Lanjut ke konten

Koboi Diskusi Dirlantas Polda Metro Jaya

20 Februari 2011

Suasana diskusi Koboi, Sabtu (19/2). (foto:edo)

WAJAH Kombes (Pol) Royke Lumowa berbinar-binar. Senyumnya mengembang. Dirlantas Polda Metro Jaya itu, memilih berdiri dari kursi yang disediakan. Mikrofon ditangannya memperkeras suara pria kelahiran Manado, Sulawesi tersebut.

Siang itu, Sabtu (19/2/2011), Royke yang berseragam lengkap polisi, berbicara dihadapan puluhan blogger, anggota kelompok pemotor, jurnalis, dan para undangan yang memadati aula Taman Lalu Lintas, Cibubur, Jakarta Timur. Mereka hadir dalam rangka syukuran hari jadi kedua dan diskusi Komunitas Blogger Otomotif Indonesia (Koboi).

foto:dok edo

Di belakang Royke berdiri, spanduk berukuran besar membentang dengan tulisan Kamilah Agen Perubahan Menuju Transporasi Yang Lebih Layak. “Saya senang dengan tema Koboi yang memberi dorongan bagi kami agar lebih tegas dalam bertindak di jalan raya,” papar Kombes Royke, yang siang itu tampil sebagai pembicara bersama saya.

Komandan dari sekitar 4.500 polisi lalu lintas (polantas) di Jakarta itu, mengaku pentingnya dorongan publik untuk polantas agar lebih tegas dan konsisten. ”Polisi itu ibarat ikan dan air. Saling tergantung,” tutur suami dari anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) itu, antusias.

Pemaparan dan pernyataan yang dilontarkan Royke siang dan sore itu amat cair. Kerap kali ia memakai kelakar yang menghangatkan diskusi. Sekalipun beragam pertanyaan cukup tajam yang mengarah seperti misalnya, apakah ia para polantas menilang karena mengejar target? Atau, kenapa polantas mencari-cari kesalahan pengguna jalan untuk menilangnya?

foto:dok edo

Jawaban yang dilontarkan cukup lancar. Sesekali diselingi kelakar. Saya yang mencoba lugas dengan pernyataan-pernyataan yang mendesak agar polantas lebih tegas dan konsisten di lapangan, disikapi dengan senyum dan respek tinggi oleh Royke. ”Saya suka didorong agar lebih tegas oleh mas Edo dan teman-teman blogger,” cetus Royle.

Menurut dia, polisi tidak mampu mengatasi kemacetan yang sudah demikian kronis di Jakarta. ”Hal itu jika polisi dibiarkan mengatasi permasalahan tersebut sendirian,” paparnya.

Saya dan Kombes Royke merupakan pembicara yang tampil di sesi kedua diskusi Koboi kali ini. Sebelumnya tampil blogger senior, Ndoro Kakung dan blogger Koboi, Triatmono. Diskusi di dua sesi tersebut dipandu oleh bro Nugroho Adhi yang juga blogger Koboi.

Suasana diskusi bersama Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Royke Lumowa. (foto:mitra)

Agen

Bagi saya, Koboi bisa ambil peranan dalam aksi mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas jalan. Selain lewat tulisan-tulisan anggota Koboi di internet, bisa secara konkret dengan aksi turun ke jalan. Tentu saja, selain melalui diskusi seperti Sabtu itu.

foto:edo

Aksi pemasangan stiker yang mengimbau keselamatan jalan bagi yang membacanya, sekalipun baru tindakan kecil, bisa menjadi embrio untuk tindakan besar yang bakal ditelorkan oleh Koboi.

Bagi saya, upaya mereduksi angka kecelakaan lalu lintas jalan yang cukup signifikan adalah dengan mewujudkan transportasi massal umum yang aman, nyaman, dan selamat. Karena itu, tema Kamilah Agen Perubahan Menuju Transporasi Yang Lebih Layak, menjadi amat sinkron dengan niat saya bergabung di dalam Koboi. Menjadi komunitas yang mempengaruhi sikap pembacanya agar lebih peduli dengan sesama pengguna jalan.

Pemasangan stiker aksi peduli keselamatan jalan. (foto:triyanto)

Lebih santun dan taat aturan agar lebih selamat. ”Kecelakaan lalu lintas selalu diawali dengan pelanggaran aturan lalu lintas jalan,” kata Kombes (Pol) Royke. (edo rusyanto)

13 Komentar leave one →
  1. 20 Februari 2011 06:38

    amiiin…amiiiin…semoga tujuan chance tercapai…di masa mendatang

  2. 20 Februari 2011 06:45

    3 dlu ah

  3. lekdjie permalink
    20 Februari 2011 07:18

    absen eyang

  4. yudibatang permalink
    20 Februari 2011 07:37

    Weks…potoku dadi medeni ngono yo? :mrgreen:

  5. 20 Februari 2011 07:48

    pagi mbah.. tetep SEMANGAT… DI DETIK jg ada mbah..

  6. Piet-LAnang permalink
    20 Februari 2011 08:19

    semoga apa yg jadi harapan semua bloger n biker di indonesia dpt ter capai. AMIIIIIIN…..!

  7. 20 Februari 2011 08:25

    hadir meski telat dikit…. 🙂

    senada dengan ini http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/02/20/koboi-to-cracking-zone/

  8. 20 Februari 2011 08:43

    atas nama pribadi, izinkan untuk menghaturkan terimakasih atas atensi, dukungan, dan partisipasinya dalam syukuran dan diskusi HUT kedua Koboi, Sabtu (19/2/2011), di Jakarta.salut dan trims untuk semua yang sudi meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan material untuk kebersamaan kita semua.semoga Koboi kian solid dan berfaedah bagi sekitar kita. aminsalam

  9. sofiyan permalink
    20 Februari 2011 09:31

    dari potonya kayanya kurang banyak dari hut yang 1. mungkin karena agak jauh ya lokasinya…

    • 20 Februari 2011 21:35

      peserta acara sekitar 70-an orang, mungkin karena jarak, dan harus bayar pula masuk ke area bumi perkemahan cibuburnya, hehehe…salam

  10. Furqon permalink
    21 Februari 2011 13:58

    Aslmkm Kang .. Gambar penempelan sticker yg di tiger revo, klo ada tolong dikirim ke e mailku yah : uchon76@gmail.com.

    Anyhow : Tks for all .. and Happy birthday to KOBOI (an agent of change)
    *Prikitiew*

  11. harry32 permalink
    22 Februari 2011 09:48

    meski gak sekencang gaung HUT 1 saya tetap dukung KoBOI sebagai media informasi alternatif untuk otomotif khususnya roda 2.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: