Langsung ke isi

Coblos Saja Yang Kita Suka

11 Juli 2012

PAGI yang cerah. Pesta demokrasi pun dimulai. Hari bersejarah, pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta.
Sejarah baru karena sepanjang yang saya ingat 50 tahun terakhir, baru pada pilkada 2012, ada enam calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub). Sejarah baru karena ada dua calon independen alias nonpartai.
Ya. Rabu (11/7/2012) sekitar pukul 08.30 WIB, saya mendatangi tempat pemungutan suara (TPS). Suasana sudah ramai oleh warga yang ingin menyalurkan hak suaranya. Warga yang sadar arti demokrasi. Tak lebih dari 20 menit nama saya dipanggil petugas TPS yang memakai ‘seragam’ kaos putih. Langsung masuk bilik, coblos yang dianggap paling maknyus, tak lebih dari lima menit. Siapa tuh?
Enam pasang cagub/cawagub DKI Jakarta 2012-2017 memiliki latar belakang berbeda. Ada yang birokrat. Gubernur incumbent DKI Jakarta, yakni Fauzi Bowo dengan pasangannya Nachrowi Ramli. Pasangan itu diusung oleh Partai Demokrat.
Lalu, Gubernur Sumatera Selatan, yakni Alex Noerdin dengan pasangannya Nono Sampono yang pensiunan jenderal. Pasangan ini didukung partai Golkar.
Birokrat lainnya, Joko Widodo yang Walikota Solo. Dia berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mantan bupati. Joko Widodo disokong PDIP dan Gerindra.
Tiga pasangan lainnya adalah Hidayat Nurwahid dan Didik J Rachbini. Duet mantan ketua MPR RI dan cendekiawan yang dekat dengan dunia usaha itu, diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Nah, dua pasang yang memilih jalur independen adalah Faisal Basri-Biem Benyamin dan Hendardji-Ahmad Riza. Hadirnya dua pasang independen ini mencerminkan lunturnya kesukaan pada partai politik. Inilah sejarah baru bagi pilkada Jakarta.
Warga Jakarta memiliki alternatif calon yang komplet. Enam jutaan suara bakal mengalir kepada yang dianggap sesuai hati nurani. Bukan lantaran bujuk rayu. Saya suka yang peduli dengan keselamatan jalan. Figur yang mau bekerja demi lalu lintas jalan yang lebih humanis. Termasuk membangun transportasi publik yang aman, nyaman, selamat, tepat waktu, dan terjangkau. Figur yang mau jadi tauladan pentingnya keselamatan di jalan.
Pilihan sesuai rencana program yang dianggap pas dengan harapan sang pemilih. Walau, kadang rencana tinggal rencana. Program tinggal program. Jangan pilih yang seperti itu. (edo rusyanto) http://edorusyanto.wordpress.com

About these ads
16 Komentar leave one →
  1. nubi permalink
    11 Juli 2012 10:36

    Nice

  2. kong firman permalink
    11 Juli 2012 10:53

    Coblos 2 pasangan,bole kan?? :D

    • 11 Juli 2012 11:00

      Coblos saja, hihihi :) )

  3. 11 Juli 2012 11:38

    Jangan salahkan korupsi jika kita masih melegalkan mereka untuk korupsi melalui PEMILU!

    • 11 Juli 2012 11:49

      Smoga koruptor dibersihin oleh KPK.

  4. Raden Mas Kenceng permalink
    11 Juli 2012 15:17

    Semoga saja nanti gubernur terpilih nepatin janji-janji manisnya…

    • 11 Juli 2012 16:14

      Harapan kita semua, terjadi perbaikan dan peningkatan kesejahteraan. Amin.

  5. 11 Juli 2012 16:14

    mantepppp…
    ijin menyimak dan nitip tulisan mas,
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/07/10/ayah-jangan-ambil-tanganku/

    terima kasih..

  6. 11 Juli 2012 17:15

    kalo pilih salah satu, trus ditengah jalan ternyata korupsi juga, apa yg milih bisa dimintai pertanggung jawaban minimal secara moral ?

    nitip om..
    http://boerhunt.wordpress.com/2012/07/11/pajak-progresif-tabel-pajak-progresif-propinsi-sumatera-dan-jawa/

    • 11 Juli 2012 19:28

      Semoga pemimpin baru terpilih memiliki sifat yang amanah, jujur dan yang terpenting dia ” TAHU ”
      TAHU JAKARTA BERANTAKAN
      TAHU JAKARTA KUMUH
      TAHU RAKYAT JAKARTA BANYAK YANG MISKIN
      TAHU BANYAK PEMUKIMAN TIDAK LAYAK HUNI
      TAHU JAKARTA GERSANG DAN TIDAK ADA TAMAN BERMAIN
      DAN TAHU-TAHU YANG LAINNYA
      Semoga Doa Kami terkabul untuk memiliki pemimpin yang seperti diatas ,,, Amiinnn

      Kalau tidak ingin korupsi merajalela, cobalah untuk meningkatkan pasif income disini ..
      http://takeitme.blogspot.com

      Salam Sukses Jakarta

  7. xsal permalink
    11 Juli 2012 21:26

    Warga jakarte… Banyak yg bawel macet… Banjir… Gak aman… Giliran ada kesempatan untuk merubah… Malah wisata keluar kota… Golput 37%… Bah.. Mau enak tapi gak peduli…

  8. 12 Juli 2012 07:51

    kemaren dateng ke tps tapi gak nyoblos, cos saya apatis paling birokrat yg menang… eh gak disangka mas Jokowi menang :D

  9. 12 Juli 2012 08:36

    wah ane gak nyoblos eyang,..ane libur :mrgeen:

    • 12 Juli 2012 08:51

      Enaknya yg libur.

  10. 12 Juli 2012 10:36

    Ane KTP di Depok, tapi cari Uang Di Jakarta, Ane terime siapapun GUBERNUR nye, yang penting bisnis ane Lancar..Bos..! he…:) http://www.biro-jasa.org

  11. purwatiwidiastuti permalink
    12 Juli 2012 14:16

    joko wi

    purwati
    http://purwatiwidiastuti.wordpress.com
    http://purwatiyogya.wordpress.com
    http://purwati-ningyogya.blogspot.com
    http://purwatining.multiply.com

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.239 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: