Skip to content

Beginilah Kecelakaan Anak Sang Menko

2 Januari 2013

hatta jumpers laka

WAJAH Hatta Rajasa terlihat berduka. Suaranya terbata-bata. Keterangan pers yang disiarkan langsung dari kediaman sang Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian di Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (1/1/2013) malam itu, menyiratkan suasana berduka. Nestapa atas kecelakaan lalu lintas jalan.
Adalah sang putera, Rasyid Amrullah yang diduga terlibat kecelakaan di jalan tol Jagorawi km 3.500, Cililitan arah Bogor membuat sang Menko terlihat murung. Dalam keterangan pers, dia didampingi istrinya Oktinawati Ulfa Dariah. Isak tangis sesekali terdengar dari isteri sang Menko yang juga didampingi seorang putranya.
Saya menyaksikan adegan itu disiaran televisi Metro TV. “Saya menyerahkan permasalahan hukumnya kepada pihak Kepolisian,” ujar Hatta Rajasa dengan suara terbata-bata.
Kasus kecelakaan yang menimpa sang putera cukup gencar di media onlie sepanjang Selasa itu. Berita menyebutkan, kecelakaan menimpa putera Hatta yang mengendarai mobil BMW X5 bernomor polisi B 272 HR sekitar pukul 06.00 WIB. Mobil itu menabrak Luxio F 1622 CY. Kecelakaan merenggut dua korban jiwa penumpang Luxio yang duduk di kursi belakang, yakni Harun (57) dan Raihan (14 bulan). Selain itu, ada tiga korban luka-luka di mobil Luxio, yaitu Rival (8 tahun), Nung (32 tahun), dan Supriyati (30 tahun).
“Kami meminta maaf kepada keluarga korban atas kejadian yang tidak sama sekali kita kehendaki,” ungkap Hatta Rajasa yang juga mantan menteri perhubungan itu.
Kesedihan Hatta, kesedihan orang tua. Demikian pula kesediahan yang dirasakan oleh keluarga sang korban. Kecelakaan selalu membawa duka.
Dia mengaku, sang anak saat kecelakaan di jalan tol Jagorawi sedang dalam perawatan sakit maag yang cukup serius.
Ternyata, jalan tol Jagorawi termasuk dalam 16 jalan tol yang rawan kecelakaan. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Gazali pernah mengatakan, di spot-spot yang rawan para pengguna jalan kerap kurang antisipasi dan kerap mengantuk saat berkendara sehingga menimbulkan kecelakaan.
Jagorawi merupakan jalan tol tertua di Indonesia. Situs PT Jasa Marga, selaku operator jalan tol itu menyebutkan, Jagorawi dioperasikan tahun 1978. Jalan Tol dengan total panjang 59 km ini, menghubungkan antara Jakarta, Cibubur, Citeureup, Bogor, serta Ciawi.
Tiga tahun terakhir, volume kendaraan yang melintas di tol Jagorawi terus meningkat. Pada 2011 tercatat sebanyak 465.736 kendaraan, naik dibandingkan 2010 yang sebanyak 343.687 mobil.


Penegakkan Hukum

Pada bagian lain, Road Safety Association (RSA) berharap penegakan hukum di jalan raya terus dilakukan. Sesuai dengan esensi hukum, yakni demi keadilan.

Undang Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dalam sejumlah pasalnya, mengamanatkan perlakuan yang adil. Ada sanksi pidana penjara atau denda bagi pemicu kecelakaan di jalan raya.

laka-lantas-tol-jagorawi

Aparat penegak hukum pasti memahami esensi keadilan tersebut. Adil bagi keluarga korban maupun bagi sang pemicu kecelakaan. Termasuk dalam kasus kecelakaan lalu lintas di jalan tol yang diduga melibatkan anak pejabat, Selasa (1/1/2013).

“Kita berharap penegakan hukum yang tegas, konsisten, kredibel, transparan, dan tidak pandang bulu,” ujar Syamsul Maarif, Badan Pengawas Road Safety Association (RSA) di Jakarta, Selasa (1/1/2013).

Penegakan hukum yang seperti itu, tambahnya, diharapkan mampu menekan angka korban kecelakaan lalu lintas jalan. Tahun 2012, seperti dikutip berbagai media massa, setidaknya 25 ribuan jiwa tewas akibat kecelakaan. Duka anak negeri.
“Kami menyambut baik pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Suhardi Alius yang akan memproses kasus tersebut sesuai UU yang berlaku,” tambahnya.
Menurut dia, RSA juga memberi rasa hormat atas sikap Hatta Rajasa selaku orang tua terduga pemicu kecelakaan yang menyerahkan sepenuhnya masalah hukum kepada pihak kepolisian.
Bila pihak kepolisian menyebutkan bahwa kecelakaan kerap kali diawali oleh pelanggaran aturan di jalan, berarti fatalitas bisa ditekan lewat penegakan hukum. Masyarakat kita bakal banyak yang patuh jika penegakan hukum berjalan konsisten.

Semangat penegakan hukum bisa diaplikasikan lewat preventif maupun represif. Di sisi lain, figur penegak hukum yang tegas juga menjadi dambaan.

Tentu masyarakat pengguna jalan juga harus mau menghargai peraturan yang sudah dibuat. Bagi saya, menghargai peraturan yang dibuat adalah wujud keadaban kita sebagai manusia.
RSA berharap perhatian pemerintah lebih serius terhadap persoalan keselamatan di jalan. Penegakan hukum dan program keselamatan jalan tak sebatas formalitas. Siapa pun korbannya, siapa pun yang terlibat, penegakan hukum harus adil. (edo rusyanto)

About these ads
12 Komentar leave one →
  1. emir99 permalink
    2 Januari 2013 00:08

    X5 vs Luxio… Duh, turut empati Mbah Edo..

  2. 2 Januari 2013 00:26

    Ngeri ya……

  3. 2 Januari 2013 00:28

    Kawal terus proses hukumnya om, biar gak menguap seperti layaknya kasus hukum yg melibatkan keluarga pejabat yg lain.

  4. 2 Januari 2013 00:32

    haduuhhh…

  5. 2 Januari 2013 07:37

    hayo umurnya berapa tuh………..xixii…..

    http://beckhem.wordpress.com/2012/06/06/tak-seharusnya-remaja-dibawah-17th-berkendara/

    • oemar bakri permalink
      2 Januari 2013 10:25

      22th msh remaja..maklum dikota jkt sering main rem(macet). Pas di tol jagorawi ga kerasa nginjek gas sedalam-dalamnya..pasti tuh anak lg ngantuk apalagi pas hari prtama tahun baru jam 05.45.
      Hikmah : Pelajaran bagi semua fihak jgn kasih ijin anak2 keluar kota sendirian !

  6. 2 Januari 2013 10:29

    bnyk kecelakaan boil neh, diberita ad jg anak 14 thn bawa roda 4 trs kecelakaan.

    turut berduka cita..

  7. Adoo permalink
    2 Januari 2013 10:49

    Abis begadang tahun baruan, pagi2 ngantuk…selamat menempuh hidup baru(di sel) di tahun yg baru atau semua lupa & dapet mobil baru dari babe, yg jelas “babe mo nyapres tambah berat jadinya nak gara2 pesta thn baru”…:-(

  8. sarJo permalink
    2 Januari 2013 14:22

    mu ngkinHR terlihat sedih karena mobil BMW Cx5nya hancur

  9. dani permalink
    2 Januari 2013 19:25

    ngantuk yooo tidur bukan nyetir….aneh…

  10. 3 Januari 2013 09:00

    lagi-lagi ngantuk penyebabnya….

    http://rideralam.wordpress.com/2013/01/03/cbr250r-ternyata-bisa-kalahkan-ninja250r-nih-buktinya/

  11. 6 Januari 2013 06:07

    Ikut berduka untuk keluarga korban, ada yg masih bayi lagi..

    Berapa bising Ninja 250 FI?

    http://7leopold7.wordpress.com/2013/01/05/mengukur-desibel-kebisingan-knalpot-ninja250fi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.368 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: