Langsung ke isi

Saya Pernah Lengah

28 September 2012

PERNAH suatu ketika saya lengah. Repotnya, kelengahan terjadi saat bersepeda motor. Gubrak.
Bukan hanya luka dan memar di lengan dan kaki, kelengahan itu mengharuskan saya merogoh jutaan rupiah. Buat biaya berobat dan memperbaiki motor. Maklum, kadung berniat mengganti ongkos biaya rumah sakit bagi sang korban yang tercium spakbor motor saya. Itu kejadian sekitar delapan tahun lalu di Jakarta.
Hal yang membuat saya lengah saat itu adalah mengembaranya pikiran keluar dari seharusnya. Saat berkendara semestinya kan berkonsentrasi penuh. Sejak kejadian itu, saya bertekad semampunya tidak lengah saat berkendara. Daripada lebih konyol.
Belakangan saya dikejutkan fakta data. Tahun 2011, kelengahan ternyata menyumbang cukup besar dalam memicu kecelakaan lalu lintas jalan yang disebabkan faktor manusia. Saat itu, kelengahan punya andil 60,89% terhadap faktor manusia. Oh ya, faktor manusia berkontribusi sebesar 53,20% atau hampir 68 ribu kasus kecelakaan.
Kita tahu, pada tahun 2011, kecelakaan merenggut 31 ribuan jiwa dan 145 ribuan lebih korban luka-luka.
Lantas bagaimana supaya tidak lengah? Ini dia kuncinya. Konsentrasi. Lupakan untuk melamun yang tidak-tidak.
Fokus dan waspada bahwa dengan berkonsentrasi kita tidak menggadaikan keselamatan saat berkendara. Selalu ingat ada orang tercinta menanti kita pulang selamat di rumah. (edo rusyanto) fokus berkendara, tanpa berponsel sambil berkendara

About these ads
12 Komentar leave one →
  1. 28 September 2012 00:28

    sama :D

  2. 28 September 2012 03:31

    yang unik berkendara dari Bekasi , tahu tahu sudah nyampai Cilincing baru sadar ya karena ngelamun :) untung ga di emplok kontener Cacing.
    itu dulu, sekarang ya kadang kadang masih :D

    • 28 September 2012 03:58

      Namanya manusia, lumrah. Cuma, kita ikhtiar sebisa mungkin. Aminnn.

  3. 28 September 2012 08:39

    manusiawi eyang,..hanya bisa berusaha dan berusaha :D

  4. 28 September 2012 13:00

    Lah kalo lengah terus – trusan gimana tuh….??? :smile:
    Jangan lengah tentang Dinar dan Dirham

  5. Haroem permalink
    28 September 2012 18:05

    Berkendara butuh konsentrasi penuh dan fokus eyang :D

  6. Basho permalink
    29 September 2012 00:17

    Kelengahan juga yang membuat saya menabrak seorang wanita penyebrang jalan, 14 tahun yg lalu. Dan saya benar2 menyesal :(

    • 29 September 2012 11:11

      Pengalaman menjadi guru terbaik.

  7. 29 September 2012 08:47

    Iya kalau sdh numpak lebih setengah jam, penyakit saya itu melamun. Apalagi kalau jalanan sdh hapal atau lagi macet.

    Luebarrr… Tambah ajibbb..
    Salam kenal mas

    http://7leopold7.wordpress.com/2012/09/28/service-ninja-fi-pertama/

  8. 29 September 2012 15:20

    konsentrasi itu harus

    nitip lapak mas.
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/09/28/kerasnya-kehidupan-metropolitan/
    suwun

  9. tipis permalink
    30 September 2012 07:46

    mata mengantuk bisa-bisa masuk got.( pengalaman pribadi )

  10. 1 Oktober 2012 11:37

    manusiawi ko pak, setiap manusia tidak akan terlepas dari kesahaannya, apapun itu bentuknya. dan dengan kesalahan tersebut (terutama kesalahan yang tidak disengaja) justru akan menjadikan diri kita pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.297 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: