Langsung ke isi

Scooter Timur Tengah

21 Oktober 2012

ADA foto yang menarik di front page Kompas, edisi Minggu (21/10/2012). Para pria Lebanon, Timur Tengah asyik menunggang sepeda motor. Di depan mereka berdiri seseorang berseragam militer dengan senjata laras panjang.
Dari tongkrongannya, sepeda motor yang mereka tunggangi adalah jenis scooter. Mungkin scooter otomatis alias skutik. Ada empat pemotor yang tampak di foto tersebut. Tiga di antaranya tampak jelas. Bahkan, ada yang terlihat sedang sibuk mengutak-ngatik telepon genggam.
Saya belum pernah ke Lebanon sehingga gak tahu persis seperti apa kontur disana. Tahu Lebanon hanya dari berita di media massa. Setelah melihat foto tersebut jadi kepikiran, bahwa tipe skutik sudah merambah sejagat. Gak cuma di Indonesia yang dua tahun belakangan pertumbuhannya menggila. Bahkan, pada 2012 ini, volume penjualannya sudah mengalahkan sepeda motor bebek. Padahal, bertahun-tahun bebek menjadi idola konsumen di Tanah Air.
Skutik menglobal. Suatu ketika teman saya di London mengirimi sebuah foto pengendara skutik di Inggris. Pernah saya muat juga di blog ini.
Saat bertugas ke beberapa negara saya menjumpai hal serupa. Di Australia, Vietnam, Malaysia, dan Singapura, banyak penunggang skutik.
Barangkali karena praktis, skutik menjadi pilihan para pemotor. Tak ada lagi persoalan gender, pria dan wanita naik skutik. Cukup tarik gas dan rem motor sudah melaju.
Kembali soal pemotor Lebanon. Kalau melihat di foto dari Kompas, kok mereka gak pake helm yah. Gak takut nyium aspal atau ketiban puing yah? (edo rusyanto) fokus berkendara, tanpa berponsel sambil berkendara

About these ads
9 Komentar leave one →
  1. sponge bob permalink
    21 Oktober 2012 12:59

    perilakunya ga jauh beda dengan di indonesia ya?….

  2. Vioner permalink
    21 Oktober 2012 15:13

    Parah sana kayaknya.

    • 21 Oktober 2012 15:15

      Iyaa tuh…

  3. 21 Oktober 2012 17:16

    kek sotoshop y..

  4. 22 Oktober 2012 01:50

    ga sempet urus safety ride … lha tiap hari ada tembak2an & bom2an disana …

  5. 22 Oktober 2012 13:59

    gak pake hlm semua..

    nitip mas,
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/10/22/perjalanan-ini-singkat/

    suwun

  6. Vioner permalink
    22 Oktober 2012 22:50

    Bom-boman sudah jadi hobi di sana, musuhnya bangsa sendiri.

  7. prasetyo permalink
    22 Oktober 2012 23:37

    dilebanon motor gak kedaftar di polisi dan tidak kena pajak, parah prilaku bikers disini, yang naik mobil juga parah nyupirnya

  8. az3angle permalink
    23 Oktober 2012 10:59

    lihat ada tentara….kondisinya dalam keadaan yg sgat berbeda,lha jalan aja di block pembatas…..
    kemungkinan ditembak senjta lebih besar daripada ditabrak atopun kepleset

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.297 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: