Langsung ke isi

Pentingnya Jas Hujan

31 Mei 2012
tags:


HUJAN deras belakangan ini mengguyur Jakarta. Banyak pemotor yang memilih berteduh ketimbang menerabas hujan deras. Ada yang berteduh di halte bus, ada yang berteduh diemper pertokoan, dan ada yang di kolong jembatan.
Saat hujan mengguyur Jakarta, Rabu (30/5/2012) siang, pemandangan seperti di atas dengan mudah saya temui. Termasuk para pemotor yang memilih menerabas hujan. Ada yang memakai jas hujan, tapi ada juga sedikit yang nekat. Tanpa jas hujan.
Karena itu, tak ada salahnya jika kita senantiasa membawa jas hujan saat berkendara. Terutama di musim penghujan. Walau, dalam situasi cuaca saat ini kadang tak bisa diterka kehadiran sang hujan. Setiap saat bisa saja dia datang.
Nah, soal jas hujan, sebaiknya memang kita memakai jas yang tidak terlalu mengganggu saat berkendara. Umumnya yang menjadi favorit adalah jas hujan yang terbagi atas dua bagian, yakni bagian atas dan bagian bawah berupa celana. Jas hujan model seperti ini dianggap yang paling nyaman.
Memang ada jenis jas hujan ponco. Jenis ini tidak terbagi atas dua bagian. Jas hujan ini menutup bagian atas dan sebagian kaki sang pemakai. Bagian bawahnya membesar menyerupai jubah. Repotnya, jika cara memakainya tidak hati-hati, jubah bagian bawah itu melambai-lambai ditiup angin saat kita berkendara. Seorang teman menyarankan agar saat memakai jas hujan jenis itu, bagian bawahnya diduduki sehingga tidak melambai-lambai. Walau, bagi saya, jenis jas hujan yang terbagi dua bagian, yakni atas dan bawah, merupakan pilihan yang layak untuk pemotor. Ada yang punya pengalaman untuk dibagi? (edo rusyanto)

About these ads
24 Komentar leave one →
  1. 31 Mei 2012 00:06

    malah belum punya mbah, ujan nekattttt
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/05/31/yamaha-new-jupiter-mx-vs-honda-cs-1-kenceng-new-jupiter-mx-gan-d/

    • 31 Mei 2012 00:10

      Kedinginannnn….

      • 31 Mei 2012 13:44

        nekatttt, dah sering 2 jam keujanan

    • 31 Mei 2012 19:40

      Bener Om
      Jas hujan wajib buat biker.

      mumpung bahasannya jas hujan, ane numpang lapak nih Om..
      http://jualanjashujan.wordpress.com/2012/05/17/jas-hujan-lokal-kualitas-internasional-3/

  2. 31 Mei 2012 00:12

    mangtraaf f ,absen dini hari

    BEtul,walawpun cm yg 30rb’an
    http://wahyuvixi.wordpress.com/

    • 31 Mei 2012 00:17

      Supaya gerak manuver lebih luwes dan memperkecil risiko…amin.

  3. 31 Mei 2012 00:23

    saya kalau pake yang model celana musti sobek terus… :(

    New Ninja 250
    http://motoroda.wordpress.com/2012/05/30/new-ninja-250-segera-hadir-takut-lawan-cbr-atau-menurunnya-image/

    • 31 Mei 2012 00:26

      ‘Penyakitnya’ memang disitu bro, saya juga pernah. Ganti deh.

  4. 31 Mei 2012 06:48

    Rekomen g setelan atas bawah..kl yg model batman bahaya walaupun bisa di dudukin tp kdng saat di jalan gak sadar jas hujan sudah melambai :D .

  5. 31 Mei 2012 07:26

    ada referensi jas ujan awet ? gw bli yg 30-40rban, tiap 6-8 bulan pasti ada yg sobek. Mungkin karena getas kali yah ditaroh di bagasi jok

    • irwan permalink
      31 Mei 2012 08:43

      kalo ane , jas hujan yang mahaL pasti awet , diatas nominal 100ribuan masbro ,,

  6. zaqlutv permalink
    31 Mei 2012 07:34

    mo musim panas ato musim hujan, jas hujan selalu terlipat rapi di tankbag.. tapi yang sering kepake celananya aja kalo cuma gerimis.. kecuali hujan deras baru atasannya dipake juga.. :D

  7. ibun permalink
    31 Mei 2012 09:54

    dulu saya pernah iseng2 ngitung, dari 10 rider cewek, cuma 3 yg pake jas hujan ketika hujan turun, lainnya nekat basah2an. Dari 10 rider berseragam sekolah SMU (cowok+cewek), nggak ada yg pake jas hujan, basah2an semua. Kalo rider cowok selain SMU (non seragam) rata2 pake jas hujan. Ada yg tahu kenapa? :)

  8. 31 Mei 2012 10:23

    waktu pake Tirev saya selipkan 2 stel jas ujan di sebelah kanan dan kiri bodi.. dipaksain masuk sih.. tapi yang satu karena nempel di kiprok jadi aja bolong meleleh.. nah ini salah satu alasan yang pake motor sport males bawa jas ujan… ga ada bagasinya!!!

  9. Joko permalink
    31 Mei 2012 12:48

    Apa gunanya jas hujan kalau celananya masih basah? Sampai yg harganya 150rb sekalipun, tetep bocor. Jadi pakai yg 2 pieces + ponco. Sejauh ini aman kok.

  10. ikhwanalim permalink
    31 Mei 2012 14:32

    yang jadi dua bagian atasan ma celana, lebih nyaman. tapi ribet make’nya. tapi demi kenyamanan, mending pake yg ada celananya deh.. :d

    • 31 Mei 2012 14:35

      Keselamatan masih menjadi prioritas kita. Mantabsss…

  11. 31 Mei 2012 14:40

    penting banget bawa jas hujan, yang plastik fleksibel bagus banget, 70 ribuan cuma tapi ga kemasukan air kayak parasut. terkadang bisa jadi ganti jaket buat boncenger :)

    bagusnya sih givi tapi 300 ribuan :(

    • 31 Mei 2012 14:45

      Untuk keselamatan dan kenyamanan sih ok aja yah bro. Salam.

  12. anggiwirza permalink
    31 Mei 2012 19:27

    cover sepatu penting juga om, untuk yang berbetis besar dan gak cukup pake ap boots :D

    tapi ya tetep gak muat dikit betisnya tapi daripada pake sendal :D

  13. 1 Juni 2012 05:47

    Saya suka pake dua eyang satu yg pocong tapi terbuat dari kain perasit

  14. 1 Juni 2012 10:45

    ijin menyimak dan nitip artikel mas
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/06/01/siapakah-bidadariku/

    terima kasih

  15. eko354 permalink
    5 Juni 2012 07:52

    Model ponco kurang aman Mbah. Saya pernah liat biker bebek di sekitar Jl. Diponegoro Jakarta hampir jatuh krn ujung ponconya masuk ke rantai.

    Saya pakai yg model setelan (2 pieces), tapi ya itu, seperti kata teman2 di atas, selangkangan celana selalu bocor. Sampe saat ini belum nemu yg nggak bocor. Udah nyobain 4 merek dari harga 70 ribu sampe 150 ribu, semua masih bocor.

    Ada rekomendasi merk yg gak bocor?

    • atep permalink
      18 Februari 2013 11:16

      bila ada yang berminat jas hujan goretex model kangguru hubungi saya 081802130452 a.n atep nawawi atau email ke f2944wt@gmail.com. COD Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.296 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: