Lanjut ke konten

Modifikator Indonesia Bertarung di Kontes Dunia

26 Mei 2010

Motor hasil modif yang ikut dilombakan ke Jepang. (foto:dok umild)

Pemenang kontes modifikasi U Mild U Bikers Festrack 2009, Fajar Anand, bersama dengan builder terkenal Lulut Wahyudi, hari ini (Rabu, 26/5/2010) berangkat ke ajang kontes motor custom dunia Yokohama Cool Breaker 2010 di Jepang.

Mereka akan mengikutsertakan motor hasil modifikasinya dalam kompetisi yang akan digelar pada 29-30 Mei 2010.

Anand akan memamerkan motor Suzuki Thunder 250cc yang dirombak kembali dengan konsep neo-boardtracker atau boardtracker dengan ubahan/teknologi modern sedangkan Lulut memboyong motor masterpiece Harley Davidson Sportster 1.200cc yang khusus dibangun untuk ajang ini.

Brand Manager U Mild Ahmad Nasyiruddin mengatakan, keberangkatan para builder Indonesia ini mendukung keinginan U Mild untuk mengkampanyekan bahwa dunia modifikasi dan custom di Indonesia kini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. “Dengan undangan khusus wild card dari Cool Breaker ini, berarti mereka sudah menganggap custom kita sudah bisa berkompetisi dengan para builder papan atas dunia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Rabu.

Nasir mengatakan, Indonesia memiliki kekayaan budaya dan ornamen seni yang dapat membedakan kita dengan modifikator dari luar, “Banyak ornamen yang bisa diadopsi dari kultur Indonesia kedalam modifikasi kita. Sosok barong misalnya, bisa jadi ornamen khas Indonesia yang membedakan seni modifikasi kita dengan modifikasi luar,” tandas Nasir.

Budaya lokal

Kebudayaan Indonesia ini yang juga diadopsi oleh Anand pada motor yang berhasil menjuarai kontes modifikasi U Mild U Bikers Festrack 2009. Motif dan pemilihan warna yang mengacu kepada kultur budaya dayak (Kalimantan) dipadu dengan filosofi burung Enggang Dayak yang merupakan burung cantik, anggun, peliharaan para dewa dan menjadi lambang suku Dayak.

Finest work motor dan detail menggunakan gold leaf (prada daun emas) yang diukir dengan motif dayak kemudian di-mix dengan teknik pewarnaan menggunakan material dan ketahanan terbaik (cat oven). Selain itu, pada beberapa ornamen dilapisi krom dan gold plating (pelapisan emas serta kuningan) untuk merepresentasikan kekayaan budaya dan alam Indonesia. “Motor ini adalah sebuah motor yang ber-evolusi sebagai sebuah persembahan dan karya modifikator Indonesia untuk menunjukan budaya Indonesia pada dunia,” kata Anand, sang modifikator.

Sementara itu, Lulut yang sengaja menciptakan motor masterpiece untuk ajang ini juga mengadopsi konsep Indonesian Heritage dengan segala bentuk material dan hiasan kerajinan khas Budaya Jawa. Motor HD keluaran tahun 2007 tersebut telah melalui proses rekayasa yang khas dan kreatif berkat hasil fabrikasi terpadu dari Retro Classic Cycles Yogyakarta.

Dalam mendesain motornya, Lulut berhasil mengkomposisikan kerajinan dan kesenian khas Jawa ke dalam beberapa ornamen motor. ”Sebelum mendesain motorn, saya telah melakukan riset terlebih dahulu dengan berkunjung ke berbagai museum batik dan mempelajari buku literatur Jawa untuk memahami budaya jawa dan warisan sejarah yang terukir indah di relief candi-candi di Jawa,”tandas Lulut, yang juga juri kontes modifikasi U Mild.

Nuansa Jawa yang kental seperti batik, kerajinan seni ukir dan kriya logam, berhasil dipadukan dengan sparepart yang sengaja dibuat dari logam kuningan sehingga terlihat sangat jelas dalam corak dan warna painting motor tersebut. Beberapa motif diambil dari motif yg terkenal seperti motif Jlamprang, Truntum dan Kawung yang berada di bagian tengah tangki motor. Pada sisi luar tangki sengaja dibuat emblem dari material plat kuningan tebal yang dibubuhi ukiran batik motif Parang Rusak dengan cara engraving untuk memperkuat aksen dan reprentasi nilai-nilai luhur Budaya Jawa.

Selain tangki, frame motor juga telah dibubuhi hiasan paint strip yang motifnya disadur dari salah satu motif roda kereta kencana Kraton Yogyakarta. Pada bagian belakang spakbor dihiasi dengan motif ornamen yang diadopsi dari hiasan rambut putri-putri bangsawan Kraton.

Bagian mesin motor juga turut diberikan sentuhan bernuansa Jawa yang dikreasikan dengan seni ukir atau kriya logam yang merepresentasikan batu relief kuno/artefak Candi Prambanan. Bagian-bagian mesin yang diukir antara lain cams cover, rocker covers, tutup oil filter dengan ukiran motif bunga teratai yang melambangkan kesucian, bagian mesin yang dipahat dengan uliran sulur-sulur kehidupan yang berpusat pada bunga teratai, serta pada sisi-sisi motif ukiran yang sengaja dibuat dengan aksen bergerigi yang asimetris dan tidak rata seperti layaknya bebatuan Candi Prambanan. Cams cover dikencangkan dengan baut khusus yang ditutup oleh kuningan (Brass) sehingga lebih terkesan seperti “dipaku”.

Bagian ignition cover yang bertuliskan Harley Davison – Motor Company, diganti dengan penutup yang berukir aksara Jawa bertuliskan ”Kyai Perkoso” yang merupakan nama pemberian Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk motor “berbaju” batik ini. (edo rusyanto)

9 Komentar leave one →
  1. Yoyo permalink
    27 Mei 2010 07:50

    Bangga ngeliatnya ya…..
    anak bangsa yang ga’ banyak ngomong (kayak orang2 pinter di gedung sono) tapi membawa nama baik bangsa…..
    terus berjuang bro…………….

  2. 27 Mei 2010 10:46

    Lebih pas lagi kalo motornya asli bikinan Indonesia (tapi kapan yah ???)…..

    • 27 Mei 2010 10:49

      masih harus nunggu kemauan pemerintah mendorong pengusaha lokal yg serius membangun industri otomotif. wong skarang gak ada yg berani lagi. sekali ada, ya cuma merakit di sini, kalau mau gede dikit, digerogoti. waduh….bikin pesawat bisa, bikin motor, letoy. hehehe…piss akh…salam

  3. 27 Mei 2010 19:24

    waktu di solo ada UNS Blogfest, saya, supraXX n adicuzzy dateng pake kaos Koboi. Waktu di tengah acara, si MC dketin qta b3, trus dy bilang, “lhoh, ada komunitas bloger otomotif to? (Smbil nyalamin kami) kalo saya mggu dpan mw ke jepang, mw ikut kontes custom mtor dsana.”
    Tp dia blg namanya aan, bukan anan

  4. sofie permalink
    30 Mei 2010 21:12

    Lulut dan motor modifikasinya. (foto:umild) => fotonya salah tu mas…
    itu bukan fotonya lulut…anand mungkin..yang pasti bukan lulut…

  5. sofie permalink
    30 Mei 2010 22:32

    ..ada memang namanya aan fikriyan..liat … http://bataviase.co.id/node/228657

  6. 21 Juni 2010 14:40

    yap benar itu foto fajar anand (pemenang U Mild Ubikers festrack Modification Contest 2009 – nah kalau saya aan fikriyan – koordiantor programnya – untuk foto mas lulut tidak termuat diatas … makasih buat edo buat support dan tulisanya …. maju terus dunia custom Indonesia … semoga kelak benar-benar lahir motor nasional daro tangan modifikator Indonesia .. percaya kalau Indonesia Bisa !! oh ya taon ini U Mild U Bikers Festrack bakal Hadir lagi …. Surabaya 7-8 Agustus 2010 !! dont miss it !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: