Lanjut ke konten

Wahai BMW Hitam, Mana Nuranimu?

27 Februari 2011

Motor Ipank rusak bagian spion dan foot step. (foto:ipank)
TABRAK lari. Itu yang tersirat di benak ini ketika usai membaca tulisan kolega saya, bro Ipank di dalam milis rsa-indonesia@googlegroups.com, Sabtu (26/2/2011) malam.
Kerabat bro Ipank mengalami retak tulang panggul dan lecet, akibat sepeda motor yang ditungganginya terserempet sedan mewah BMW warna hitam, Sabtu siang.
Sang korban sempat minta tolong kepada pengguna jalan yang lain agar mengejar BMW hitam itu. Tapi tak ada hasil.
Inilah tulisan lengkap bro Ipank soal kecelakaan tersebut.

Sabtu (26/2/2011) sore ini sekitar jam 15.30 WIB dapat telepon dari adik yang mau kerja ke daerah Senayan, Jakarta Pusat, memakai sepeda motor saya, Yamaha Jupiter Z B 6316N FF. Hanya dua pikiran yang ada di benak saya, yakni pertama, terjadi kecelakaan atas dirinya atau orang lain. Lalu yang kedua, karena motor yang digunakan bermasalah, karena memang kondisi motor lagi tidak dalam kondisi prima namun masih laik jalan.

“Pank, ade diserempet orang di Jl Pakubuwono,” ujar suara diseberang sana.

Sontak terbangun dari tempat tidur. Setelah ditanya kondisi badannya, ternyata tidak bisa bergerak karena badan bagian panggul terkena trotoar. Saya mencoba menelepon teman untuk mengantarkan ke TKP. Lalu berangkatlah ke TKP, sampai TKP sekitar jam 16.00 WIB.

Saya lihat adik saya sedang duduk di trotoar seberang Taman Pakubuwono tempat kopdar Honda Supra Jakarta (HSJ). Dilihat kondisinya ternyata benar, lecet disekitar tangan dan kaki, sedangkan luka memar dan bengkak di sekitar panggul namun masih bisa berdiri.

Luka lecet dan memar pada tulang panggul. (foto:ipank)


Setelah melihat kondisi motor hanya spion kanan kiri pecah (padahal baru ganti karena abis pecah juga), foot step bengkok, stang bengkok, dan body motor lecet-lecet.

Saya tanya kronologisnya, dia menjelaskan begini. “Ade jalan di sebelah kiri karena mobil pada mau ke arah Mayestik melalui Taman Pakubuwono, lalu persis di pintu gerbang  sekolah SMK 30 stang kanan diserempet oleh mobil BMW warna hitam dari belakang dengan kecepatan cukup tinggi. Seketika terpelanting ke arah kiri dan mobil tersebut langsung kabur. Sayang plat nomor tidak terlihat.”

Setelah dirontgen di RS Muhammadiyah Taman Puring, terlihat retak dibagian panggul, namun untuk penanganan akhirnya dibawa ke tukang urut langganan di rumah.

Untuk pengendara BMW, siapapun orangnya dan kepada seluruh pengguna jalan, saya hanya minta tolong lain kali lebih hati-hati karena bisa saja kejadian ini menimpa orang lain termasuk keluarga Anda sendiri. Pesan yang sama sering saya sampaikan ke keluarga saya sebagai orang terdekat. Kecelakaan di jalan tidak pernah memilih. (edo rusyanto)

16 Komentar leave one →
  1. kakaipank permalink
    27 Februari 2011 00:08

    wah langsung meluncur aj di blognya…mksh ya om, semoga sang pengendara tersebut masih memiliki hati nurani

    • 27 Februari 2011 00:11

      smoga adik ente cepat pulih dan sang pengendara BMW bisa membaca tulisan ini agar tergerak hatinya untuk bertanggung jawab. amin

  2. 27 Februari 2011 01:05

    geraamm…..

  3. 27 Februari 2011 01:25

    yg namanya berkendara… klo ga nabrak, ya ditabrak.
    tapi yg namanya tabrak lari… pasti ada karmanya koq.

  4. anggiwirza permalink
    27 Februari 2011 04:23

    ngilu bagnet liat fotonya…

    semoga cepat sembuh..

  5. Mercon C Lagi dilema permalink
    27 Februari 2011 05:58

    mobil boleh mewah, otak drivernya miskin 😦

  6. 27 Februari 2011 08:08

    hiks serem joega kk 😥 ternjata gak semoea pengemoedi mobil taoe diri.. moengkhin soepir biasanja jang sering koerang adjar.. 😆 😳

    BMW = badjadj merah warnaja 😆 😳

  7. 27 Februari 2011 10:20

    ya itulah, mentang2 punya mobil trus jalan dianggap milik pribadi. Ane sering di pepet mobil pribadi n plat merah. moga Pelakunya tersandung kasus korupsi… Wkwkwkwkwk

    http://jheren.wordpress.com/2011/02/27/menjilat-matahari-god-bless/

  8. new_boy permalink
    27 Februari 2011 11:09

    Semoga cepet sembuh ya mas, n semoga sopir BMWnya insaf n mau ganti rugi…amin….

  9. 27 Februari 2011 22:12

    Apapun yg terjadi, apalgi kalau menabrak, kalau memang punya hati setidak2nya beranilah bertanggung jawab. Doa sy bagi yg menabrak “kaet kon!”. Buat korban : Semoga lekas sembuh bro.

  10. AshleyzZzzz permalink
    28 Februari 2011 10:26

    perlu diblow up dikaskus gak nih…

    • 28 Februari 2011 10:29

      Silakan bro, dgn senang hati untuk membantu teman kita. Salam

      • dgana permalink
        3 Maret 2011 20:17

        mau nanya.. taun 2010 gw perna di jalan belok kiri dari kanan jalan.. tiba2 ada motor dari belakang hampir menabrak.. kemudian tiba2 ada motor lagi dari belakang menabrak si motor pertama.. ia tertabrak karena melihat mobil ga ke spion.. kira2 salah siapa ya.. tp ga ada yang luka berat.. mohon untuk pengendara yang lain untuk lebih hati2 di jalan karena kapasitas kendaraan sudah meningkat..

  11. dgana permalink
    3 Maret 2011 20:03

    wah.. semoga saja cepat sembuh korban agar bisa kembali kerja.. dan pelaku agar segera insaf..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: