Pasar Motor di Jawa Menggeliat
PENJUALAN sepeda motor di Indonesia masih cukup potensial. Secara umum, populasi sepeda motor saat ini ditaksir ada 69 juta unit, sedangkan populasi penduduk sekitar 240 juta. Para pabrikan pasti melihatnya sebagai peluang.
Penyebaran penjualan sepeda motor Indonesia ternyata masih dominan di wilayah Indonesia bagian barat. Maklum, jumlah penduduk di Jawa dan Sumatera masih paling tinggi. Selain, tentu saja daya beli penduduk di kedua pulau tersebut relatif cukup baik.
Nah, untuk periode Januari-April 2012, Jawa masih menjadi tumpuan penjualan para pabrikan. Lima anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) yang kini masih aktif, menempatkan Jawa sebagai prioritas.
Pada empat bulan pertama 2012, Jawa berkontribusi sekitar 1,38 juta unit dari total 2,57juta unit. Artinya, pangsa pasar motor Jawa sebesar 53,88% dari total pasar motor nasional.
Seksinya pasar Jawa kian diperkuat dengan fakta bahwa untuk empat bulan 2012, pangsa pasar Jawa meningkat dibandingkan periode sama 2011. Maklum, pada empat bulan 2011 pangsa pasar Jawa sekitar 52,71%. Apa yang membuat penjualan di Jawa meningkat?
Sekadar meraba-raba. Penduduk Jawa merupakan yang terbesar di seluruh wilayah Indonesia. Hampir sekitar 57% penduduk Indonesia ada di Jawa, atau sekitar 136 juta lebih ada di pulau yang menjadi pusat pemerintahan Indonesia itu. Soal daya beli praktis masih cukup baik mengingat pusat ekonomi ada di Jawa. Faktor lain tentu saja soal distribusi. Mengingat pusat produksi sepeda motor semuanya di Jawa, distribusi ke daerah pemasaran tentu saja menjadi lebih cepat dibandingkan ke wilayah lain. Tentu ada faktor lain, seperti kondisi angkutan umum yang belum maksimal sehingga masyarakat memilih kendaraan pribadi.
Sumatera Melemah
Kebalikan dari Jawa, wilayah Sumatera justeru menorehkan penurunan pangsa pasar. Jika pada Januari-April 2011, kontribusi wilayah ini sekitar 26,36%, kali ini anjlok menjadi 23,35%.
Dari sisi volume, penjualan sepeda motor di Sumatera anjlok lebih dalam dibandingkan Jawa. Per akhir April 2012, volume penjualan di Sumatera sekitar 600 ribuan unit. Padahal periode sama 2011, sekitar 712 ribuan unit.
Entah ada faktor apa sehingga penjualan motor di Sumatera melemah. Kondisi serupa juga dialami Sulawesi dan Maluku-Papua.
Di Sulawesi, penjualan turun sekitar 2,06%, sedangkan di Maluku-Papua merosot sekitar 12,86%.
Di luar Jawa, wilayah yang mencatat peningkatan adalah Kalimantan (2,96%) dan Bali Nusa Tenggara (2,37%).
Secara nasional, penjualan sepeda motor menurun tipis, yakni sekitar 5,01%. Jika pada Januari-April 2012 masih sekitar 2,7 juta unit, kali ini sekitar 2,57 juta unit.
Oh ya, catatan menarik justeru ditorehkan oleh pertumbuhan ekspor. Empat bulan pertama 2012, jumlah ekspor motor Indonesia melonjak 90,98% menjadi 23 ribuan unit. Ya. Pasar ekspor masih belum begitu memikat para produsen motor. Maklum, selain pasar domestik masih cukup tinggi, para prinsipal pabrikan disini juga memiliki pabrik di wilayah lain. Mereka sudah hafal kondisi pasar Indonesia. (edo rusyanto)






jawa kok ga jenuh-jenuh ya…moncer terus…
Suzuki Yang mBingungi.
http://motoroda.wordpress.com/2012/05/28/satri-fu-pink-bukti-anomali-di-tubuh-suzuki/
Kemunduran sumatera disinyalir karena ini.
http://motoroda.wordpress.com/2012/05/29/musim-hujan-turunnya-market-share-sumatera/
Nice info kang
Sumatra siapa penguasa kang?
Honda masih dominan di Sumatera bro. Salam.
Pak Edo, gimana kalo yg jawa di pisah jadi 5 “berdasarkan merk”, (banten, jabar, jakarta, jateng, jatim) biar tau jelas daerah mana pasar merek tertentu yg banyak terjual.
Usulan yg menarik. Makasih bro. Salam.
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/05/29/kiayi-para-pelacur/
sip tenan
. iklan gan
http://pertamax7.wordpress.com/2012/05/29/tmcblog-dan-iwb-blog-muncul-iklan-aneh-bingung/
jawa makin padat berisi..
yamaha menguasai sulawesi 60% …kirain hebat tapi ternyata , pangsa sulawesi 7% doang …kecil banget yah padahal pulau nya besar …. lihat tuh bali pulaunya sepitik tapi bisa 3,8% …mau tahu siapa penguasa share di bali ???? … hehehehe …siapa hayo ?