Lanjut ke konten

Apa Yah Artinya Ini?

19 Mei 2011

foto:edo

CUKUP kaget juga menyaksikan adegan di foto ini. Pemotor ramai-ramai naik ke atas trotoar. Beban jalan di Jakarta sudah tak mampu menampung kendaraan?

Boleh jadi. Kendaraan yang beredar di Jakarta sudah demikian menyesakkan. Data akhir 2010 menyebutkan, ada sekitar 11 juta kendaraan di wilayah Polda Metro Jaya. Sekitar delapan juta adalah roda dua, sisanya roda empat atau mobil.

Namun, adegan di foto tersebut menimbulkan pemikiran lain. Apakah demikian penatnya para pemotor sehingga melibas trotoar segitiga yang peruntukannya bukan untuk pemotor? Sangat tergesa-gesanya kah kita semua?

Padahal, usai melewati pertigaan lampu pengatur lalu lintas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan itu, situasi antrean kendaraan amat padat. Artinya, jika antre sekalipun, tak ada bedanya dengan melabrak trotoar.

foto:beffy

Pada bagian lain sudut Jakarta, para pemotor bahkan naik ke trotoar yang bentuknya lebih tinggi lagi. Pemotor nekat melintas di atasnya.

Kenapa kita harus tergesa-gesa hingga harus melibas hak para pejalan kaki? Belum lagi, ada potensi kecelakaan lalu lintas yang mengincar? Kalau soal pelanggaran aturan lalu lintas, mungkin semua sudah tahu. Ada sanksi pidana atau sanksi dendanya.

foto:edo

Lantas, sampai kapan kita terjebak dalam pola berkendara yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas jalan? Ada yang tahu? (edo rusyanto)

22 Komentar leave one →
  1. Tukang Ngibul permalink
    19 Mei 2011 09:03

    muungkin sampe kondisi Jakarta seperti hari senin kemaren….LENGANG….

  2. 19 Mei 2011 09:05

    jalan ga bisa mengimbangi pertumbuhan sepeda motor

    • 19 Mei 2011 09:33

      ya, karena produksi motor lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan jalan. hemmm….

  3. vyzex permalink
    19 Mei 2011 09:13

    Sekali lagi..
    Karena polisi lagi nggak ada..

    Lagi bobo’-bobo siang kali

    • nr 1908 permalink
      19 Mei 2011 13:06

      polisi ada aja lapu merah tetap diterobos kok, coba tengok di perempatan lalu merah replubika

  4. 19 Mei 2011 10:12

    hanya orang gila yang seperti itu.

  5. 19 Mei 2011 10:31

    sampai pemerintah membenahi transportasi yang nyaman,aman,murah… pemerintah digaji pemerintah untuk ngurus rakyat bukan ‘ngurusi’ rakyat……

  6. ground zero permalink
    19 Mei 2011 10:48

    selama moda transportasi masal lebih mahal dari pada kita kredit motor,motor akan bertambah mbah.

  7. lekdjie permalink
    19 Mei 2011 11:00

    godaannya gede banget kok pak.panas,diburu kerjaan..ditungguin klien..ditungguin selingkuhan….kalo imannya ndak kuat yo ngikooooott..

    • 19 Mei 2011 11:02

      wah…harus kuat iman nih. trims dah sharing yah mas bro. salam

    • ash permalink
      19 Mei 2011 11:03

      berat emang mas….

      • 19 Mei 2011 11:05

        ya, tapi harus kita coba dan terus berusaha. pasti bisa. ya kan?

        • ash permalink
          19 Mei 2011 15:48

          saya kadang malu, sering nongkrong dimari, banyak masukan nutrisi tetang safety,,,tpi dijalanan suka ngelewatin marka didepan lampu merah,,,, kalo naek trotoar sich dah enggak….

  8. 19 Mei 2011 19:02

    Ini kayaknya lebih ke keran air yang udah gak mampu untuk menahan laju air dan jebol kerannya…

  9. Mr.lien permalink
    19 Mei 2011 19:16

    kalo abis solat ied sepi abis om, heheh

  10. deen permalink
    19 Mei 2011 20:31

    Jakarta terancam banjir motor. Banjir air ajah repotnya minta ampun, apalagi ditambah banjir motor…

  11. raya permalink
    19 Mei 2011 21:09

    mematuhi aturan.. trotoar dianggap lajur paling kiri..

  12. 20 Mei 2011 06:06

    Hmmm… setau saya sih aturannya dulu langsung keluar 2
    1. lampu motor harus nyala
    2. motor harus disebelah kiri..—>>>>> LHA YANG PUNYA MOBIL KOK GAK ADA KESADARAN UNTUK KE KANAN?!!!!

  13. 21 Mei 2011 21:27

    Wuden saking apanya :mrgreen:

  14. 21 Mei 2011 22:08

    sampai tak ada lagi kemacetan mungkin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: