Lanjut ke konten

Maaf, Tanpa Ban Cadangan Denda Rp 250 Ribu

26 Desember 2009


foto:edo

SIAPA yang tak mau kondisi lalu lintas jalan menjadi tertib. Lalu lintas menjadi aman, nyaman, dan selamat. Tak ada antrean berkepanjangan, apalagi gridlock.

Salah satu penyebab antrean panjang adalah karena adanya mobil mogok yang dipicu pecah ban atau ban kempes.

Situasi kian rumit ketika sang empunya mobil tak menyediakan ban cadangan. Menunggu mobil derek lamanya minta ampun. Buntutnya, kendaraan yang dibelakang harus sabar, walau mungkin memiliki janji penting atau harus segera masuk kantor.

Kenapa harus enggan membawa ban cadangan? Hemm…

Tunggu dulu, yuk kita tengok sejenak aturan main di jalan raya yakni Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang diteken Presiden SBY pada 22 Juni 2009.

Pada pasal 57 ayat (3), setiap kendaraan roda empat atau lebih sekurang-kurangnya harus memiliki perlengkapan; sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya bagi pengemudi kendaraan bermotor beroda empat atau lebih yang tidak memiliki rumah-rumah, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu
lintas.

Kita mahfum bahwa aturan itu untuk menjamin keselamatan lebih para pengguna jalan. Tak heran, jika kemudian UU No 22/2009 menyiapkan sanksi bagi para penggendara yang lalai. Simak saja pasal 278. Bagi pengendara yang bandel tidak menyediakan perlengkapan seperti diatur pasal 57 ayat (3) itu bakal dikenai sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling paling banyak Rp 250 ribu.

Jangan-jangan, karena ringannya sanksi denda itu, para pengendara menganggap bayar aja, beres tokh. Semoga pola pikir seperti itu segera musnah dari jagad ini. Apa sih repotnya bawa perlengkapan demi keamanan dan keselamatan bersama? (edo rusyanto)

One Comment leave one →
  1. lena permalink
    3 Januari 2012 21:43

    saya ingin bertanya pak.jika ada sebuah mobil yang menabrak mobil lain sehingga menimbulkan adanya kerusakan bagi mobil yg ditabrak.namun yg jd mslah pelakunya kabur,kira-kira itu terkena pasal berapa pak.mhn penjelasannya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: