Langsung ke isi

Begini Sebaran Sepeda Motor di Indonesia

26 September 2012

PASAR sepeda motor di Indonesia masih moncer. Sekalipun ada penurunan pada Januari-Agustus 2012 dibandingkan periode sama 2011, ceruk pasarnya masih gemuk. Khusus penjualan di pasar domestik, pada periode itu, pasar sepeda motor melorot sekitar 13,96% menjadi 4,68 juta unit.
Dari total penjualan para anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) tersebut, Jawa menjadi wilayah yang menyerap paling banyak. Sekali lagi, khusus pasar domestik, Jawa menyerap sekitar 58,01% yakni sekitar 2,71 juta unit.
Volume penjualan di Jawa memang melemah tipis, yakni sekitar 3,33% jika dibandingkan periode sama 2011. Tapi, karena wilayah lain pun mencatat penurunan, konstribusi Jawa masih paling dominan. Bahkan, untuk periode delapan bulan di rentang 2010-2012, kontribusi Jawa merupakan yang tertinggi.
Sumatera sebagai wilayah nomor dua terbesar dalam menyerap penjualan sepeda motor, per akhir Agustus 2012, harus mencatat penurunan. Kontribusinya hampir mendekati raihan pada 2010, yakni sekitar 22%. Dari segi volume, penjualan delapan bulan 2012, tercatat sekitar 30,94%. Cukup dalam memang. Pelemahan harga komoditas dituding ikut andil melemahkan pembelian sepeda motor. Entah benar, entah tidak. Pastinya, hal serupa juga terjadi di pulau ketiga terbesar, yakni Kalimantan.
Di Borneo, penurunan penjualan cukup dalam, yakni sekitar 20,43% menjadi sekitar 412 ribuan unit. Mirip dengan penurunan penjualan di Sulawesi yang sekitar 21,43%.
Sementara itu, pemain terbesar di bisnis sepeda motor pada Januari-Agustus 2012, masih dipegang oleh Honda. Produsen ini menguasai sekitar 62,19% pasar domestik. Dari segi volume, Honda masih tumbuh positif sekitar 8% menjadi sekitar 1,68 juta unit.
Posisi kedua dan ketiga dipegang masing-masing oleh Yamaha (30,56%) dan Suzuki (5,57%).

Oh ya, soal pasar Jawa kenapa masih cukup dominan, pernah saya tulis. Kira-kira seperti ini.
Secara umum bisa disebutkan beberapa faktor pendukung tingginya penjualan motor di Jawa. Sebut saja misalnya, daya beli konsumen yang relatif stabil. Bandingkan dengan wilayah di luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera yang digadang-gadang amat terpaku oleh fluktuasi harga komoditas.
Selain itu, gaya hidup masyarakat perkotaan di Jawa membutuhkan sepeda motor sebagai alternatif. Maklum, transportasi umum massal masih dianggap belum aman, nyaman, selamat, tepat waktu, dan terjangkau. Atau, jangan-jangan gaya hidup masyarakat perkotaan yang individualistis sehingga lebih suka jenis kendaraan yang individual seperti motor ketimbang naik angkutan kota (angkot).
Di sisi lain, bisa jadi gaya hidup gonta-ganti kendaraan mengikuti ritme produsen yang gemar meluncurkan produk anyar. Ada pameo, setiap tiga tahun ganti motor. Tiga tahun adalah rentang waktu atau tenor kredit motor. Atau, tiga tahun adalah rentang waktu kualitas prima sang kuda besi. Ada anggapan, ketika melewati tiga tahun, jika mau menjual sepeda motor bekas, harganya bakal melorot. Akh ada-ada saja. (edo rusyanto)

About these ads
9 Komentar leave one →
  1. Vyzex permalink
    26 September 2012 04:37

    Oooo
    Yg waras harus punya motor.

    Irit waktu, irit biaya.

  2. 26 September 2012 07:26

    wah jawa lbh dr 50%

  3. Ubanan permalink
    26 September 2012 13:01

    Pantesan AHM belum mau menggebrak di Sulawesi yg hanya punya demeand 6.62% dan membiarkan kompetitornya berjaya di sana.

  4. 26 September 2012 13:18

    g bahas perubahan nama dan logo toyota – daihatsu eyang
    mugkin bisa2 honda ketularan kn sama2 astra..

  5. Vioner permalink
    26 September 2012 21:58

    Jawa, pulau dengan penduduk terpadat di dunia. Bener-bener sesek deh.

  6. 27 September 2012 08:42

    jawa mendominasi mantapp

    nitip lapak mas,
    [mari bersyukur]
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/09/26/bersyukur-mesti-cuma-10ribu/

  7. Haroem permalink
    28 September 2012 17:07

    Pulau jawa paling mendominasi.. mungkin motor sebagai alternatif transportasi :D

Lacak Balik

  1. Lupromax Sukses Pecahkan Rekor Muri | ambangbatas
  2. Bersyukur Mesti cuma 10ribu « temonsoejadi | bijak.net

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.296 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: