Langsung ke isi

Jangan Ulang Kasus Tugu Tani

13 Mei 2012

MASIH ingat kasus Tugu Tani, Jakarta, 22 Januari 2012? Ya. Sembilan pejalan kaki tewas diseruduk mobil. Tiga orang lainnya luka parah. Miris.
Hampir di seantero kota Jakarta, pejalan kaki menjadi puritan di jalan raya. Masyarakat kelas tiga, setelah pesepeda dan pemotor. Raja jalanannya masih si roda empat atau lebih. Siapa yang peduli terhadap pejalan kaki?
Betul. Diri sendiri para pejalan kaki. Fasilitas publik bagi pejalan kaki sudah disediakan. Ada trotoar jalan, ada jembatan penyeberangan orang (JPO), dan zebra cross untuk menyeberang jalan. Walau, ”Ada juga pejalan kaki yang berjalan sembarangan,” papar Glenn, pengelola akun twitter @jalankaki, saat berbincang dengan Oto Blogger Indonesia (OBI), di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/5/2012) pagi.
Perbincangan mengalir rileks dalam Kombi ke-5, OBI. Kombi adalah sebutan untuk ajang diskusi informal yang digelar OBI secara rutin. Tujuannya, untuk menambah wawasan dan saling bertukar pikiran.
Selain Glenn dan saya, anggota OBI yang hadir adalah bro Adhi, bro Henry, bro Mitra, bro Azdi, bro Arief, dan bro Jamin. Dan, belakangan menyusul adalah bro Ardy. Diskusi digelar sambil menelusuri trotoar jalan di sekitar Rasuna, Kuningan. Sebagai pamungkas, kami makan siang di kantin Nyi Ageng Serang, persis di belakang Pasar Festival, Kuningan. Lezat.

Trotoar Nyaman

Budaya jalan kaki di masyarakat kota Jakarta masih minim. Banyak trotoar jalan yang sepi peminat. Sampai-sampai akhirnya dipakai untuk berjualan atau tempat parkir.
Bagi Glenn, kebiasaan jalan kaki mestinya menjadi alternatif masyarakat kota. Selain hemat, juga ramah lingkungan. Asal saja, trotoar jalannya juga aman, nyaman, dan selamat.
Pria yang mengaku kerap berjalan kaki itu menganggap pentingnya menyediakan trotoar yang nyaman. Salah satu jurus yang diusulkan adalah melibatkan kalangan swasta pengelola gedung pencakar langit di Jakarta untuk berpartisipasi. ”Misalnya, mereka merawat trotoar yang ada persis di depan gedung mereka, dibikin nyaman dan indah,” tutur Glenn. Dia merujuk pada indah dan nyamannya trotoar jalan di kota Singapura. Bersih dan nyaman untuk jalan kaki.

Gairah untuk berjalan kaki dalam aktifitas sehari-hari di Jakarta, ditularkan oleh Glenn lewat jejaring sosial twitter @jalankaki. Selain itu, dituangkan dalam blog http://jalankakijakarta.wordpress.com. Sasarannya adalah kalangan menengah atas agar peduli lingkungan. ”Gerakan moral kami sebarkan lewat twitter, kami berpikir jejaring tersebut bisa menjangkau sasaran kami,” sergah dia, seraya menyantap pecel lele dan minum segelas teh es manis.
Dia bersama pakar tata kota, Marco Kusumawijaya, pada November 2011 membentuk wadah gerakan moral dalam @jalankaki tadi. Menurut dia, saat ini, sudah ada tren masyarakat memperhatikan gerakan jalan kaki.”Media juga sudah ikut mendongkrak citra jalan kaki dengan mengulas di karya jusrnalistiknya,”tutur Glenn.
Selain kenyamanan, keselamatan pejalan kaki juga penting. Walau, para pejalan kaki sendiri juga perlu terus waspada saat di jalan. Jangan sampai kasus Tugu Tani terulang.(edo rusyanto)

About these ads
18 Komentar leave one →
  1. 13 Mei 2012 00:19

    semoga tidak terulang
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/05/13/knalpot-honda-tiger-di-yamaha-byson-racun-baru-nih/

  2. 13 Mei 2012 03:28

    siip

  3. 13 Mei 2012 05:02

    Selamat pagi eyang apakabar? Sehat selalu doaku buat eyang sekeluarga dan di berikeselamatan dan di mudahkan rezekinya dan di jauhkan dari orang-orang yg zhalim amin.

    • 13 Mei 2012 10:33

      Aminnnn

  4. 13 Mei 2012 05:22

    Lagi-lagi kecelakan

    http://m.detik.com/read/2012/05/13/044120/1915843/10/jelang-subuh-4-kecelakaan-warnai-jakarta-dan-sekitarnya

  5. 13 Mei 2012 13:02

    mending urip nang ndesa.
    Ayem tentrem, jalanan tdk terlalu rame.
    Ayo podo mulih ndesa

  6. 13 Mei 2012 13:16

    nitip artikel mas
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/05/13/putri-sholehah-itu-seperti-apa-sih/

    terima kasih

  7. 13 Mei 2012 19:55

    Jalan kaki menyehatkan..tp kasus tugu tani memang bisa menjadi momok..mudah2an ada kepedulian lebih utk pejalan kaki

    Nitip om
    http://boerhunt.wordpress.com/2012/05/13/tragedi-sukhoi-kenapa-disebut-black-box-kotak-hitam-padahal-berwarna-orange/

    • 13 Mei 2012 19:59

      Aminnn

  8. goeh80 permalink
    14 Mei 2012 07:24

    alhamdulillah trotoar di depan tempat kami bekerja, di pelihara oleh perusahaan, jadi nyaman dan aman

    • 14 Mei 2012 08:14

      Wah kerennn perusahaannya. Patut dicontoh nih.

  9. 14 Mei 2012 07:52

    saya pilih jalan kaki sekitaran rumah :D , sepi dari motor, apalagi mobil :P

    • 14 Mei 2012 08:15

      Mantabssss…kebiasaan kerennn. Dua jempol.

  10. JAR HEAD permalink
    14 Mei 2012 08:59

    wah para penggiat RSA…maju terus yah….

  11. JAR HEAD permalink
    14 Mei 2012 08:59

    susah mbah…selain gak aman…juga gak aman dari kriminalitas……

    • 14 Mei 2012 09:06

      harus terus dibenahi tuh, ayo dinas pu, dinas tata kota, dinas perhubungan, dan kepolisian ri, bikin warga kota lebih aman, nyaman, dan selamat dong.

  12. green monster permalink
    14 Mei 2012 14:10

    Skrg sudah berkurang lahan pejalan kaki jauh sekali mbah, terutama di jkt, sudah diserobot pedagang kaki lima, kendaraan parkir.

    Perlu diingat juga mbah, selain bikers yg suka naik trotoar, penyakit kronis terbesar buat pejalan kaki adalah pedangan kaki lima seenak udelnya. Jgn alasan wong cilik cari makan langtas melanggar hak pejalan kaki?

    Jadi, tanyaken knapa??/

  13. 14 Mei 2012 15:05

    apakah ada pembahasan untuk sisi edukasi bagi pejalan kaki? edukasi dimaksud sesuai yang diatur di UU 22/2009, krn masih banyak pejalan kaki yang tidak menggunakan fasilitas yang ada, spt JPO.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.239 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: