atau lingkungan rumah ibadah. Apalagi buat orang yang sedang sakit gigi, duh dengar suara knalpot nyaring bisa bikin suasana hati tambah garing.
Teman saya bercerita, suatu ketika mereka touring Jakarta-Jogjakarta. Jumlah mereka sekitar 10 motor. Oleh Polantas setempat mereka dijerat pasal kebisingan suara knalpot. Padahal, mereka memakai knalpot buatan industri dan sebagian knalpot standar bawaan motor sport kelas 150cc. Mereka tidak memakai knalpot bobokan, atau yang suaranya super nyaring.
Di bagian lain, kita pernah mendengar razia kepolisian di wilayah Bogor yang merazia knalpot bising. Ada yang diminta mengganti knalpotnya ke tipe standar. Intinya, knalpot bising bakal kena semprit.
Usut punya usut, ternyata memang ada aturan soal kebisingan di Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Hanya saja, UU tersebut belum dilengkapi peraturan pemerintah (PP) soal batasan kebisingan yang dimaksud.
Terlepas dari hal itu, kenapa memilih mengubah suara knalpot standar menjadi lebih nyaring? Lalu, knalpot nyaring bunyinya itu, kira-kira bakal terus bertambah gak yah? (edo rusyanto)

18 Komentar leave one →
  1. rahmats permalink
    17 Juni 2011 12:57

    pdhal larinya gak seberapa, suaranya doang keras!

  2. 17 Juni 2011 12:59

    tormax bakal di tilang neh

  3. hairus mataram permalink
    17 Juni 2011 13:26

    jadi, bagaimana sikap kita kalau mau ditilang polisi gara2 knalpot nyaring itu sedangkan batasan kenyaringannya sendiri blm ada pak?

    • Edo Rusyanto permalink*
      19 Juni 2011 19:00

      repotnya memang ketika berhadapan dengan subyektifitas petugas. tingkat kebisingan yg mungkin dianggap mengganggu oleh petugas bakal kena sanksi. sebagai pengguna jalan, kita cuma berharap agar para petugas segera dilengkapi alat pengukur yg bisa memastikan kebisingan suara knalpot melampaui batas tertentu. sekaligus berharap segera diperjelas batasan kebisingan yang dimaksud. salam

  4. 17 Juni 2011 13:33

    @hairus mataram

    Yang penting standar pabrikan saja. Masa kita mau disalahkan juga.
    Tapi bagaimana kalau seperti TVS Tormax yang knalpotnya bisa versi saringan dan versi lepas?

  5. anggiwirza permalink
    17 Juni 2011 14:25

    yang parah mah knalpot bawaannya minerva. gak yang 150, gak yang 250 berisik semuah…

    padahal standar :nohope:

  6. Toro permalink
    17 Juni 2011 14:26

    Iyaa batasan kebisingannya berapa dB ya?
    Apa knalpot pabrikan sudah jaminan memenuhi standar kebisingan?

  7. 17 Juni 2011 16:04

    sebenernya UU no22 th 99 itu, mengatur tentang suara atau model???! kan banyak kasus, polisi menilang motor yg model knalpotnya racing padahal suara tidak jauh beda dari aslinya??!

    http://jheren.wordpress.com/2011/06/17/chikungunya-wabah-or-not/

  8. adit029 permalink
    17 Juni 2011 18:03

    waduh om, ane salah satu penggunanya nih,. om kan udah liat tunggangan ane jupiter mx waktu mw share ke grup helm majelis,. kalo kena tilang gmn om?? maklum mesin baru selesai bore up, jd kudu pake knalpot racing,.

  9. satria_bajahitam permalink
    17 Juni 2011 22:24

    Banyak yg pake knalpot racing apa karna iklan yah ? Coba liat aja iklannya denger suara knalpotnya kaya iklan honda blade,trus kalo yamaha lumayan banyak kaya jupiter series sama yg terbaru xeon. No offense lho…piss

  10. wong ndeso permalink
    18 Juni 2011 04:51

    selera alay itu mbah…
    biasa…caper…

  11. iwan permalink
    18 Juni 2011 12:53

    kebanyakan yg knalpot brisik itu bkn mtr sport! mtr bebek angsa, tp maksa di make over “ga jls”. hrs nya tau diri lah… udh jln macet, bnyk polusi asep ditmbh dgn suara brisik, komplet kan?

  12. kakanda_raditya permalink
    18 Juni 2011 13:15

    Ciptain tuh mtr tnp suara,prcuma bnyk org brtitel tinggi tp ga bs bikin pnemuan,bisany nilep duit org sebnyk-bnykny alias korupsi trs lgsng kbur keLuar negri

  13. 18 Juni 2011 14:21

    pengen suara knalpot tetep enak di dengar, tapi gak sehalus knalpoot Pulsar juga sih….

  14. 18 Juni 2011 14:55

    Ribut tau..bikin budek telinga..sama sekali gak keren…g santun sm sekali.

  15. zaqlutv permalink
    28 Juni 2011 17:18

    si JupeZ sempet pake tuh knalpot 😳
    tapi udah sebulan ini kembali ke knalpot standard, suara jadi mirip skutik kalo aye bilang, walo torsi jadi berkurang tapi tidak apa2 lagh, toh cuma dipake jarak dekat, paling banter ke pasar… :mrgreen:
    sejak pakai motor bertangki dikempit emang udah niat pengen balikin lagi ke standard tuh knalpot si jupe..
    tapi motor bertangki yang dikempit ini sering bikin kaget orang.. katanya motornya gede tapi ngga ada suaranya… lhaaaa udah dikasi isyarat lampu ngga digubris ya udah di toet2.. soal knalpot emang dari sononya begono..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: