Honda Makin Gemuk di Jawa
SEBUTAN ‘Honda’ untuk sepeda motor cukup populer di beberapa wilayah di pulau Jawa. Mirip dengan sebutan ‘Aqua’ untuk air minum dalam kemasan (AMDK). Apapun mereknya, ketika membeli AMDK, konsumen menyebutnya ‘Aqua’.
Balik lagi soal sepeda motor. Ternyata, pada semester pertama 2012, Honda yang dibesut PT Astra Honda Motor (AHM) kian menggelembung. Penguasaan pangsa pasarnya kian gemuk. Bahkan, untuk tiga tahun terakhir, raihan per akhir Juni 2012 merupakan tonggak tertinggi baru.
Januari-Juni 2012, Honda mengantongi pangsa pasar 62,02%. Sebuah torehan tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Sekadar menyegarkan ingatan kita, pada semester pertama 2010, market share Honda masih sekitar 48,20% dan setahun kemudian naik menjadi 55,98%. Kini, pada semester pertama 2012, tambah gemuk lagi menjadi 62,02%.
Dari segi volume penjualan, pada semester pertama 2012, Honda mampu mendongkrak penjualan di Jawa sebesar 10,05% menjadi 1,29 juta unit. Maklum, pada periode sama 2011, volume penjualan Honda baru menyentuh 1,17 juta unit. Angka itu membaik jika dibandingkan setahun sebelumnya yang sekitar 993 ribuan unit.
Ya. Honda mampu menggelembungkan pangsa pasarnya karena kompetitor utama, yakni Yamaha, justeru melemah. Volume penjualan Yamaha anjlok sekitar 19,55% menjadi 646 ribuan unit. Praktis, penguasaan pangsa pasarnya pun ikut melorot. Jika pada semester pertama 2011 masih bertengger di 38,22%, kini tinggal sekitar 30,95%.
Sementara itu, pemegang posisi nomor tiga, yakni Suzuki, punya kabar menggembirakan. Produsen yang mengandalkan produk motor Satria FU itu, mampu meningkatkan volume penjualan hingga 18,43%, yakni menjadi 113 ribuan unit. Otomatis, pangsa pasarnya pun ikut terkerek naik, yakni dari 4,54% menjadi 5,41 %.
Secara keseluruhan, volume penjualan motor para anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) di Jawa melemah tipis 0,66%. Pada semester pertama 2011, volume penjualan di Jawa mencapai sekitar 2,10 juta unit, sedangkan saat ini sekitar 2,09 juta unit.
Kontribusi pasar Jawa terhadap total penjualan sepeda motor di Indonesia menyentuh angka 55,84% per akhir Juni 2012. Saat itu, total volume penjualan motor di Indonesia sekitar 3,7 juta unit. Oh ya, kontribusi Jawa ternyata membaik jika dibandingkan periode sama 2011 yang sekitar 51,65%. Pasar Jawa masih menjanjikan? (edo rusyanto)






strategi Yamaha yg terlihat all-out di kelas entry level injeksi akankah berbuah manis seperti tahun 2004 saat all-out maen di matic dengan Mio-nya ?
honda all aout di 2011 dan gk lama langsung kelihatan hasilnya..
yamaha udh all out tp kok jalan di tempat???
eh mksd saya jalan mundur??
smakin tinggi bc fby
makin tinggi mms honda..
santai aja bos, yamaha kan cuma bersandiwara aja.
aslinya dari dulu yamaha selalu menang.
klo ga percaya tanya aja sama blogger sebelah.
Sandiwara atau becanda bro?
udah tengah tahun masih main-main… ntar malah kebablasan..
akhirnya bilang kalo “kita masih menyimpan senjata-senjata buat 2013″
wlakakakakaak
di kota-kota kecil dan blm banyak makai internet, biasa honda lebih unggul.
beli motor masih katanya dan berdasarkan silsilah
Bulan Mei kemarin beli vario 125, Juli ini supra helm in fi. Mungkin paket speedy 2mb di rumahku kurang buat internetan ya? Kok belinya Honda semua.
hahahha… mikir dulu sblom ngomong
jawa itu paling tinggi akses internet.. knapa honda menang??
yamaha cm ngandalkan sulawesi, yg nota bene msh jauh di bawah jawa atau sumatra dlm hal akses internet..
justru ymha menang krn iklan lebay di tv dan disukai anak muda yg alay…
yg berpendidikan itu selalu santun saat berkendara..
Keliru om
Justru di daerah yg pelosok lebih banyak laku yamaha
Lihat tuh di sulawesi
knp di sulawesi yamaha yg menang ya?
Penetrasi dealer honda kurang ke daerah di sulawesi.
Yamaha menangnya di kabupaten seperti bulukumba atau pare-pare.
Klo di kota besar seperti makassar, tetep honda juga.
Cocok buat demo mahasiswa yg anarkis…….
SI PARTO dalang dari semua BC…
ngomong ngelantur… ga baca judul… ga baca itu JAWA…
“DJAWA ADALAH KOENTJI” bro…
lagian apa hubungannya… udah BC, ga nyambung loe tOK…TOk…
FBY galau..
xixixii
Naiknya DP pengaruh juga kah ?
pasti ada pengaruh, hanya saja soal besar kecilnya pengaruh tadi blm tahu persis.
makmur
Orang Jawa semakin bodoh dan dan semakin tertinggal informasi, semakin merem internet, serta makin fanatik buta. mengapa? Tanya saja pada FBY , Seperti yang terhormat Bpk. Drs. Parto, S.H. itu.
GUA ORANG JAWA MAU APA LOCH, LAU ADA GUA REMES LOOCH…….
oalah mas ngatain orang jawa pada tolol ketinggalan informasi segala lah………………….
Kalo honda meraih semua ini,butuh waktu yang panjang buat produknya dikenal dan ditrima dimasyarakat,kalo merasa iri akan keberhasilan honda bukanya dengan ngatain konsumen bodohlah,tapi berilah konsumen kepuasan.
Ingat konsumen gak semuanya butuh motor kenceng,konsumen bijak lbh memilih motor yang serba guna dalam menunjang aktifitas sehari2.
ini temennya SI PARTOK noh…
kaya dia update sendiri aja…
main SARA lagi loe…
yang gini nih penyusup nih…
ga usah bawa suku borrrrr….
FBY Sompret loe….!!!!
Honda memang deh tiada 2 nya !KERENNNN … SUKSES HONDA
Ahhhh kauuu itukan hanya sandiwara ….. masa yamaha dari pangsa pasar 45% bisa turun menjadi 38% dan turun lagi menjadi 30% ….ngak mungkin lha , pasti yamaha sedang sandiwara, mereka tuh sekarang sudah tidak tertarik untuk jualan tinggi2 : mereka mau relaks biar bisa melayani konsumennya hihihihi
modus loe…
alesan … mana ada yang ga mau jualan tinggi bro…
yang aneh aneh aja bero yang satu ini…
Yang bener Yamaha ntuh ga sanggup lagi meladeni Gencaran Honda…
lho kan yamaha turun kan cuma sandiwara aja.
klo gak percaya tanya aja sama blogger sebelah
@NOONK & black2an
===================
Karena itulah, silakan tanya ke FBY, karena merekalah yang selalu ngomong kalau konsumen honda itu hanya mengandalkan fanatisme, tidak mengikuti perkembangan dsb. Silakan dibaca komen Drs Parto, SH di atas. Kalau saya hanya senyum saja dengan komen para FBY seperti itu, karena honda meraja di mana-mana kecuali Sulawesi.
FBY Gila ga usah didengerin Bro…
yang gitu kalo komen ga pake otak bro…
ya kalo mau nanya bener tuh… dia SI PARTOK temennya KOMENG udah meneliti bahwa orang konsumen Honda ga update…
ang ga update tuh tehnologi Motor Yamaha tuh… cuma gonta ganti model aja…wew
Iklan Jupiter Z1 kalau gak slah ada lagi kata-kata “YANG LAIN SEMAKIN KETINGGALAN”. Kayaknya YIMM masih belum nyadar kalau iklan negatf seperti itu berimbas buruk pada imejnya sendiri. Atau menganggap kesuksesannya di tahun 2008/2009 karena iklan-iklannya yang berbau BC seperti itu. Kalau memang ya, tunggu saja iklan-iklan BC berikutnya segera muncul. Inikah bukti bahwa konsumen yamaha semakin cerdas?
Kalo gitu eyang dedi miswar sama om didi petet akan muncul lagi dong.
ye pada kepanasan puasa-puasa gini.
jawa kan ada jakarta, jabar, banten, jateng, jatim, data aisi kalian mana?
lihat aja daerah irian, honda yg menang
iklan revo yg kesmber petir samapi di atap rumah loe gak singgung, beat 73/1 yg jelas hoax loe gak ngomongin.
sales kayak gini mah biasa.
kayak debat “motor makin panas makin kenceng” ilmiah nya dari mana?
lha kenapa waria eh pario di kasih pendingin cairan, bukan nya bikin dingin
nih contoh nyata, teman punya tiger baru 2 tahun udah turun mesin, mesin nya awet ya (bilangnya), gak salah tuh, ya jelas lah wong ganti sparepart baru semua.
kalo orang cerdas ngomong di dengerin tuh , ada yang ngerti ngak apa yang di omongin ? …lihat tuh gelarnya bederet
kenapa mesti ganti nickname!!
loe sales lama lah, yg sering mobdar mandir komen.
kemarin bahkan ada yg bikin “CERPEN”, terus ada yg ngaku konsumen potensial “tau nya sales nyamar” eh! malah keceplosan dagang vario ngorok.
Drs masih ditambah SH lagi,,,,,,,,,,,
Hebat beli berapa pak De ijasahnya……..
lihat aja grafih honda setiap tahun di jawa melesat jauh,kalau lihat di grafik yamaha setiap tahun semangkin menurun aja,gimana mau nyaingin deh,perbedaan nya banyak banged
Black Campaign FBY tentang Feature Bletak pada Honda Beat ternyata malah membuat Market Share Honda Beat VS Mio naik dari 52% menjadi 67% …
bnyk iklan BC yg tdk terbukti sih makanya H makin melesat penjualannya…..