Lanjut ke konten

Perbincangan di Tengah Keramaian

21 November 2009



foto:stephen

HINGAR bingar musik membahana. Riuh rendah tepuk tangan berbaur dengan tawa riang dan canda anak manusia. Ratusan bahkan mungkin ribuan warga Jakarta dan sekitarnya, berbaur dalam ajang Indonesia Consummunity Expo (ICE) 2009, Sabtu (21/11) dan Minggu (22/11), di Senayan, Jakarta.

Sabtu itu, di tengah ramainya ajang kumpul bareng komunitas yang diikuti sedikitnya 146 komunitas itu, terlihat sekelompok orang yang justru melakukan hal berbeda. Wajah-wajah serius justru terpampang jelas di bawah tenda putih. Sebuah tenda yang lebih besar sedikit dari tenda-tenda lainnya yang berukuran 3×3 meter. Keseriusan tak berlarut lama karena sesekali diselingi derai tawa dan celoteh canda menyegarkan.

Di tengah kelompok yang sebagian duduk di kursi dan lebih banyak yang berdiri, sebuah notebook yang menyajikan tayangan audio visual mengenai kecelakaan lalu lintas jalan. Ya. Mereka adalah para bikers yang berasal dari belasan komunitas yang mengikuti ajang ICE 2009. Dimotori Edo Rusyanto, penggiat safety riding Road Safety Association (RSA) dan Mario Wilson (Pulsarian), kelompok itu asyik berdiskusi mengenai pentingnya keselamatan di jalan.

Diskusi juga menyinggung tentang Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Mulai dari larangan mengenai pemakaian sirene dan strobo oleh pengguna jalan yang tidak memiliki wewenang hingga larangan menghalangi (blocking) saat melakukan konvoy di jalan.

Ringkasan mengenai aturan baru yang tertuang dalam UU No 22/2009 itu disusun Edo untuk memudahkan diskusi. ”Kita ingin mensosialisasikan undang undang tersebut kepada masyarakat luas,” ujar bro Mario.

Walau hanya berlangsung tidak kurang dari satu jam, diskusi kecil di tengah hinggar bingarnya ajang ICE 2009 yang bertema intercommunity itu, tak pelak diskusi menyedot perhatian para bikers. Bahkan, ”Pak Polisi bisa sharing sedikit mengenai aturan lalu lintas?” ajak bro Mario kepada Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mustakim, perwira yang bertanggungjawab terhadap keamanan di lokasi acara.

Sontak, sang perwira itu amat antusias. Sorot matanya yang tajam fokus mengamati tayangan audio visual mengenai kecelakaan yang diputar di notebook. ”Dari tayangan itu jelas bahwa para pengendara sepeda motor harus sangat hati-hati saat di jalan,” ujar AKP Mustakim.

Hal itu diamini, bro Rio, bikers asal Milys. “Dalam kondisi benar pun, bikers tak boleh lengah,” paparnya.

Kecelakaan di jalan memang tak memandang asal usul. Siapa saja bisa menjadi korban. “Kadang, lampu merah yang tidak berfungsi bisa menimbulan kecelakaan,” cetus bro Nurhadi dari Yamaholigan.

Menurut bro Fariz, mahasiswa Prasetya Mulya Business School (PMBS), Jakarta, di beberapa ruas jalan kadang ada lampu merah yang membingungkan dan berpotensi memicu kecelakaan. “Kadang lampunya menyala hijau secara bersamaan,” katanya.

Ya. Di Jakarta, sepanjang 2008 rata-rata setiap hari terjadi 16 kasus kecelakaan yang menelan korban jiwa rata-rata per hari sebanyak 3 orang. Belum lagi korban luka berat dan luka ringan yang masing-masing sebanyak 7 dan 11 orang.

”Karena itu, harus tetap hati-hati dan bersabar,” tegas AKP Mustakim. Ia memberi tips, jangan menghindar saat ada razia Polantas. Lebih baik ditilang dari pada menghindar kemudian lepas kontrol dan celaka di jalan.

Dalam ajang ICE 2009, para bikers dan komunitas lainnya berniat membacakan Deklarasi Keselamatan Jalan, Minggu (22/11). Sebuah seruan kepada pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan maupun seluruh pengguna jalan lainnya, untuk lebih santun dalam berkendara.

Diskusi yang diharapkan memberi pencerahan di antara sesama bikers itu ditutup dengan penyerahan satu unit helm untuk AKP Mustakim sebagai wujud rasa terimakasih para bikers.

Sementara itu, cuaca kian mendung hingga akhirnya rintik hujan tak bisa dibendung. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: