Lanjut ke konten

Skutik Honda Terus Menanjak

29 Maret 2011

Honda Vario Techno 2010. (istimewa)

 

SEMUA terbelalak. Honda mampu memimpin penjualan sepeda motor skutik di Indonesia. Maklum, hampir enam tahun sebelumnya, sejak 2005, Yamaha menjadi panglima motor skutik. Yamaha di garda depan.

Honda yang dibesut PT Astra Honda Motor (AHM) terus memperkuat diri. Salah satunya, menambah kapasitas produksi hingga menjadi sekitar 2,5 juta unit per tahun yang akan beroperasi pada semester kedua 2011. konsekuensinya, jutaan dolar AS harus dibenamkan untuk hal itu. Tapi, yang namanya investasi, sudah barang tentu termasuk mempertimbangkan proses pengembaliannya, sekaligus dengan keuntungan.

Buah manis keseriusan merangsek pasar motor skutik sudah dipetik AHM alias Honda. Setidaknya jika melongok dua bulan pertama 2011. Honda memimpin dengan pangsa pasar sekitar 52,45%. Sebaliknya, sang panglima, yakni Yamaha, harus puas menjadi nomor dua dengan pangsa pasar sekitar 44,51%. Pertarungan memang belum usai. Masih panjang untuk menutup tahun 2011.

Honda Beat CW 2010. (istimewa)

 

 

Geliat Sayap Tunggal

Bukan mustahil market intelegent AHM sudah mendeteksi bahwa kecenderungan konsumen motor di Indonesia mengarah ke motor otomatis alias skutik. Karena itu, sepanjang 2006-2010, hampir setiap tahun AHM menelorkan motor skutik anyar. Hanya pada 2007, AHM tidak memasukan produk skutik baru ke jagat bisnis permotoran Indonesia.

AHM mulai merangsek pasar skutik Indonesia pada 2006. Kita tahu, Yamaha yang besut PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), sudah lebih dulu mengenyam manisnya kue motor skutik. Namun, sekalipun baru masuk 2006, geliat pemilik lambang Sayap Tunggal itu, tak pernah main-main dalam menekuni bisnis.

Yuk kita tengok bagaimana geliat tersebut dari tahun ke tahun. Sebagai indikator, tentu saja saya memakai potret penguasaan pangsa pasar. Khususnya, para pemain bisnis motor skutik anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi).

Honda Scoopy. (foto:edo)

 

Honda memulai dengan penguasaan pangsa pasar sekitar 19,54% pada tahun pertama. Jauh di bawah sang pemimpin pasar, Yamaha, yang mengantongi sekitar 72,64%. Pada tahun 2006 itu pula, Suzuki ikut masuk segmen skutik, sekalipun pangsa pasarnya hanya 7,82%. Barangkali faktor jejaring yang kalah dibandingkan Honda, membuat Suzuki tak bisa bergerak menyentuh angka 10%.

Tapi, setelah tahun 2006, sang Sayap Tunggal terus tancap gas. Ketika tahun pertama AHM hanya mengandalkan Vario cast wheel (CW). Pada 2008, AHM menelorkan Beat. Jurus itu lumayan berdampak positif. Tengok saja pangsa pasar pada 2008 yang mampu mencetak hingga 32%. Meroket dibandingkan tahun pertama. Imbasnya, sudah pasti Yamaha harus puas terkoreksi menjadi sekitar 53,91%.

Setahun kemudian, AHM mengeluarkan produk anyar lagi yakni Vario Techno. Promosi yang bertubi-tubi di iklan media elektronik maupun media massa, mampu memberi buah manis. Market share AHM menggeliat kembali menjadi  sekitar 38%. Namun, pada 2009 itu, Yamaha mampu memperbaiki sedikit market share-nya, yakni menjadi sekitar 54,59%.

Barulah pada 2010, ketika AHM menggelontorkan motor skutik retro modern Scoopy dan motor skutik paling canggih, PCX 125, market share AHM kian menggila. 2010, ditutup Honda dengan pangsa pasar sekitar 45,95%, sedangkan Yamaha melorot menjadi sekitar 49,21%.

Buah dari peluncuran dua skutik anyar pada 2010, mulai dipetik oleh AHM pada 2011. setidaknya, dalam dua bulan pertama, AHM mampu menggeser YMKI dari singasana skutik.

 

 

Beat Unjuk Kekuatan

 

Honda Beat sejak masuk pasar pada 2008, langsung tancap gas. Seakan tak ingin kalah dengan kakaknya, yakni Vario CW, Beat terus unjuk kekuatan. Tahun pertama, Beat baru mengantongi market share sekitar 12,96%. Saat itu, sang kakak bertengger di 32,23%.

Geliat Beat bak tak terbendung. Market share-nya terus membubung. Sekadar mengingatkan, sepanjang 2009-2011, pangsa pasar Beat masing-masing, 18,84%, 21,09%, dan 24,18%. Luar biasa!

Gebrakan Beat hanya bisa diimbangi oleh Vario Techno. Motor skutik yang digelontorkan AHM pada 2009 itu, sepak terjangnya mirip seperti Beat. Bayangkan, pada 2009, Vario Techno baru mengantongi market share sekitar 3,17%, tapi dua tahun kemudian, yakni 2010 dan 2011, meroket menjadi masing-masing 10,60% dan 15,01%. Vario CW bahkan tertinggal. Pada 2011, Vario CW tersisa sekitar 6,49%.

Cukup unik justeru dicatat oleh Scoopy. Siapa sangka, motor skutik yang berpenampilan retro alias jadul, justeru menggoda minat konsumen. Motor yang masuk pasar pada 2010 itu, pada dua bulan 2011 sudah mengantongi pangsa pasar sekitar 6,73%.

Motor skutik yang paling kecil kontribusinya kepada AHM adalah PCX 125. Maklum, motor skutik yang masuk pada 2010 tersebut, dibanderol Rp 32 juta per unit. Ya. PCX 125 masih diimpor secara utuh dari Thailand.

Geliat Sayap Tunggal di lini motor skutik tak boleh dianggap remeh oleh Yamaha. Selain memiliki lima merek, Honda juga memiliki kapasitas produksi terpasang yang lebih tinggi, yakni sekitar 2,5 juta unit per tahun. Tak sebanding dengan Yamaha yang masih di kisaran satu jutaan unit lebih. (edo rusyanto)

33 Komentar leave one →
  1. karismanis permalink
    29 Maret 2011 06:14

    refreshment produk + tambah line up utk yamaha!

    Well done utk honda.

  2. 29 Maret 2011 06:23

    skutik Honda keren n canggih…

  3. Ground zero permalink
    29 Maret 2011 07:22

    Yamaha masih bisa menumbangkan ahm d 2012.segment ini adalah ladang yamaha.karna 1st mover,hanya saja,r n d harus di pindah ke indonesia.

  4. real_injection permalink
    29 Maret 2011 08:05

    walaupun first mover, kalau produknya jadul iti itu saja gak pernah mau membenahi hanya gonta ganti kulit, mana mungkin bisa menumbangkan Honda dengan skutik yang lebih modern dan variatif.

  5. agoey permalink
    29 Maret 2011 08:32

    Yamaha sepertinya sudah cukup puas dengan perolehan yg sekarang…

    mudah2an bener ini jadi pesaing ninja 250r ::
    http://agoey.wordpress.com/2011/03/28/yamaha-persiapkan-motor-250cc/

  6. Kakang ali permalink
    29 Maret 2011 08:36

    Sayang sekali Yamaha tidak mampu mempertahankan keuntungannya sebagai first mover, walaupun MarkPlus&Co terlibat secara langsung dari perencanaan sampai launching Mio yang super smart.
    Kayaknya ujung-ujungnya produk juga yang berbicara ya???

    Ayo YMKI, teruskan dominasimu di segmen skutik dan jangan semakin pasrah.

  7. softech_niQ permalink
    29 Maret 2011 08:37

    tahun ini ada skutik yg baru ga ya dr atpm aisi…?khususx tvs,,,

  8. 29 Maret 2011 08:48

    terlena atau tak berdaya.
    Maklum kalah modal.

  9. vIP permalink
    29 Maret 2011 08:51

    vario cw semakin langka 🙂

  10. EXYBAND permalink
    29 Maret 2011 08:54

    hmmm….
    gebrakan ahm memang luar biasa.
    klo ymki masih begini2 aja ya akan susah bisa membendung gebrakan2 ahm di lini skutik.

    memang sih klo lihat line up skutik2 yamaha sekarang bisa dibilang udah ketinggalan.
    jauh klo dibandingin dgn skutik2 ahm yg modern, canggih, safety, keren dan juga variatif.

  11. 29 Maret 2011 09:00

    Honda seakan tdk memeberikan celah kepada yamaha, dimana honda membombardir dgn produk2 yg berkualitas & lbh variatif, yamaha hanya mengandalkan mio yg sdh masuk masa udzur. Dgn begitu konsumen bisa memilih matic sesuai dgn keinginan & kebutuhannya, dan hanya honda yg bisa mengerti…

  12. Kakang ali permalink
    29 Maret 2011 09:10

    Mengenai Mio yang dianggap jadul oleh sebagian biker, nyatanya sampai detik ini masih menyandang Skutik Terlaris Se-Indonesia.

    YMKI masih cukup dilema dalam hal ini, image ramping dan gesit yang melekat pada Mio membuat YMKI kagak berani memakai embel2 Mio pada produk baru Xeon yang gambot.

    Tapi, YMKI masih menunggu saat yang tepat untuk menembak produk AHM, saat ini produk skutik AHM lumayan masih fresh, kecuali Vario lama dan Beat. begitu momennya pas untuk launching, pasti ada produk baru untuk rebound. 😀

  13. ben permalink
    29 Maret 2011 09:25

    saya masih menyimpan artikel sbb :

    http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/07/23/honda-scoopy-sekedar-asumsi-saya/

    dan salah satu komentarnya adalah :

    3. kripikpedes – Juli 23, 2010
    tanpa promosi gede-gedean motor ini cuma laku di 3 bulan pertama
    peluncurannya saja. Lewat dari masa itu Scoopy sekadar jadi flagship A*M
    doang.

    ————————————————-

    hahahahaha….. lebay

  14. AshleyzZzzz permalink
    29 Maret 2011 09:46

    scoopy makin menggila,,,ditiap jalan,ditiap gang…….amunisi sesungguhnya…..adalah scoopy velg jaring-jaring……plus full colour……

    • AshleyzZzzz permalink
      29 Maret 2011 09:47

      maksud hati jare2…….

    • Pino Kio permalink
      29 Maret 2011 18:41

      ane juga nungguin Scoopy jari2 nih bro.
      moga aja bulan April ini brojol dgn harga gak lebih dari 12.8 jt.

      • yellowduck permalink
        29 Maret 2011 21:28

        wahhh…
        dah ambil scoopy putih duluan ne..

  15. 29 Maret 2011 09:51

    Sebenarnya harus kita akuin Tahun ini Honda memang cerdik. seperti para bikers duga sebelumnya kalau Yamaha bakalan Tumbang. Saya Menduga gebrakan Honda ini akan disinergikan baik di AHM sendiri maupun Diluar AHM. ya sepertinya Peluncuran model baru tiap bulan, harga dan model yang semakin banyak pilihan dan konsumen semakin dimanjakan dengan after sales service yang harus kita akui juga lebih banyak dibanding Yamaha..Gebrakan yang satu ini jangan juga dilupakan yaitu HONDA GLOBAL PROMOTION, dimana salah satunya adalah mereka merencanakan untuk mendorong Rossi sebagai Icon tercepat dan terdepan digantikan oleh Stoner dan Lorenso..Lihat saja konsumen di Indonesia cukup terpengaruh juga dengan hal ini apalagi semboyan semakin didepan sudah tidak layak lagi mengingat kehadiran motor sport Honda CBR akan semakin membuat market share Yamaha Terpuruk. Seperti menekan sebuah tombol, semua tinggal pencet. dan satu tombol Honda berarti satu perencanaan dan 1 inovasi…Pelajaran yang dapat diambil adalah walaupun Honda pernah jatuh, tapi dengan semangat dan berfikir positif untuk memenangkan persaingan dan tanpa putus asa mereka mampu bangkit..dengan kata lain tidak ada kata terlambat untuk memulai kebaikan..Honda membuktukannya.

  16. 29 Maret 2011 10:29

    honda mantaaap…
    suzuki kasihan

  17. Kakang ali permalink
    29 Maret 2011 11:49

    Belum ada tanggapan pihak YMKI mengenai keberhasilan Scoopy menyalip Xeon, jadi pingin tahu deh.
    Ada yang bisa kasih linknya, selain “komen petingginya Kami bukan mengejar market share tapi kualitas”

    • Pino Kio permalink
      29 Maret 2011 18:53

      kualitas yg bgmn ya bro?
      yg ambles itu?

  18. Ground zero permalink
    29 Maret 2011 16:13

    Mungkin banyak yang beranggapan kalo yamaha yang matiknya jadul itu tak akan merenggut singgasananya lagi,tapi dulu,saat ahm dengan fersi supra series,djadul bangets mampu eksis hingga berinovasi,ini yang saya maksud, inovasi,mio jelas punya msalah di sini.saya rasa dengn membuat inovasi untuk mio series,ceritnya akan lain.jangan lupa,yamaha jagonya soal desain.dengan tipe produk yang lebih sedikit dari honda ,yamaha lebih mudah berkosentrasi.deferensiasi produk membutuhkan knsentrasi lebih dalam pemasaranya,.inilah celah terbaik yamaha untuk memukul ahm.dengan merusak konsentrasi itu,refresh mio series dengan desain yang lebih caem.okelah.

    • Pino Kio permalink
      29 Maret 2011 19:08

      kalau sport desain YMKI ane akuin memang lebih racy.
      tapi kalau skutiknya?
      lihat soul dan Xeon dandingin dgn vario dan vario techno, jauh banget bro…..!!

      • yellowduck permalink
        29 Maret 2011 21:54

        setuju mazbro….
        kekuatan matic yamaha ada pada mio sporty, selebihnya ga bisa bicara banyak.

  19. yonk permalink
    29 Maret 2011 17:35

    Sebenarnya tahun 2010 kemarin matic Honda minimal sama dg yamaha krn selisihnya tipis honda 45% yamaha 49%. Dan pada 3 bulan terakhir yamaha numpuk stok didealer2 yamaha, karena yamaha ketakutan th 2010 kalah oleh honda maka pakai strategi numpuk stok dg harapan tdk kalah dan efeknya terasa di awal tahun 2011 stok banyak tdk sebanding dg penyerapan dari masyarakat. Seandainya th 2010 tdk menumpuk stok mungkin yamaha masih menang (tipis) atau minimal seri mgkn tdk kalah, tp krn menumpuk stok sehingga kekalahan di awal tahun sangat telak.

  20. Andre permalink
    29 Maret 2011 18:00

    Selamat tinggal Skutik Yamaha……..

  21. 29 Maret 2011 18:26

    mio terlaris ??? Heh… Karena duluan aja tuh produk keluarnya

  22. Ground zero permalink
    29 Maret 2011 19:53

    http://www.asulaeman.files.wordpress.com/2008/11/elegance1-c5

    @pino kio,bagaimana tanggapan saudara.

  23. Ground zero permalink
    29 Maret 2011 23:45

    Maap ling eror.cuba ini ajah.
    http://www.koranbaru.com/otomotif/wtb-yamaha-nouvo-elegance-cbu-di-jakartajawa-timur/

  24. Mrs.John permalink
    30 Maret 2011 15:26

    Honda memang lebih variatif dan inovatif, buktinya sekarang aja scoopy sudah ada inovasi lagi, sekarang Scoopy ada yang warna nya hijau dan ungu plus motif yang lucu dan unik, selain itu ane baca blog tetangga sebelah ada yang majang foto modifikasi Scoopy di Bangkok motor Show, beeuuuh…keren2 scoopy nya, scoopy emang ga ada matinya deh, cocok banget buat yang suka vintage n modif!! skutik Yamaha?? semakin pasraah…wkwkwkwk….

  25. BramX permalink
    31 Maret 2011 12:54

    disinyalir Yamaha akan semakin pasrah

  26. prasetyojanjang.com permalink
    31 Maret 2011 16:56

    Luar biasa salut buat Honda dech…
    Moga aja target mengalahkan imej Yamaha di segment matik tercapai tahun ini..
    Salut dah.

Trackbacks

  1. Jangan Terlena, Skutik Yamaha « Edo Rusyanto's Traffic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: