Langsung ke isi

Kecepatan Rata-rata Motor di Jakarta Naik 44%

22 Agustus 2012

KECEPATAN laju sepeda motor di Jakarta saat hari Lebaran ketiga, Selasa, 21 Agustus 2012, meningkat signifikan. Saya yang melaju pada sekitar pukul 14.00 WIB, mencatat ada kenaikan kecepatan rata-rata hingga 44,15% jika dibandingkan hari normal.
Ya. Jalan-jalan yang saya lintasi masih cukup lengang. Aktifitas perkantoran masih belum normal. Para pekerja masih banyak yang libur cuti bersama. Begitu juga toko-toko di pasar, masih banyak yang tutup. Hal itu saya lihat di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur dan di sekitar Jl Dewi Sartika sebelum berbelok ke Kalibata, Jakarta Selatan.
Lalu lintas jalan yang biasanya disesaki kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih, pada Selasa siang itu, terasa lengang. Waktu tempuh saya meningkat 45,21%. Bila pada saat normal butuh waktu sekitar 58,16 menit, pada Lebaran ketiga 2012 itu, cukup sekitar 40,05 menit. Wow!
Barangkali karena memang para warga Jakarta atau kota-kota di sekitarnya, Botabek, belum beraktifitas normal. Bisa jadi sebagian besar dari sekitar lima juta warga Jabotabek yang mudik, belum separuhnya kembali ke Jabodetabek. Mereka masih merajut silaturrahim dengan sanak family di kampung halaman.
Jakarta memang unik. Sekalipun berpenduduk sekitar 9,7 juta jiwa, jumlah kendaraannya lebih banyak.

Setidaknya, pada akhir 2011, ada sekitar 9,8 juta sepeda motor dan sekitar 2,5 juta mobil. Sedangkan jumlah pergerakan orang di Jakarta setiap harinya mencapai 40 juta pergerakan. Nah, sebagian besar memanfaatkan kendaraan pribadi untuk bermobilitas, terutama sepeda motor. Praktis, kemacetan lalu lintas jalan menjadi santapan sehari-hari di kota berusia 484 tahun tersebut.
Ada yang berseloroh di media sosial, untuk mengurai kemacetan di Jakarta gak perlu gubernur andal, cukup ada Lebaran saja. Hemmmm….(edo rusyanto)

About these ads
5 Komentar leave one →
  1. 22 Agustus 2012 00:49

    ;-)

  2. fitready permalink
    22 Agustus 2012 04:47

    Kalo lebarannya keseringan malah gak asyik eyang…

  3. 22 Agustus 2012 06:44

    makin bahaya

  4. 22 Agustus 2012 07:26

    Seandainya jalanan jakarta terus seperti itu, tapi kesadaran akan aturan dan penegakannya lemah, saya yakin kecelakaan akan semakin tinggi.

  5. 22 Agustus 2012 11:35

    sayangnya akan berakhir sebentar lagi

    http://extraordinaryperson.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.297 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: