Langsung ke isi

Kali Ini TVOne Boleh Dipuji

5 September 2012

SAMBIL jaga di rumah sakit, nonton siaran televisi. Saat singgah ke saluran TVOne, ada program siaran soal kemacetan lalu lintas jalan di Jakarta, di Kabar Siang. Menarik juga nih. Ada dua topik yang saya lihat, Rabu (5/9/2012) sekitar pukul 12.30-an WIB. Bahasan bertajuk ‘Menembus Kemacetan’ itu mengulas soal keandalan sepeda motor menembus kemacetan lalu lintas jalan. Sang reporter TVOne memaparkan bagaimana si kuda besi memiliki keunggulan waktu dan efisiensi. Sang reporter juga ikut bersepeda motor. Ini dia hal pentingnya, sang reporter memakai helm. Keren. Ulasan lainnya adalah soal angkutan umum. Agar senafas, angkutan yang disoroti adalah ojek sepeda motor. Dibedah soal layanan ojek profesional yang memiliki layanan call centre dan tarif mirip angkutan taksi. "Naik ojek motor lebih cepar, perjalanan saya cuma butuh lima menit," kata sang reporter wanita, Rabu. Dia bercerita, jika naik mobil waktu yang dibutuhkan bisa berlipat-lipat dibandingkan bersepeda motor. Oh ya, sang reporter yang meliput soal ojek juga memakai helm. Gitu dong, jadi contoh buat pemirsa. Memakai helm saat bersepeda motor mutlak. Fungsi utama sebagai perlindungan diri dari fatalitas jika terlibat insiden kecelakaan lalu lintas jalan. Mau jarak dekat, sedang, atau jauh, pakai helm absolut. Kecelakaan tak pernah mengenal jarak. Sayangnya, kesadaran memakai helm masih harus ditingkatkan. Hampir di semua lini masyarakat, termasuk para selebritas. Coba saja lihat kita lihat pelanggaran mengenai helm tahun 2011. Data Korlantas Mabes Polri menunjukan pelanggaran soal helm menjadi jenis pelanggaran keempat terbesar. Tahun 2011, polisi menindak sekitar 1.300-an kasus setiap harinya. Pelanggaran helm ternyata naik sekitar 58,8% jika dibandingkan 2010. Nah, kalau televisi gencar mengabarkan soal pentingnya memakai helm saat bersepeda motor, semoga menimbulkan kesadaran di masyarakat. Setuju? (edo rusyanto)

About these ads
11 Komentar leave one →
  1. 5 September 2012 13:21

    sip ajiib…

  2. 5 September 2012 13:23

    mantab

    • 5 September 2012 13:29

      Tampaknya belajar dari kasus sebelumnya :)

      • 5 September 2012 13:30

        kapan yang lain ikutan? :D

  3. 5 September 2012 13:30

    Akhirnya ada juga yang pro sama motor

    Nitip om http://rec303.wordpress.com/2012/09/04/akhirnya-indonesia-akan-mempunyai-sirkuit-lain-selain-sentul/

  4. 5 September 2012 15:33

    sayang, didaerahku umumnya penumpang ojek tak pake helm. Tapi meskipun tak pake helm, mereka aman kalo ada operasi polisi, tapi tak tau kalo Tuhan yang melakukan operasi alias kecelakaan.

    • 5 September 2012 16:10

      Smoga ada perubahan perilaku di esok hari. Aminnn.

  5. 5 September 2012 18:59

    budayakan pakai helm saat berkendara motor

    nitip renungan mas
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/09/05/dimana-akhlak-ku-berada/

    terma kasih

  6. 5 September 2012 20:17

    helem emang krusial..

  7. Zul permalink
    5 September 2012 20:44

    Pakai helm memang harus tapi klo helm yg dikasih abang ojek bau/kotor gimana?apa kita sebagai penumpang bawa helm sendiri?

  8. 6 September 2012 15:43

    pernah satu kejadian,karna udah merasa aman tiba di tempat rekreasi(telaga ngebel)langsung maen copot aja my helmet,alhasil karena rambut gw make cat dark brown like bunga jagung,si yg empunya tempat kagak terima deh,langsung menyengat kepala(lebah/tawon),akhirnya dr yg awalnya pengen nikmatin sejuknya telaga,malah nikmatin kliyengan nahan sakit,itulah penting nya helm

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.239 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: