Makin Banyak Aja yang Pakai Motor Sport

foto:istimewa
TAMPAKNYA makin banyak aja yang pakai sepeda motor sport di Indonesia. Beberapa teman-teman saya mengganti motor bebeknya dengan motor besutan anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi). Mungkin daya beli mereka membaik.
Aisi menyebutkan, motor yang masuk kategori sport di antaranya kalau dari Yamaha adalah Vixion, Byson, dan Scorpio Z. Lalu, dari Honda ada New Megapro, Tiger, CBR 150 R, dan CBR 250 R. Sedangkan dari Suzuki ada Thunder dan yang paling anyar Inazuma.
Motor sport besutan anggota Aisi dari Kawasaki di antaranya Ninja 150 R, Ninja 250 R, ER 650 E, dan KLX 250. Sedangkan motor sport milik TVS adalah Apache 160 dan Apache 180.
Kalau merujuk pada data Aisi Januari-September 2012, pemimpin pasar motor sport masih digenggam Yamaha. Produsen yang satu ini mampu mendongkrak volume penjualan hingga 57,05% hampir 342 ribu unit, dibandingkan periode sama 2011. Gak heran kalau penguasaan pangsa pasarnya pun melonjak dari 48,63% menjadi sekitar 60%. Wah, yang lain gak kebagian dong?
Kebalikannya, pemain nomor dua terbesar di segmen motor sport, yakni Honda, justeru melorot. Volume penjualan Honda turun sekitar 19,84% menjadi sekitar 130 ribuan unit per akhir September 2012. Buntutnya, pangsa pasar Honda melorot dari sekitar 36,31% ke 22,87%. Ada apakah gerangan?
Sedangkan di posisi ketiga, Kawasaki, juga mampu memperbaiki pangsa pasar. Jika pada akhir September 2011, masih sekitar 13,35%, kini Kawasaki mengantongi pangsa pasar sekitar 15,48%. Maklum, dari segi volume Kawasaki mampu mengerek penjualan hingga 47% menjadi sekitar 88 ribuan unit.

Suzuki yang baru saja memasukan motor sport 250cc, pada sembilan bulan 2012, mampu memperbaiki pangsa pasar. Bila pada akhir September 2011 masih sekitar 1,18%, kini tercatat sekitar 1,27%.
Diposisi buncit, TVS senasib dengan Honda, mencatat penurunan pangsa pasar. Produsen motor asal India ini harus puas mencatat penurunan volume penjualan hingga sekitar 15% menjadi 2.000-an unit. Sedangkan pangsa pasarnya melemah dari 0,53% menjadi 0,35%.
Gak percaya kalau yang pakai motor sport bertambah? Coba bandingkan, Januari-September 2011, kontribusi motor sport terhadap penjualan motor di Indonesia sekitar 8,12%. Saat itu, dari segi volume sekitar 504 ribuan unit. Sedangkan per akhir September 2012 tercatat sebanyak 574 ribuan unit alias melonjak sekitar 27%. Kontribusinya terhadap total penjualan motor di dalam negeri naik menjadi sekitar 10,65%. Tuh benar kan? (edo rusyanto)





iya bang emang skrg motor sport lagi naik daun…
http://irza4627.wordpress.com/2012/10/25/honda-tralis-k15-what-are-you-waiting-for/
makin menguat daya beli konsumen yah?
bisa jadi bang
yamah vixion dimana2
termasuk mbah edo 
http://pertamax7.wordpress.com/2012/10/24/foto-yamaha-new-vixion-2013-sudah-jelas-ya-begitulah/
Karena yamaha begitu fokus di sport, sampai matiknya kedodoran.
Motor Sports Yahomo belum punya Competitor yang Aple to Aple …
lho dulu ahm sbh fbh bilang kalo nmp adalah vixion killer, kok sekarang bilang kalo bukan aple to aple. ya iyalah, motor CUPU getu di sebut-sebut piksen killer.
sekarang si teralis juga di bilang pikson killer, entar kasus nmp terulang lagi
saya lagi pengen liat gerak2ik honda selanjutnya di motor seprot ini, mungkin ada formula baru yang ajib..
bagus!!! biar smua ganti ke motor sport
gile!!! ya iya lah motor sport makin banyak, motor bebek aja di masukin motor sport.
untung nya bentar lagi di suntik mati tuh.
motor sport..mnjadi idola..
ijin share [renungan]
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/10/27/dimana-tempatmu-bersandar-2/
suwun
Pengen sih, tp tetep matic aja deh. Toh motor buat saya hanya sebagai commuter partner
jalanan mkin ramai dg batangan, tp syng masih di dominasi si delta box..