Langsung ke isi

Kang JJ Terkesima Disiplin Lalin Jepang

18 September 2012


foto:istimewa

PENGELANA bersepeda motor, asal Indonesia, Jeffrey Polnaja, punya kesan tersendiri soal Jepang. Pria yang menunggang sepeda motor BMW R1150GS bernopol B 5010 JP itu, menaklukan aspal Jepang sepanjang 3.000 kilometer selama dua pekan.
Perjalanan di Jepang adalah rangkaian dari perjalanan keliling dunia yang diberi tajuk Ride for Peace. Kali ini merupakan penjelajahan keliling dunia seorang diri yang kedua dengan sepeda motor. Sebelumnya, 2006-2008, Jeffrey telah menaklukkan 72 negara mulai dari Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.
“Masyarakat Jepang sungguh ramah. Mereka dengan ringan tangan siap membantu siapapun yang membutuhkan,” kenang Jeffrey yang kondang disapa Kang JJ, dalam publikasinya yang saya terima, Selasa (18/9/2011). Saat publikasi ini dikeluarkan, Kang JJ sudah ada di Busan, Korea Selatan.
Jepang dijelajah pria asal Bandung, Jawa Barat itu, setelah menaklukkan kawasan liar Siberia di Rusia. Menggunakan angkutan penyeberangan laut dari Sakhalin, Rusia, Jeffrey mendarat di pelabuhan Wakkanai, Hokkaido, di utara Jepang pada 31 Agustus 2012. Dari situ, selama dua pekan, pengelana kelahiran Bandung, Jawa Barat, ini menjelajah hingga daerah Shimonosheki di selatan Jepang.
“Menurut saya masyarakat Indonesia perlu belajar dari kedisiplinan dan sikap tenggang rasa penduduk Jepang. Dulu masyarakat kita terkenal ramah, namun belakangan ini kesan itu terasa jauh,” kata dia.
Jeffrey kesengsem atas budaya masyarakat di Jepang yang tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Tidak hanya Indonesia, kata dia, bangsa Eropa juga pantas belajar dari cara orang-orang Jepang berlalu lintas. Dia mengaku, saat menunggang sepeda motor selalu diperhatikan oleh setiap pengguna mobil, bus, dan truk di Jepang. “Saya diberikan jalan ketika mereka melihat ada saya di belakang,” katanya.
Ketika berada di Jepang Jeffrey ditemani seorang penjelajah lokal bernama Shoichi Saga yang ditemuinya di Siberia. Bersama Saga, Jeffrey dikenalkan banyak sisi menarik dari Jepang yang tak banyak diketahui wisatawan. Salah satunya adalah pemandian air panas Komanoyu atau Bear Hot Spring yang terdapat di daerah Hokkaido.
Pengalaman istimewa lain yang diterima Jeffrey saat menjelajah di Jepang adalah memenuhi undangan Festival Indonesia 2012 yang diselenggarakan Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo pada 8-9 September 2012.
Selamat berpetualang Kang JJ. Semoga lancar kembali ke Tanah Air. (edo rusyanto)

About these ads
9 Komentar leave one →
  1. 18 September 2012 21:35

    Jepang emang patus jd panutan soal kedisiplinannya..

  2. ben permalink
    19 September 2012 01:32

    semoga bisa nular ke Indonesia tenggang rasa di jalan-nya…..

  3. 19 September 2012 06:59

    orang Indonesia harus berkaca pada orang Jepang..secara fisik orang Jepang dan Indo ga jauh beda tapi secara mental jauuuuh bgt.

  4. fesoy permalink
    19 September 2012 08:28

    dalam pekerjaan di kantor saya dikenalkan dengan program 5S dan Kaizen… luar biasa efeknya, mudah2an bisa juga mengaplikasikan disiplin dijalan ala Jepang..

  5. firda permalink
    19 September 2012 09:11

    “Menurut saya masyarakat Indonesia perlu belajar dari kedisiplinan dan sikap tenggang rasa penduduk Jepang. Dulu masyarakat kita terkenal ramah, namun belakangan ini kesan itu terasa jauh,” kata dia.

    kenapa yah mbah bisa gtu…..

  6. ibun permalink
    19 September 2012 11:46

    Saya pernah lihat video di youtube, bahkan ketika tsunami datang, mobil2 yg ditinggalkan di jalan bisa berderet rapi sesuai lajur, nggak ada yg melewati marka. Itu dalam kondisi darurat dan panik lho, jadi bisa dibayangkan bagaimana tertibnya mereka ketika kondisi normal. Sangat patut ditiru :)

  7. 20 September 2012 23:42

    dalam segala hal, bangsa Indonesia harus belajar banyak dr Jepang. Kedisiplinannya, semangatnya, keuletannya, keramahannya, kejujurannya n juga ketahanan mentalnya sangat luar biasa….

  8. Lody permalink
    21 September 2012 11:30

    KLo menurut pengalaman saya juga selama di JAPAN, khususnya di sekitar HIMEJI Station, Nagasaki, N KOBE. Memang di sana lebih tertib. Tetapi ada faktor yang sangat terlihat dan membedakan. Volume kendaraan di sana tidak sebanyak di Indo. N Infrastruktur pun di sana lebih aman dan nyaman.

  9. Ricard 13 permalink
    24 September 2012 13:38

    Semangat Om.!!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.296 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: