Perkenalkan Kami Satudarah Jakarta, Beda
BULAN di atas langit mengintip malu-malu. Sinarnya terhalang awan tipis, membuat suasana romantis. Di sudut Jl Kesehatan Bawah, Bintaro, Jakarta Selatan, suasana justeru kontras dari romantis. Sederet sepeda motor aneka jenis parkir berjajar rapih di depan bangunan berlantai dua. Sejumlah anak-anak muda memakai pakaian serba hitam asyik bercengkerama. Sibuk berbincang dengan sesekali menghembuskan asap rokok ke udara. Butuh 50-an menit dari kawasan Kuningan, Jakarta Selatan untuk mencapai lokasi ‘markas’ Satudarah Maluku Motor Club (MC) Jakarta. Saat itu, jarum jam menunjukan pukul 20.00 WIB. Saat melangkah masuk ke dalam bangunan itu, tampak kolega-kolega saya dari Road Safety Associaton (RSA) sudah mengisi ruangan. Berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar keselamatan (road safety). "Perilaku buruk bikers di antaranya melintas di trotoar, merampas hak orang lain," kata bro Rio Octaviano, ketua umum RSA, saat memaparkan soal perilaku-perilaku buruk bikers, Jumat (19/10/2012) malam. Puluhan anak-anak muda yang berada di dalam tampak antusias. Mereka duduk di kursi lipat seperti yang biasa dipakai saat hajatan di kampung saya. Warnanya merah. Saya duduk disitu. Satu deret dengan President Satudarah MC Jakarta Marsyel Ririhena. Disebelahnya duduk Vice President Rommi. Mereka yang tak kebagian kursi menyimak sambil berdiri. Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana ceritanya Satudarah MC jalan bareng RSA? Banyak yang tahu keduanya berbeda latar belakang. RSA dikenal sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) keselamatan jalan di akar rumput. Sejak lima tahun terakhir bergerak menularkan dan menyuarakan keselamatan jalan ‘dari kampung ke kampung’. Sesekali turun ke jalan, menggedor birokrat yang sepertinya tuli pada nasib pengguna jalan. Bergerak dari hati, tak jarang mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan kebersamaan dengan keluarga tercinta di rumah. Sementara itu, Satudarah MC Jakarta 1910, jangan dilihat lantaran baru berdiri empat bulan. Di induknya, Satudarah MC Belanda, mereka sudah ada sejak 1990. Sebuah klub yang didirikan untuk eksistensi atas nama kebersamaan. Keluar dari penindasan. Suara minoritas yang justeru kini menyebarluas di beberapa negara. Hanya saja, aroma kekerasan begitu menyengat walau mereka tidak menyebut dirinya outlaw. Satudarah memiliki filosofi solidaritas dan persaudaraan yang saling rela berkorban. Saat ini memiliki sekitar 50 anggota sebagai hasil ‘penyaringan’ 500 orang. Struktur keanggotaan bertingkat. Mulai dari tahap hang around satu dan dua, lalu prospek, dan terakhir full collour. Pada Oktober 2012 ada 17 prospek dan 12 full colour. Dimana titik temu RSA dan Satudarah? Menurut Marsyel, banyak pihak yang berminat mengajarkan safety riding ke pihaknya, tapi pilihan jatuh ke RSA. "RSA fanatik, kami juga fanatik. Terlebih, RSA mengajarkan safety bukan semata riding," kata Rommi, saat saya tanya apa alasan memilih RSA, Jumat. Barangkali yang dimaksud fanatik adalah totalitas, loyal, gigih, dan bergerak dari hati. Tentu saja serius dan mumpuni di bidangnya. "Kami ingin elegan. Menjadi klub pemotor yang disegani, bukan ditakuti," tambah Marsyel. Keren. Di tengah ada gejala kelompok yang ingin tampil kebalikannya pada saat ini. "Kami pingin suatu ketika ada anggota Satudarah saat berhenti di lampu merah, setopnya di belakang garis putih," ujar Rommi. Luar biasa. Berniat patuh aturan di jalan. Satudarah MC Jakarta mengaku tak ingin mempertontonkan kekerasan untuk dikenal. Justeru mereka ingin tampil elegan. "Kami beda, ingin menjadi yang baik, termasuk di jalan raya," sergah Marsyel. Tak pelak, materi road safety yang dipaparkan saya dan tim RSA dilahap habis. Mulai dari perilaku buruk bikers, soal helm, faktor-faktor kecelakaan, hingga group riding. Materi diselingi dengan pemutaran video penunjang seperti pengujian helm dan group riding. Sekitar dua setengah jam sharing road safety di bakudapa Satudarah MC Jakarta bergulir. Suasana cukup rileks dan bersahabat. "Kami berharap bisa dilengkapi dengan materi praktik group riding, bisa kan?" Harap Dicky, road captain Satudarah MC Jakarta, sesaat saya hendak pamit pulang. Belakangan kami sepakat untuk menggelar materi praktik pada awal November 2012. Tujuannya agar bisa berkendara bersama yang tidak arogan. Tentu berkendara yang aman dan selamat. (edo rusyanto)
- satudarah dicky
- satudarah edo diskusi
- satudarah bareng rsa
- satudarah edo paparan
- satudarah peserta diskusi
- satudarah










sip2
JOZ…..
http://agastatri.wordpress.com/2012/10/19/rumor-bajaj-ktm-bikin-duke-375-two-silinder/
Semoga sukses, Om
siap2 bangun pabrik helm dgn kerjasama ma penguasa untuk mewajibkan helm di negri itu
jozzzz…mantapp
nitip mas,
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/10/22/perjalanan-ini-singkat/
suwun