Lanjut ke konten

Kecelakaan Telan 31 Ribu Jiwa dan Kerugian Rp 220 Triliun

16 Mei 2011

foto istimewa

TAHUN 2010, kecelakaan lalu lintas jalan menelan korban sekitar 31.186 jiwa. Puluhan ribu lainnya luka-luka. Ironisnya, sekitar 67% dari korban tersebut adalah usia produktif (22-50 tahun).

”Data itu kami peroleh dari kepolisian Republik Indonesia,” ujar Hotma Simanjuntak, direktur Keselamatan Jalan Direktorat Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, saat berbincang dengan saya, Jumat (13/5/2011) siang.

Kecelakaan lalu lintas jalan juga menyebabkan kerugian hingga Rp 220 triliun. Sebuah angka yang fantastis. Padahal, kalau digunakan untuk pembangunan negeri ini, sudah bisa menciptakan peluang lapangan kerja dan sekolah-sekolah untuk para siswa belajar.

Belum lagi, dari sisi santunan korban kecelakaan yang digelontorkan PT Jasa Raharja yang pada 2011 mencapai sekitar Rp 1,5 triliun.

Ya. Kecelakaan adalah potret buram kondisi lalu lintas jalan di negeri kita. Badan Kesehatan Dunia alias WHO bahkan merilis bahwa setiap tahun ada sekitar 1,3 juta korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Karena itu, setiap negara mulai 2011-2020 menjalankan aksi yang disebut Dekade Keselamatan Jalan yang digagas oleh WHO.

”Kita punya target menurunkan kasus kecelakaan seperti dicanangkan PBB yakni hingga 50% pada 2020,” papar Hotma.

Menurut dia, target itu sebagai tolok ukur bahwa apa yang dilakukan berhasil atau tidak. ”Harus ada upaya me-record data kecelakaan supaya faktual. Masing-masing instansi pemerintah bekerja sesuai tugasnya. Misal, Kenterian PU membenahi jalan, Kementerian Perhubungan soal pengjuian kendaraa, dan polisi terkait penegakan hukum,” kata dia.

Tolok ukur tadi, lanjutnya, tiap tahun harus dievaluasi. ”Kalau ternyata tidak tercapai targetnya, berarti harus ada yang direview,” tukas Hotma.

Dia mengaku, harus ada kebersamaan dalam gerakan keselamatan jalan (road safety). Pemerintah dilevel penyusunan regulasi. Ada level lain, yakni lembaga swada masyarakat sebagai agent perubahan. Kalangan swasta juga harus dilibatkan. ”Industri otomotif harus concern soal keselamatan jalan,” katanya.


Hotma menjelaskan, pemerintah memiliki Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUNK LLAJ). Rencana itu disusun bersama Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Negara Ristek, Kepolisian RI, dan Bappenas sebagai koordinator. Legalitasnya akan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

”Targetnya dipecah-pecah yakni target lima tahunan,” kata Hotma.

Lima tahun pertama, targetnya mampu menurunkan tingkat fatalitas dan keparahan hingga 30%. Pada lima tahun kelima turun sekitar 80%. Masuk akal? (edo rusyanto)

11 Komentar leave one →
  1. 16 Mei 2011 07:01

    panduan road safetynya ada pak? kalo ada minta donk…

    biar ngirit duit:
    http://kangmase.wordpress.com/2011/05/15/3-premium-4-pertamax-plus-7-pertamax/

  2. 16 Mei 2011 07:36

    jaann,soalnya di indonesia masih banyak yang kurang sadar safety.

    nitib>>>>http://rudy052.wordpress.com/2011/05/16/striping-baru-yamaha-byson/

  3. Awakku_1927 permalink
    16 Mei 2011 07:40

    Foto #1 mengerikannnn …..

    semoga kita gak berakhir seperti itu…amin

  4. Mio_rider permalink
    16 Mei 2011 10:16

    Miris..

  5. bejo permalink
    16 Mei 2011 12:15

    ngeri …

    mbah edo kecelakaan mayoritas karena apa ?suwun

    • 16 Mei 2011 12:17

      di jakarta dan sekitarnya, pemicu utama adalah faktor pengendaranya. smoga kian menyusut deh kasus kecelakaan lalu lintas jalan. salam

  6. bejo permalink
    16 Mei 2011 12:27

    oh

    *ojo sruntulan ah .suwun

  7. 16 Mei 2011 12:41

    untuk 2011 dah ada datanya blum pak edo?? apa ada penurunan jumlah kecelakaan pak??
    mudah2an trun ya jumlahnya dengan ada nya beberapa aturan baru seperti menyalakan lampu di siang hari…… soalnya rajin bener nih kalo mau ke kantor ada polisi nilang yg gk nyalain lampu :p

    • 16 Mei 2011 12:47

      Data 2011 baru per Februari, sudah ane tulis bro. Monggo dilihat di daftar isi. Trims

  8. 16 Maret 2012 05:12

    eyang pinjem gambar kecelakaan diatas..

    maturnuwun

  9. 24 Maret 2012 13:07

    kasihan _kasihan kecelakaan bisa tadang kapan saja bahwa kita harus berdoa pada maha kuasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: