Lanjut ke konten

Debby Tertarik Pelajari Perilaku Pemotor

16 Juni 2011


foto:edo

WAJAH sumringah. Senyum tak pernah lepas. Semangat hidupnya mencerminkan gairah anak muda. Mereka yang karena takdir siap meninju dunia dengan segudang asa. Ya. Debby Purawinata. Mahasiswi di Jakarta yang kini siap-siap memasuki jenjang kehidupan baru, sarjana psikologi.
Sebelum sampai ke tangga itu, dia memilih perilaku pemotor sebagai obyek penelitiannya. Perkenalan saya dengan Debby dimulai dari sebuah pesan yang masuk ke email saya.

Dear,
Pak Edo Rusyanto

Saya mahasiswi Fakultas Psikologi Atma Jaya Jakarta sedang mengadakan
penelitian skripsi mengenai perilaku pengendara sepeda motor.
Saya sangat tertarik dengan buku bapak “Hiruk Pikuk Bersepeda Motor”.
Bagaimana cara saya untuk mendapatkannya?
Terimakasih

Debby Purawinata

Kami pun janjian untuk bertemu. Dalam pertemuan pertama, saya salah membawa buku. Justeru buku pertama saya yang saya bawa: Industri Sepeda Motor di Tengah Hiruk Pikuk Klub dan Komunitas Motor. Bukannya buku, Hiruk Pikuk Bersepeda Motor. Kami pun janjian untuk ketemu kali kedua. Di tempat yang sama, di kantor saya.


foto:dok debby

Kenapa memilih meneliti perilaku pemotor? Sebelum Debby menjelaskan. Kita semua tahu, pemotor adalah warga masyarakat yang mencoba bertahan hidup di tengah sistem transportasi massal umum yang belum mampu memenuhi kebutuhan mobilitas seluruh warga.

Sepeda motor menjadi alternatif transportasi. Mulai dari untuk urusan mencari ilmu, mencari nafkah, hingga untuk transportasi berinteraksi sosial. Termasuk untuk relaksasi seperti bepergian ke tempat wisata.
Populasi sepeda motor di Indonesia saat ini ditaksir ada sekitar 60 jutaan unit. Sebuah angka yang fantastis jika dibandingkan jenis kendaraan yang lain seperti mobil, bus, apalagi pesawat terbang.
Motor menjadi primadona karena harganya terjangkau oleh mayoritas warga. Terlebih, perusahaan pembiayaan menyokong dengan sistem uang muka yang rendah, kurang dari Rp 1 juta, dan cicilan dengan tenor yang panjang yakni bisa hingga 35 kali.
Problem lain muncul. Perilaku berkendara pemotor menjadi sorotan. Apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta. Pemotor dianggap sembrono. Gemar melanggar aturan lalu lintas jalan dan buntutnya, banyak yang terlibat kecelakaan lalu lintas jalan. Kita tahu, sejak 1992 hingga pertengahan 2011, ditaksir tak kurang dari 300 ribuan jiwa yang tewas sia-sia akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Ironisnya, mayoritas yakni berkisar 60-70% adalah para pemotor.
Nah, kira-kira, kenapa Debby meneliti perilaku pemotor? Ini dia jawabannya.
”Saya ingin mencaritahu apakah perilaku bermotor yang ugal-ugalan disebabkan ketidaktahuan pada aturan atau self control mereka yang kurang?,” Sergahnya.


foto:istimewa

Pemilik blog The Circle of My Life itu juga mengaku, beberapa kali saya di maki-maki oleh pengendara motor. ”Padahal saya telah taat berkendara. Lalu seringkali merasa takut melihat perilaku pengendara motor di jalan,” ujarnya.
Ada pengalaman yang membuat saya trenyuh. ” Dua tahun lalu kakak perempuan saya meninggal karena kecelakaan motor, dia dibonceng dan tidak menggunakan helm,” kata Debby lirih.
Ya. Kecelakaan lalu lintas jalan menimbulkan banyak luka. Dampak sosial ekonominya pun cukup luas. Semoga penelitian Debby bisa sedikit menguak di balik perilaku pemotor di Jakarta. Selanjutnya, penelitian tersebut bisa dimanfaatkan oleh banyak orang agar lebih waspada dalam berkendara, khususnya bersepeda motor. Sehingga hidup kian nyaman, seperti harapan kita semua hingga kelak kembali pada Yang Maha Kuasa. Saya jadi teringat penggalan tulisan Debby di The Circle of My Life.
…ku jalani hidupku
tertatih, namun penuh semangat.
tiap langkahnya bawaku kedalam indahnya dunia.
walau sesaat.
tapi buat ku nyaman.

aku senang menjalaninya
sekejap ku tersadar. tau ku kan hancur dibuatnya.
bukan sekarang, namun nanti dan pasti…

(edo rusyanto)

54 Komentar leave one →
  1. ash permalink
    16 Juni 2011 09:24

    semangat terus mbak,,,,,,,,,saya dukung………

  2. 16 Juni 2011 09:50

    Come to papa…..
    🙂

  3. 16 Juni 2011 09:51

    sip lah…..

  4. softech_niQ permalink
    16 Juni 2011 09:53

    gw kira cewe gw “DEBBY AYU” yg d liput(resiko artis),,tnyta bukan,,udh deg-degkan aja gw…haaah.

  5. 16 Juni 2011 10:17

    wah, semangat ya mba 🙂 untuk bro edo, salam kenal dan numpang promosi ya bro 🙂 http://inforodadua.wordpress.com/

    • 16 Juni 2011 10:46

      salam kenal jugabro, trims sudah singgah kesini. salam

  6. 16 Juni 2011 11:01

    kalo dari pilihan yang dikasih, kayaknya jawabannya dah ketauan om, “Self Control”, tinggal data otentik aja..

    kalo mau lebih sangar lagi, penelitiannya harus lebih ke “Why?”-nya, bukan ke “What?”-nya

    • 16 Juni 2011 11:03

      betul banget bro, mau bantu gak? hehehehe….

  7. 16 Juni 2011 11:07

    pegang buku apa itu?

    • 16 Juni 2011 11:09

      aku saya mas bro. seperti yg terpampang di bagian kanan atas blog ini. trims

  8. 16 Juni 2011 11:36

    Itu salah satu trik lawas pendekar jenggot oblak kelana.
    Salah bawa buku biar bisa ketemu lagi…. :mrgreen:

    • Tukang Ngibul permalink
      16 Juni 2011 13:54

      trik waktu jaman ane masih smp tuh…ternyata masih ampuh buat jaman sekarang…..

    • 17 Juni 2011 14:21

      Benar itu … dan anda semua kalah trik sama pendekar yang satu ini ………….

  9. smashrider permalink
    16 Juni 2011 11:47

    Good luck, Debby 🙂

  10. bjl permalink
    16 Juni 2011 11:58

    Apa yang bisa saya bantu Mbak?

  11. bodats permalink
    16 Juni 2011 12:03

    saya siap berkorban buat mbak, eh maksudnye membantu…
    apa sajalah, jadi tukang bawa bukunya juga gak apa-apalah…

  12. 16 Juni 2011 12:12

    oh…psikologi atma toh..mampirr ahh…
    hai Debby….bisa dibantu?,,sepertinya harus pendekatan dgn pelaku pemotor deh, saya bersedia kok 🙂

    eyang edo sampe salah bawa bukunya ternyata,,,hihihihihihi…

    dan..kenapa kalo cakep kyk gini komentatornya banyak!!!,,,huahahahahahaha

  13. 16 Juni 2011 12:23

    ditunggu hsl ilmiahnya

  14. 16 Juni 2011 12:25

    gara2 Debby gw jadi telat makan nih……

  15. 16 Juni 2011 12:26

    @alonrider & fajar: wis tuwo jadine salah bawa buku. hehehe…trims bro.

  16. dudung59 permalink
    16 Juni 2011 12:49

    saya pengendara motor… saya mau koq jadi sampel… :mrgreen:

    • 16 Juni 2011 14:43

      trimakasih sekali kalu bersedia jadi sampel nya…. beneran gak nih? klo beneran, aku kirim via email kuesionernya…:) salam

  17. skydriver permalink
    16 Juni 2011 12:59

    mantap nih…masih maut rayuannya

  18. softech_niQ permalink
    16 Juni 2011 13:21

    @bro edo.
    deg-degkan aja,,ntar d jepret abis2an dah ama bro edo,,banjir foto2 cantik dah ni blog….hehehe…

    • 16 Juni 2011 13:27

      bisa aja ente, ane grogi kalau moto yg cantik2 bro. salam

  19. 16 Juni 2011 13:31

    semoga sukses mbak…

  20. apand permalink
    16 Juni 2011 14:50

    hahaha…bisa aja nih om edo alesannya salah bawa buku :p

  21. 16 Juni 2011 14:59

    mohon maaf pak Edo, mau ralat.. sebenernya penelitian ku itu mau menjelaskan, bahwa perilaku pengendara sepeda motor yang ugal-ugalan benar karena kurang/tidak adanya self-control berkendara, Nah, aku mo melihat, apakah tidak adanya self-control tersebut dipengaruhi oleh ketidaktahuan akan peraturan atau karena kurangnya konsistensi penegakan hukum di jalan?
    Jadi minimal hasil penelitian ku dapat menjelaskan faktor-faktor yang mendukung perilaku pengendara..
    Harapannya sih spy pengendara sepeda motor dan “bapak berseragam coklat” lebih sadar pentingnya self-control. Supaya gak ada lagi tuh kecelakaan-kecelakaan karena pengendaranya ugal-ugalan.
    terimakasih 🙂

    • 16 Juni 2011 17:41

      Kenapa sampai terjadi ketidaktahuan peraturan? WHY?
      Kenapa penegakan hukum tak konsisten? WHY?

      Bisa dirunut sampai aspek historis sosialis genetis keluarga 🙂

      • 16 Juni 2011 18:06

        saya juga maunya penelitian sedalam itu @alonrider. tp nanti saya kagak lulus-lulus..hiks hiks…..

    • 16 Juni 2011 17:52

      @debby: makasih ralatnya mbak debby. wah, banyak yg mau bantu tampaknya mbak, smoga sukses yah. salam

      • 16 Juni 2011 18:10

        iya pak edo, sama-sama, terimakasih jg buat tulisannya, saya mendadak ngetop nih..hehe…

        • 16 Juni 2011 18:12

          data yg muncul di wordpress-ku menyebutkan, pengunjung blog The Circle of My Life juga menggeliat tuh, ayooo blognya dirawat lagi. #kompor

    • 17 Juni 2011 14:26

      Penertiban SIM yang keliru memicu lahirnya pengendara tak bermutu, dan gawatnya angka ada di angka mayoritas. Istilah self control cukup menarik juga ……….. sayangnya self control pengendara kebanyakan di lakukan oleh tindakan spontan dan bukan atas tindakan berencana.

      Rumit juga nge jelasinnya … :p

      • 17 Juni 2011 14:28

        woiii…bantuin dong isi kuesioner mbak debby. hehehehe….ditunggu yah. kalau dapat pencerahan dari bro andry sebagai instruktur keselamatan bersepeda motor, pasti bakal lebih cerah nih. trims bro

  22. ricthofen permalink
    16 Juni 2011 16:33

    dijalan itu kayak utan belantara yg kuat yg menang

  23. softech_niQ permalink
    16 Juni 2011 16:38

    @debby p.
    ceilee,,,,langsung konfirm k blog ni yeee…mantaab.
    mbak,sering2 aja nongkrong dmari,biar rame…hehehehe.

  24. Virus permalink
    16 Juni 2011 17:56

    haa…cewe cantix…hohoho…
    *good luck y skripsi ny…

  25. softech_niQ permalink
    16 Juni 2011 19:26

    @debby p.
    salam bolak-balik (jawab salam_mode)

    ya gtu deh mbak,,,dunia tanpa wanita brasa hampa,,,
    wanita hadir d dunia motor,blog nge_HITS kena kompor dr komentator…hahaha.

    (sambil ngelempar melon 3Kg)

  26. 16 Juni 2011 23:37

    Herang mencrang…! Mantap :mrgreen:

  27. 17 Juni 2011 07:47

    @Debbypurawinata:

    kuesionernya bisa dikirim ke: fajardinihari88@gmail.com

    @eyang Edo:
    Nanti aku ketemu bawa buku deh, buku PP 44/1993 hihihihihihi

  28. Rollerman permalink
    17 Juni 2011 10:05

    waduhh Eyang Edo,ingat umur yahhh.hehehehe peace,bercanda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: