Lanjut ke konten

Inilah Otot Honda

4 Mei 2010

foto:istimewa

JURUS paling jitu untuk memenangi persaingan sepeda motor di Indonesia saat ini cukup dengan menguasai segmen bebek (cub). Walau, tren belakangan ini mengarah ke scooter automatic (skutik).

Setidaknya, hal itu bisa dilihat dari otot yang dimiliki para raksasa pasar domestik, salah satunya adalah PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) Honda di Indonesia. AHM pada triwulan pertama 2010 menguasai pangsa pasar 45,3% dengan total penjualan sekitar 750.845 unit, lebih kecil dibandingkan Yamaha yang mencapai total 760.175 unit dengan pangsa pasar 46,07%.

Lima tahun belakangan ini, tak ada yang bisa menandingi otot Honda. Kalau kita teropong otot AHM ada di segmen bebek kelas bawah dan menengah yakni Honda Absolute Revo (spoke wheel) yang dibanderol Rp 11,8 juta, Absolute Revo (cast wheel) Rp 13,2 juta, Absolute Revo (deluxe) Rp 13,8 juta, Blade Rp 13,8 juta dan Blade Repsol Rp 13,9 juta. Otot lainnya adalah di bebek kelas atas yakni Supra X 125D (spoke wheel) yang dibanderol Rp 14,3 juta, Supra X 125R (cast wheel) Rp 15,4 juta, dan Supra X 125R PGM-FI (cast wheel) Rp 16,5 juta.

Tengok saja data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) berikut ini. Pada Maret 2010, AHM mampu mendongrak penjualan segmen bebek mereka hingga 39,74% menjadi 177.286 unit dibandingkan Maret 2009 yang sebesar 126.865 unit. Maklum, di segmen bebek, AHM memiliki 8 produk. Ini adalah varian terbanyak dibandingkan varian mereka di sport yang 4 varian dan skutik yang hanya 3 varian.

Kembali soal bebek Honda. Varian Blade yang masuk kategorik segmen rendah dan menengah, pertumbuhannya pada Maret 2010 merupakan yang terbesar dari seluruh varian Honda yakni sebesar 142,10%. Blade mampu terjual sebanyak 18.288 unit pada Maret 2010, dibandingkan 7.554 unit pada Maret 2009. Mengapa Blade mampu melesat sedahsyat itu? Tak bisa dipungkiri, faktor utama adalah dari sisi harga. Maklum, untuk varian ini, AHM membanderolnya Rp 13,8 juta per unit. Dari sisi tampilan, lebih sporty dibandingkan dengan Absolute Revo yang dibanderol Rp 11,8 juta per unit. Dari segi pencitraan, Honda Blade dicitrakan sebagai motor bebek yang berkecepatan tinggi. Intip saja iklan mereka di siaran televisi. Bagaimana Blade digambarkan meliuk dengan kencang di lintasan balap. Dari tiga serie bebek Honda, hanya Revo series yang pertumbuhannya hanya 28,89% pada Maret 2010, sedangkan Supra series sebesar 40,57%.

Tren skutik

Bagaimana dengan skutik Honda? Inilah yang harus diwaspadai pemimpin pasar skutik, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). AHM mampu mendongkrak segmen skutik mereka hingga 62,35% pada Maret 2010. kontributor terbesar mereka adalah Honda Beat yang mampu bertumbuh 82,2% yakni terjual 48.357 unit, dibandingkan Maret 2009 yang sebesar 26.541 unit. Sedangkan Vario series mampu bertumbuh 46,49% yakni terjual 48.682 unit.

Tak heran jika AHM bakal meluncurkan setidaknya dua varian skutik pada 2010. Yamaha juga tentunya tak mau tinggal diam, bahkan pekan lalu sudah lebih dulu meluncurkan varian baru skutik mereka di kelas 125 cc yakni Yamaha Xeon. Secara nasional, market share skutik terus membubung, bahkan pada triwulan pertama 2010 sudah mencapai sekitar 40%, bandingkan tahun 2005 yang baru 0,22%. Luarrr biasaaa. (edo rusyanto)

9 Komentar leave one →
  1. Yoyo permalink
    4 Mei 2010 13:05

    Pertamax ……….. om penjualan bulan april gimana ya??? udah ada info blm nich???

  2. 4 Mei 2010 14:11

    Oooo begitu yah
    Sang raksasa sudah terusik

  3. Dani Ramadian permalink
    4 Mei 2010 14:21

    Yaaaa….
    Ditunggu laporan seri ke-4 nya

  4. 4 Mei 2010 15:28

    Tinggal nunggu hasil ronde ke-4 nih antara YMKI vs AHM 🙂

  5. 4 Mei 2010 15:31

    dani & mitra: lap ke 4, smoga dah ada hasilnya pada sabtu (8/5). trims

  6. SkyrideR permalink
    4 Mei 2010 16:10

    seru.. saling menyalip. titan piye ya.?

  7. 4 Mei 2010 21:53

    Motor Nasional pada kemana ya?

    • 5 Mei 2010 16:41

      sebenernya jujur daripada nerusin kanzen yg belum ada kepastian jalan atau gak..
      mendingan minerva yang udah punya brand image dikit di danain sama pemerintah
      khan lambang nya kuda jingkrak?
      di ganti jadi nama lebih nasionalis aja

      Turangga = kuda
      tapi gak usah pake embel2 technology jerman atau scahs

      biar mirip2 lah sama Mustang, ferarry lambang nya khan kuda hehehe

  8. ndaru permalink
    5 Mei 2010 12:43

    ditunggu laporan lap 4nya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: