Lanjut ke konten

Yamaha Rajanya Ekspor Motor

22 Juli 2010

foto:edo

SELAIN asyik menggarap pasar domestik, Yamaha pada Januari-Juni 2010 ternyata menjadi eksportir sepeda motor terbesar. Dari total 12.206 unit sepeda motor yang diekspor, Yamaha berkontribusi 6.800 unit atau setara dengan 55,71%.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) menyebutkan, pada semester pertama 2010, agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor yang getol mengekspor adalah TVS Motor Company Indonesia (TVS) yakni sebanyak 2.060 unit atau 16,88% dari total ekspor nasional.

Sang pemimpin pasar domestik, Honda pada enam bulan pertama 2010 mengekspor 1.631 unit atau 13,36%, sedikit di bawah Kawasaki yang mengekspor 1.710 sepeda motor (14,01%).

Kembali soal ekspor Yamaha. Produsen sepeda motor yang di pasar domestic menempati posisi kedua itu, mencatat penurunan ekspor yang amat signifikan. Pada Januari-Juni 2009, jumlah ekspor Yamaha yang di Indonesia diageni oleh PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) itu, masih sebanyak 16.600 unit, namun pada tahun ini anjlok 59,03% menjadi 6.800 unit. Hal serupa terjadi pada Suzuki yang merosot 28,57% menjadi hanya lima unit sepeda motor. (lihat grafik ekspor)

Honda dan Kawasaki mencatat peningkatan ekspor pada Januari-Juni 2010. Honda yang diageni PT Astra Honda Motor (AHM), mencatat kenaikan volume ekspor sekitar 41,94%  dari 1.149 unit menjadi 1.631 unit. Sedangkan Kawasaki melalui ATPM nya, Kawasaki Motor Indonesia (KMI), membukukan kenaikan tipis yakni 3,32% menjadi 1.710 unit dari 1.655 unit.

Sementara itu, anggota paling bungsu Aisi, TVS terlihat lumayan getol mengekspor produk mereka. Jumlah ekspor TVS sebesar 19,96% dari total penjualan semester pertama 2010 yang sebanyak 10.320 unit. Sedangkan para ATPM lain, jumlah volume ekspor hanya seujung kuku dari total penjualan mereka. Yamaha misalnya, jika dibandingkan total penjualan mereka yang mencapai unit, jumlah ekspor hanya 0,41%. Begitu juga Honda dan Kawasaki yang masing-masing hanya 0,09% dan 4,25%.

Hemmm…artinya, ekspor sekadar iseng-iseng saja? (edo rusyanto)

19 Komentar leave one →
  1. 22 Juli 2010 09:53

    Pertamaxxx … 🙂

  2. KillBill1 permalink
    22 Juli 2010 10:19

    hebat Yamaha,gak cuma jago juwalan di dalam ternyata jagoan ekspor.

    • 22 Juli 2010 10:32

      atpm lain juga mengekspor, tapi secara keseluruhan masih menganggap ekspor tidak lebih menarik pasar domestik yg lebih geedeeeee…hehehe…trims ya bro, salam.

  3. CEpitan puPU permalink
    22 Juli 2010 10:25

    Bang Edo kalo blh tau negara tujuan eksport mana aj tuh? Kalo smp ekspor k Amrik, te ope dah..

    • 22 Juli 2010 10:52

      setahu ane, kebanyakan kawasan asia, pernah ada eropa, misalnya, yunani. btw, pertanyaan ente cukup bagus, nanti ane coba teruskan kepada para atpm, smoga mendapat jawaban. trims dah mampir yah, salam.

  4. 22 Juli 2010 11:03

    produk/tipe apa yang mendominasi ekspor?? terutama yamaha.. thx

  5. 22 Juli 2010 11:11

    ane belum punya data detail soal produk ekspor yamaha bro, salam.

  6. 22 Juli 2010 11:13

    klo eksport kebanyakan dari Yamaha cc dibawa 150 cc….berhubungan dng pajak dan ongkos kirim soalnya….

  7. atlet motorcycle permalink
    22 Juli 2010 11:52

    yamaha scorpio kah? Dulu denger2 honda win diekspor juga. Kawasaki bikin matik disini tapi dijual ke pilipina cmiiw. Tapi jmlhnya kok dikit banget ya bang?

  8. Icaq's permalink
    22 Juli 2010 12:01

    Yang banyak diekspor terutama jupiter z dgn nama “Crypton R”

    • 22 Juli 2010 12:53

      trims atas infonya bro, salam.

      • jonas permalink
        23 Juli 2010 12:40

        Crypton R..? berarti filipina ya..? disana namanya Crypton R

  9. Dani Ramadian permalink
    22 Juli 2010 15:21

    Pak Edo,
    Trus angka² bulanan yg digelar AISI apakah
    termasuk angka eksport? Or hanya yg di
    dalam negeri saja??

    • 22 Juli 2010 15:58

      ada yg ekspor dan ada yg domestik bro, trims.

  10. 22 Juli 2010 17:22

    Ekspor, sangat terkait dengan efisiensi disektor ekonomi dan industri. Kalau industri dase kita kuat dan effisien, sudah seharusnyalah Indonesia yang market motornya terbesar dikawasan Asean yg dijadikan basis pengekspor keseluruh wilayah ini. Namun kenapa justru Thailand yang saat ini mendominasi pasar dan mengekspor motor dan mobil ke Indonesia??? Apa sebab investor lebih memilih Thailand ketimbang Indonesia? Hm… 😦

  11. 22 Juli 2010 17:26

    Expor dari mana ke mana ceritanya tuh?

    • 22 Juli 2010 17:42

      kabarnya ke beberapa negara asia, btw trims dah mampir bro, salam.

  12. 23 Juli 2010 20:39

    Disini banyak ATPM yg jadi basis produksi, jd mereka juga mengekspor ke negara lain, betul kan kang Edo ???

    • 23 Juli 2010 20:41

      betul mas mitra, cuma belum maksimal sebagai basis produksi, pasalnya volume ekspor mereka masih di bawah 5% dari total produksi, btw trims yah dah mampir, salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: