Lanjut ke konten

TVS Apache Melonjak 237%

8 Mei 2011

TVS Apache 160 versi 2011. (dok tvs)

SEPEDA motor sport TVS Apache bikin kejutan. Pada April 2011, motor sport bermesin 160cc itu, melejit sekitar 237% dibandingkan Maret 2011.

Apa yang membuat motor berteknologi India itu bisa melejit ratusan persen?

”Hal itu karena kami mengeluarkan restyle Apache SD dan Apache DD,” jelas Nurlida Fatmikasari, Corporate Communication PT TVS Motor Company Indonesia, saat berbincang via black berry messenger (BBM), Jumat (6/5/2011).

Kita tahu, pada Maret 2011, TVS menyegarkan TVS Apache RTR Single Disk (SD) 160 cc, dengan fitur air scoop, chin fairing, new striping racing style dan digital speedometer dengan tampilan hi-tech. Air scoop, menjamin kestabilan performa mesin untuk kenyamanan berkendara. Motor tipe, di Jabodetabek dibanderol on the road (OTR) Rp 15,8 juta per unit.
Sedangkan TVS Apache RTR Dual Disk (DD) 160 cc, disegarkan dengan memberi warna pearl white yang berkesan mewah, selain pilihan warna stallion black. Tipe ini dilengkapi cakram ganda (dual disk), memiliki kontrol total yang sangat responsif melalui rem cakram Roto-Petal Disc Brakes pada roda depan dan belakang. Selain kesan gaya, fungsinya sangat membantu pengereman dalam kecepatan tinggi dan kestabilan para pengendaranya. Oh ya, motor yang memakai speedometer digital dengan 2-Trip Reading ini dibanderol Rp 17,5 juta per unit. “TVS Apache RTR 160 cc terbaru cocok dengan kepribadian kalangan profesional yang sukses,” kata Darmady Tjuatja, Chief Operating Officer PT TVS Motor Company Indonesia, Maret lalu.

Sepanjang empat bulan pertama, lonjakan TVS Apache pada April 2011 itu, merupakan yang tertinggi. Di segmen motor sport anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi), TVS Apache mencatat pertumbuhan paling tinggi. Bahkan, kita tahu segmen motor sport secara nasional menurun sekitar 18% pada April 2011 jika dibandingkan Maret 2011.

Motor sport berkontribusi sekitar 17% terhadap total penjualan TVS pada April 2011 yang mencapai sekitar 2.400-an unit. (edo rusyanto)

17 Komentar leave one →
  1. Kodokz Jambanz permalink
    8 Mei 2011 06:13

    Pertamax

  2. 8 Mei 2011 06:51

    yang jelas karena harganya turun, jadi ya tambah laku lah…

    http://kangmase.wordpress.com/2011/05/08/yamaha-benahi-mio/

  3. ken arok permalink
    8 Mei 2011 07:17

    buat yang gak mempermasalahkan getaran mesin…motor ini sempurna (di kelas menengah 150cc)

  4. 8 Mei 2011 08:16

    Penasaran dg vol penjualan bajaj,walaupun bukan anggota aisi ,punya datanya nggak mbah..?

  5. Goeh permalink
    8 Mei 2011 08:48

    Mgkn krn model lumayan harga miring dikelasnya
    mas edo dah ngliat penampakan bebek baru honda lom ? Salah satu fitur’y adl Doble disc dan tampilan sporty abis . . .

  6. softech_niQ permalink
    8 Mei 2011 10:45

    posisi brp ni tvs apache skrng???

  7. 8 Mei 2011 10:50

    @kebo220rr: saya belum punya bro, segera dicoba untuk dicari deh.
    @softech_niq: posisi ke-12 bro.

  8. EXYBAND permalink
    8 Mei 2011 11:18

    data CBR250R Vs N250 udah ada om?

  9. 8 Mei 2011 11:26

    untuk kelas bawah lumayan lah… namun untuk bersaing dngan pemain besar butuh waktu dan proses sangat panjang..

    AC Milan Scudetto :
    http://bestsoccervideo.blogspot.com/2011/05/serie-as-roma-0-0-ac-milan-diavolo.html

  10. Saudara Keenam P1CS permalink
    11 Mei 2011 23:42

    Yang butuh data penjualan Bajaj di Indonesia…
    President Director PT Bajaj Auto Indonesia Tomotaka Ishikawa, mengatakan pertumbuhan pasar sepeda motor sport di Indonesia terus merangkak naik, maka pihaknya terus meluncurkan produk terbaru. Tomotaka juga menyebutkan secara nasional saat ini total penjualan Bajaj Auto Indonesia mencapai 2.000 unit per bulan, sekitar 50% merupakan penjualan Pulsar 135, 40% penjualan Pulsar 180, sisanya adalah penjualan Pulsar 200. Menurut Tomotaka, pihaknya menargetkan penjualan Pulsar 220 cc sebanyak 500 hingga 600 unit per bulan. Produk terbaru ini merupakan upgrade dari produk sebelumnya 135 XCD, 180 cc, dan 200 cc. Marketing Event & Public Relation Manager PT Bajaj Auto Indonesia M. Rizal Tandju mengatakan saat ini market share bajaj di antara motor sport yang ada di Indonesia baru mencapai 6%. Dia juga menyebutkan saat ini penjualan bajaj di Indonesia telah didukung oleh 89 dealer yang tersebar di 65 kota. Pihaknya menargetkan tahun ini jumlah tersebut bertambah hingga menjadi 130 dealer di 90 kota.

  11. Alie permalink
    25 Mei 2011 13:02

    Motornya bagus..tp manajemenya PAYAH…saya pemakai tvs apache..tp setelah 6 bulan dipakai di kaltim n samarinda khususnya dealernya malah hilang..

  12. adepasha permalink
    29 Juni 2011 10:34

    Like this !

  13. 21 Oktober 2011 15:20

    bravo apache…

  14. samsul permalink
    31 Januari 2012 12:36

    Kenapa di kal-tim khususnya samarinda dialer resmi tvs doi cabut padahal pengemar motor tvs banyak

  15. samsul permalink
    31 Januari 2012 12:46

    Di kal-tim (samarinda) pengguna motor tvs kesusahan untuk menyervis motornya,kenapa tidak ada servis resmi tvs di kota samarinda padahal pemakai motor tvs kususnya tvs apache banyak tolong di bantu boss

  16. fatur permalink
    16 November 2012 05:33

    iya di kaltim kota samarinda kenapa tidak ada dealer resminya ?
    pdhal pengguna motor Tvs bnyak dan susah jika ingin servis motorx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: