Lanjut ke konten

Bebek Honda Dirongrong Kompetitor?

19 Juli 2010

Honda Absolute Revo. (foto:istimewa)

FENOMENA melesatnya sepeda motor scooter automatic alias skutik Honda harus dibayar mahal di segmen underbone alias bebek. Yuk tengok data Asosiasi Industri Sepeda Motor (Aisi) berikut ini. Pada Januari-Juni 2010, market share atau pangsa pasar bebek Honda sebesar 49,92%, padahal pada periode sama 52,43%.

Siapa yang merongrong bebek Honda yang di Indonesia diageni PT Astra Honda Motor (AHM)?

Jawabannya bisa ditebak, bebek Yamaha. Tapi, tunggu dulu, ternyata bebek Kawasaki dan Suzuki juga ikut-ikutan. Sedangkan bebek TVS yang baru bergabung tahun ini, ternyata menyabet market share domestik, walau jumlahnya masih di bawah 1%.

Sekadar ilustrasi, pangsa pasar Yamaha di segmen bebek dalam tiga tahun terakhir terus meningkat, sedangkan kebalikannya di segmen skutik, terus merosot. Di segmen skutik, justeru Honda yang terus berkibar. (lihat tabel market share)

Kenapa Honda lengah sehingga penguasaannya di pasar bebek diserobot para kompetitor? Atau Honda asyik membesarkan skutik?

Hanya para manajemen agen tunggal pemegang merek (ATPM) tersebut yang tahu. Tulisan ini sekadar meraba-raba dan mencatat fakta pertumbuhan berdasarkan data wholesales semata. Silakan Anda simpulkan sendiri.

Revo Perkasa

Di tengah gempuran bebek kompetitor, produk AHM yakni Honda Absolute Revo, masih tak tergoyahkan memimpin pasar. Bebek bermesin 110 cc yang diluncurkan 30 Januari 2009 itu, ditempel ketat Yamaha Jupiter Z. Pada Januari-Juni 2010, AHM berhasil melego 515.026 Revo, sedangkan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) ATPM motor Yamaha, melego 342.104 Jupiter Z.

Pangsa pasar yang berhasil digenggam Revo tak tanggung-tanggung yakni 27,92%, sedangkan Jupiter Z sebesar 18,54%. (lihat grafik market share)

Mengapa Revo demikian perkasa? Boleh jadi karena hal ini. Manajemen AHM mengusung konsep “Smart Stylish Cub” untuk Revo yang direpresentasikan dengan “Smart Styling”, “Smart Performance” dan“Smart Convenient”. Apa sih yang dimaksud kesemua itu? Tidak lain berupa peningkatan gaya penampilan, mulai dari corak stripping, warna, hingga kinerja mesin. Misalnya saja soal penghematan bahan bakar minyak (BBM). AHM mengklaim konsumsi bahan bakar Revo 110cc lebih irit 5% dari Honda Revo 100cc. Mesin 110 cc, SOHC, 4 tak memberikan performa yang tangguh, bertenaga, dan responsif 16% lebih dari Honda Revo 100cc. Siaran pers AHM saat meluncurkan produk ini menyebutkan, Honda Absolute Revo 110 telah memenuhi standar EURO 2 dengan diterapkannya teknologi canggih SASS (Secondary Air Supply System) & CECS (Crankcase Emission Control System) yang menghasilkan gas buang hasil pembakaran yang lebih rendah emisi dan aman bagi lingkungan.

Johannes Loman, direktur pemasaran PT AHM saat meluncurkan Revo 110 menegaskan, dengan lahirnya Absolute Revo 110 diharapkan dominasi Honda dapat terjaga. ”Motor ini menawarkan motor yang serba baru, mulai dari desain, teknologi, hingga mesin yang lebih besar,” kata Loman yang kini Wakil Direktur Utama PT AHM.

Hemmm…apa karena hal itu semata? Maklum, konsumen kita di segmen bebek amat elastis terhadap harga. Tak aneh jika AHM saat meluncurkan motor ini  membanderol Revo 110cc Rp 11,6 juta – Rp 13,5 juta on the road (OTR) DKI Jakarta. Kini, hampir satu tahun setengah sejak diluncurkan, harga Revo berkisar Rp 11,86 juta hingga Rp 13,81 juta.

Honda kini mengguyur pasar bebek dengan tiga merek andalan yakni Absolute Revo 110cc dengan tiga varian yakni pelek jari-jari (spoke), pelek sport cast wheel (cw), dan  cw deluxe. Selain itu, Honda Blade 110cc dengan harga Honda Blade (Rp 13,84 juta) dan Honda Blade Repsol (Rp 13,99 juta). Merek premium mereka adalah Supra X 125cc dengan varian

Supra X 125R CW (Rp 15,46 juta), Supra X 125 D spoke (Rp 14,36 juta), dan Supra X 125 R PGM FI (Rp 16,54 juta).

Elastisitas konsumen lini bebek perlu terus dicermati para pemain sepeda motor. Tak heran jika pemain baru di lini ini, TVS membanderol bebek Neo 110 pada harga Rp 9,9 juta untuk yang paling rendah. (edo rusyanto)

18 Komentar leave one →
  1. Dani Ramadian permalink
    19 Juli 2010 10:51

    Pertamaxxx…
    AHM harus hati²…
    Gas pol, tapi jangan lupa strategi lawan..
    Yuk maju terusss

  2. 19 Juli 2010 11:03

    yang membingungkan Jupiter Z bisa melewati Vega . . . hmmm

  3. 19 Juli 2010 11:04

    aku pinjem data-datanya ya pak edooo . .. siiip

  4. 19 Juli 2010 11:17

    mantaabbz.. tinggal sedikit permak ZR + MX.. :mrgreen:

  5. 19 Juli 2010 11:19

    di rong-rong segment bebek napa nggak konsen garap motor sport aja, bikin motor sport yang bener2 baru, nggak cuman ganti baju doang, harga di tekan seminimal mungkin. saat ini jalanan dah di penuhi matic, saatnya ganti motor sport, masak dari dulu mainnya cuman bebek trus….., sekarang malah ganti matic…

  6. ashley permalink
    19 Juli 2010 11:22

    makanya cs1 dibikin bebek betulan..jangan bebek siluman..aneh mang ahm neh….

  7. 19 Juli 2010 12:59

    mantaf yamaha, Jupiter Z yang haraganya hampir sama dengan Supra X 125 bisa bersaing dengan bebek yang harga dibawahnya 😀

    Emang desain Jupz yang baru mantaf banget, lebih mantaf dari MX kalo gw bilang, Seinnya nya itu loh kek Moge :matebelo:

  8. Tulus Budi permalink
    19 Juli 2010 15:34

    Strategi YMKI dgn JupieZ-nya Mantebsss…. konsumen kayaknya mulai bosan dgn SupraX 125… saat-nya AHM bikin body baru untuk SupraX 125…. mesin?, harusnya ada 2 versi yaitu Elegance dgn mesin sekarang (C-series) atau Racing dgn mesin CS-one …. biar Jupiter MX makin tenggelam…. belom lagi Harga Pulsar135 yg terhitung ‘Merusak Pasaran’ bebek premium …

  9. cegukan permalink
    19 Juli 2010 21:25

    betul gue aja jg br browsing sanq sini baca pengalaman pengguna pulsar 135, padahal sebelumnya gue pingin beli mx.
    cb bahas penjualan dan perkembangan pulsar 135 dong…

  10. ndaru aja permalink
    19 Juli 2010 22:46

    Vega Zr dan MX kok makin tenggelam ya??
    tanya ken Apa???

  11. @ji permalink
    20 Juli 2010 11:24

    Emang ada enak dan engganya jadi No.1
    Engga enaknya bnyk yg ngerongrong.
    Piss….
    Slm knl, Pak Bro Edo.

  12. kripikpedas permalink
    20 Juli 2010 17:56

    Kalo yang satu naik di matic-turun di cub, dan yang lain naik di cub-turun di matic, artinya keduanya imbang di kedua segmen tersebut dengan komposisi ms yang beda-beda tipis. Maka penentuan juaranya ada di segmen semport. Nunggu penantang si GK Killer brojol, niy !!!

  13. 23 Juli 2010 08:00

    jupie Z perlu diwaspadai tuh ama AH*

Trackbacks

  1. Tweets that mention Bebek Honda Dirongrong Kompetitor? « Edo Rusyanto's Traffic -- Topsy.com
  2. Bukan Vega . . . IMHO, Jupiter Z lah yang harus di perhatikan lebih Oleh Honda « Taufik & Motorcycle™

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: