Lanjut ke konten

R150VX Lahap Tanjakan

23 Mei 2010
tags:

Tim test ride minerva R150VX melintas di kota Bogor, Jumat (21/5/2010). (foto:dok MMI)

ENAM sepeda motor Minerva R150VX meliuk-liuk di jalur jalan raya Puncak, Bogor. Tanjakan dan kelokan di jalur wisata favorit di Jawa Barat itu, menyambut mesra tim kecil jurnalis dan blogger dari Jakarta yang meluncur menuju Bandung.
“Aku pacu 90 kilometer per jam saat di tanjakan,” papar Heru, jurnalis Otomotifnet.com, saat menjajal R150VX Jakarta-Padalarang, Jumat (21/5/2010).
Test ride sepeda motor yang dibanderol Rp 16,5 juta itu, diikuti 9 jurnalis dan saya, blogger otomotif. Semestinya ada beberapa blogger lain seperti Taufik, Triatmono, dan Stephen, namun mereka berhalangan. “Badan saya belum fit benar, belum kuat bawa motor, sebenarnya pingin benar,” ujar bro Taufik.
Keandalan R150VX diakui oleh Antonius, jurnalis tabloid Otomotif, handling-nya ok bahkan bisa digeber sampai 125 kpj.
Di sisi lain, ban yang dipakai motor itu masih terasa kurang mencengkeram aspal. “Terrkadang suka slip jika direm belakang secara mendadak,” tutur Syubhan, jurnalis otomotif kondang dari Detikoto.com, usai menjajal dari Padalarang-Bandaung. Padahal, MMI sudah memakai produk ban IRC yang juga dipakai oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor merek Jepang.

Isi Pertamax di SPBU Padalarang, Bandung. (foto:dok MMI)

Getaran halus

Saya merasa R150VX bisa diandalkan untuk menempuh jarak 179 km, Jakarta-Bandung. Meski hanya memacu maksimal 100 kpj saat di ruas Cianjur-Rajamandala, saya merasa motor ini jauh lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Getaran pada sepeda motor sudah tak merasa mengganggu, sedangkan sistem pengereman double disk R150VX cukup membantu membangun rasa aman saat berkendara.
“Sistem pengapiannyanya sudah DC dan shaft balancer-nya juga baru sehingga getarannya halus,” papar Yasin, general manager produksi PT MMI.
Sedikit catatan hanya pada saat menetralkan gigi agak terbata-bata. “Caranya, matikan mesin dulu baru deh dinetralin,” kata Welly, jurnalis Ototrend.
Bagi Kristianto Goenadi, presiden direktur PT MMI, ajang test ride ini merupakan salah satu upaya mendapat masukan-masukan. “‘Kami butuh masukan, karena itu kami lakukan tes daya tahan ini,” ujar Kris yang ikut mengawal test ride Jakarta-Bandung.

Kiri ke kanan, Edo, Jonlie, dan Kristianto (foto:dok edo)

Test ride yang menempuh jarak sekitar 179 km itu, juga memberikan masukan mengenai rem belang. “Motornya ngerem terus, tutur Kusnadi, jurnalis Autocar.
Menurut Yasin, remnya ngeblok sehingga tersendat, setelannya terlalu nekan, padahal clearance-nya kecil sekali, sehingga panas berlebihan. “Apalagi jika kaki menekan terus di pedal rem untuk solusinya cukup diganti O ring-nya beres,” papar dia.
Soal bahan bakar minyak alias BBM, R150VX secara normal satu liter bisa menempuh 30 kilometer. “Tapi kemarin saya cek ada yang 1:42 sampai 1:45,” jelas Yasin.
Menurut Kristianto, pihaknya menganjurkan BBM beroktan 90 atau Pertamax kalau produksi Pertamina.
Rasa letih menempuh perjalanan Jakarta-Bandung menunggang motor sport terobati oleh indahnya pemandangan sepanjang Puncak dan bukit kapur di Padalarang.

Jelang senja enam motor R150VX memasuki pelataran parkir PT Plaza Minerva Indonesia, Bandung. Total perjalanan sekitar 8 jam 25 menit. (edo rusyanto)

21 Komentar leave one →
  1. 23 Mei 2010 19:50

    Klo masukan dari saya waktu tes di MKT4, justru rem depan yg kurang “gigit”.. karena pengereman mustinya lebih sering pake rem depan (rem depan: rem belakang = 60% : 40%)..

  2. elsabarto permalink
    23 Mei 2010 20:27

    itu pintu masuk SPBU kok malah buat jalan keluar motor, pengaruh gak ke safety om??
    klo gak ya sudah gak papa :mrgreen:

    • 23 Mei 2010 22:16

      iya bro, gak nyadar kalau itu pintu keluar. saat itu, memang tidak mengganggu, hanya sesaat jelang berangkat krn pintu keluar numpuk kendaraan. semestinya tidak di pintu masuk, apa pun yg terjadi. salam. btw, trims atas atensi dan kejeliannya, salam.

  3. 23 Mei 2010 21:59

    durabilty test nya payah!200km tok?hehe.mending titan berani mpe 6rb km mski cuma dsentul!coba aja tes mimin bwt jawa bali aja.itu baru tes ketahanan!no offense cuma saran!

  4. tomi permalink
    24 Mei 2010 00:09

    hue2 serius enak om???
    ko kmaren ane tes d trek pendek tarikanny kurang siiip y :/

  5. anto permalink
    24 Mei 2010 04:25

    sep gan. berarti point2 nya sama seperti saia pas tes R150vx ini di jakarta. catatan dari awal sampai akhir sama seperti yg saia alami. berarti sehati kita hahahahahah. eh ada 1 lagi gan, kalo macet ga tahan semutan tangan kanan hahahahhaha. btw soal rem belakang yg gigit jg bingung ini kok motor gigi 1 jadi lemot. pas turun cek eh itu cakram ampe item n ngebul hahahhaa. secara keseluruhan R150vx emang mantap.

    hidup minerva. Ride with Pride ^^

    • 24 Mei 2010 08:38

      fasilitas yg diberikan r150vx tidak terlalu mengecewakan, terlebih harganya rp 16,5 juta. hmmm…jadi pingin nih. nabung dulu akh….

  6. beranda permalink
    24 Mei 2010 06:06

    kaloada tes ke jogja ndaftar dong

  7. adpost permalink
    24 Mei 2010 09:35

    “Rasa letih menempuh perjalanan Jakarta-Bandung menunggang motor sport terobati oleh indahnya pemandangan sepanjang Puncak dan bukit kapur di Padalarang.”

    bukit kapur panas pak dhe… lebih indah di bandung – subang tuh…

    • 24 Mei 2010 10:15

      iya. subang indah euy. tapi, mungkin nanti di test rute; jkt-bogor-cikidang-pl ratu-sawarna. hehehe…trims bro.

  8. 24 Mei 2010 10:30

    perlajanannya lama amat Om,
    8 jam 25 menit,,
    macet ya?

    • 24 Mei 2010 10:41

      itu waktu total, termasuk berhenti sholat jumat, makan siang, isi bensin, dan ganti jas hujan. hehehe…plus macet juga sih. trims atensinya ya bro.

  9. niko permalink
    24 Mei 2010 14:59

    ehm, maaf om, cuman curious aja. beneran itu bisa tembus sampe 125 km/h? masuk di trek mana dapet segitu? terus brapa lama, jarak dan waktunya?

    maaf sekali lagi cuman pengen tau, n minta jawaban atas rasa penasaran saya ama minerva ini. soale pio ane dapet 125 km/h aja, butuh jarak 1 km ++, n itu juga di jalur rata (jembatan citarum – padalarang) dan itu kayaknya bukan jalur nanjak deh, menurun. kecuali kalo dari arah padalarang – citarum, nah itu baru nanjak.

    CMIIW

    • 24 Mei 2010 15:40

      dear bro, 125 kpj dilakukan saat melintas di ruas cianjur-jembatan citarum, menurut pengakuan dua jurnalis yang mencoba, mereka sempat masuk di 125 kpj.
      salam

      • niko permalink
        24 Mei 2010 16:06

        ohw, begono… brarti penilaian masih subyektif dong yah? coba aja kalo dipasang kamera di dashboard nya.

        pasti lebih “real” infonya..

        thx om buat info nya 😀

  10. 24 Mei 2010 16:44

    Padahal ane tinggal di padalarang, tadinya mau jemput, eh ngak tahunya dah sampe Bandung dan Bro Edo, dah pulang lagi ke Jakarta….Tapi Mantaf Bro, sukses Mimin 150 VX nya…

    Bro Yongki MRC #405 Region Serang-Banten.

  11. w15nu permalink
    26 Mei 2010 13:55

    Bang Edo,
    ntu total wkt perjalanan 8 jam 25 menit cuma utk dijalan ajah? apa trmsk selingan makan dll….?? kalo cuma utk perjalanan ajah, koq msh kalah cepet dibanding pake Shogun yah? total wkt tempuh Jkt-Bdg-Jkt cuma 6 jam 30 menit tuh ( Jkt-Bdg 4 jam, Bdg-Jkt sisanya, cuma 2 jam setengah ) hihihihihihi……apa gw yg bawanya kayak org stress kali yak, gak liat2 speedometer lagi….wkwkwkwkwk….

    • 26 Mei 2010 14:37

      bro wisnu, itu total perjalanan, termasuk makan siang, sholat jumat, ganti jas hujan, hingga isi bbm. wah kapan2 kita riding bareng yuk ke sawarna. trims dah mampir.

  12. yuda permalink
    30 Mei 2010 10:53

    mimin r150vx tu mang harus pake pertamax ya ? klo pke premium gmn ?
    apa masih sama 1:45 ? atw 1:30 ??

  13. Busa_tio21 permalink
    4 Juni 2010 15:13

    Itu lampunya yang nyala kok ngga seragam ya? Ada yang nyala di kiri, ada juga yang nyala di kanan. Yang bener yang mana ni?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: