Lanjut ke konten

Diplomat Tak Kebal Hukum di Jalan

2 Juni 2011

BEBERAPA hari lalu mencuat berita korps diplomatik Rusia menabrak pekerja kebersihan jalan di ruas tol. Korban menderita luka patah tulang akibat ditabrak mobil. Pihak Rusia menyatakan permohonan maaf dan bersedia mengganti ongkos pengobatan sang korban.
Metrotvnews.com edisi 30 Mei 2011 menulis bahwa diplomat Rusia menabrak sejumlah pekerja yang tengah memperbaiki jalan tol di Jakarta Selatan, baru-baru ini. Namun, sang diplomat menolak bertanggung jawab. Ia bahkan menuduh kecelakaan itu ulah para pekerja. Saat kejadian, diplomat tengah mabuk. Lantaran tak mampu mengendalikan setir, mobil langsung menabrak sejumlah pekerja. Satu di antara korban, bernama Yuliadi, luka berat dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta Selatan.
Lantas, sebenarnya bagaimana sih aturannya? Saya mencoba menghubungi Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Royke Lumowa. Komunikasi pun berlangsung via pesan singkat alias SMS.

Saya: Pagi Dan. Apakah korps diplomatik kebal hukum saat laka lantas?

Royke: Tdk kebal hukum tp ada prosudure khusus yg harus dilakukan.

Saya: Boleh tahu prosedurnya pak royke? Bgm tindakan thd korps Rusia yang menabrak pekerja di jalan tol?

Royke: Itu bukan kewenangan saya, tp bisa tanya ke kemenlu.

Saya: Tidak pakai UU 22/2009 pak?

Royke: Proses laka tetap pake uu LL, tp utk memanggil hrs melalui pros sus.

Merujuk pada penjelasan Kombes (Pol) Royke, rasanya siapa pun pelaku kecelakaan lalu lintas bisa dijerat hukum. Hanya saja, khusus para diplomat ada prosedur yang harus diikuti kepolisian. Mungkin, mirip-mirip menteri yang diperiksa kasus korupsi maka harus ada persetujuan Presiden yah? Itu sih terkaan saya aja.
Sayang saya tidak punya akses ke menteri luar negeri untuk nanya prosedur pengurusan diplomat.
Saya coba tanya Roy Suryo, anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, serta komunikasi dan informatika. Tanya jawab berlangsung via black berry messenger (BBM).

Saya: Pagi Dan. Apakah korps diplomatik kebal hukum saat laka lantas?

Roy Suryo: Tidak (kebal hukum). ‎Makanya saya langsung guiding prosesnya semenjak pagi hingga kemarin.
‎Memang (mungkin) kalau tidak diguiding bisa saja ‘lewat’, karena Polantas sebelumnya agak ‘grogi’. ‎Setelah Dirlantas, Wadir & Kadivhumas saya ajak ngobrol soal “immunitas hanya utk Tugas Resmi” , langsung diproses kok. Kedubes Rusia juga sudah mau bertanggungjawab di RSPP.

Semakin jelas bahwa siapa pun memiliki hak dan tanggung jawab yang sama di jalan raya. Tidak pandang bulu. Setuju? (edo rusyanto)

9 Komentar leave one →
  1. 2 Juni 2011 06:21

    SEtuju! tapi emang lebih susah urusan sama diplomat itu….

    http://kangmase.wordpress.com/2011/06/01/kenapa-semua-benci-simoncelli-tapi-saya-malah-suka-ya/

  2. 2 Juni 2011 07:25

    se7 mz.

    kebal hukum UU sdh biasa.
    kebal hukum adat? itu org sdh tak waras

  3. 2 Juni 2011 07:57

    tidak kebal hukum . . . namun memang dalam kasus ini terlihat pemerintah lebih berhati2 sebab menyangkut diplomat negara asing
    waktu saya denger dari jurubicara kemenlu via wawancara elshinta pada hari kejadian, kemenlu malah sudah melimpahkan ke kepolisian waktu itu dan jubir tidak bisa jawab lebih lanjut, cmiiw
    terlihat memang ada kehati hatian disini
    cmiiw

  4. vanz21fashion permalink
    2 Juni 2011 09:35

    menyimak 🙂 betewe thank you om edo untuk informasi beritanya 🙂

  5. Oom Soer permalink
    2 Juni 2011 14:38

    excellent

  6. yudibatang permalink
    2 Juni 2011 18:39

    diplomat kok mabuk ya?

  7. topa permalink
    2 Juni 2011 18:46

    setuju kang….tapi pemerintah memang harus hati-hati soalnya ini menyangkut hubungan 2 negara….apalagi Rusia yang emang jelas memiliki peranan penting dalam bidang teknologi pertahanan…

  8. Rollerman permalink
    3 Juni 2011 10:29

    itu sihhh enak buat si Diplomat,harusnya lihat kondisi dulu

    saat melanggar itu pke baju dinas ato gak,kalo gak pke brarti HAK nya sama dg warga Indonesia alias terkena hukuman setimpal dg warga biasa

    kalo pke baju dinas yaah baru prosesnya beda

    bener2 seenaknya sendiri

Trackbacks

  1. Diplomat Tak Kebal Hukum di Jalan | info Pagi pagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: