Walah, si Burung Biru 350 Kali Kecelakaan Setahun
BANYAK diantara kita yang pernah memakai taksi sebagai alat transportasi.
Angkutan umum ini dianggap lebih nyaman karena memprioritaskan privasi penumpang. Ada pendingin udaranya pula.
Di Jakarta, ada puluhan taksi yang wara-wiri mencari penumpang. Sebagian besar memakai mobil sedan, walau ada yang memilih multi purpose vehicle (MPV). Untuk jenis yang terakhir, jumlahnya minoritas.
Konsumen harus merogoh kocek lebih dalam saat menggunakan taksi dibandingkan bus kota. Sistem argo di taksi setimpal dengan layanan yang disodorkan. Sekadar gambaran, untuk jarak tempuh tak lebih dari 10 kilometer, penumpang harus membayar sekitar Rp 30 ribuan. Coba bandingkan dengan bus kota yang cukup Rp 4.500 per orang, sudah keliling separuh Jakarta.
Nah, di antara para operator taksi di Jakarta, sang raksasanya adalah si Burung Biru alias Blue Bird. Armada yang dimilikinya pada 2012 ada sekitar 12 ribu mobil. Wow!
Menurut Riyanto, vice president HR Blue Bird, banyak problem yang harus diantisipasi oleh pihaknya. Termasuk soal kecelakaan lalu lintas jalan.
“Tahun 2011 ada sekitar 350 kasus kecelakaan armada kami,” sergah dia, dalam seminar ‘Upaya Membudayakan Keselamatan Transportasi Darat Melalui Peningkatan Kompetensi’, di Jakarta, Kamis (26/4/2012) siang.
Saya singgah ke seminar itu terkait dengan adanya Deklarasi Keselamatan Jalan. Ikrar itu terselip dalam hingar bingar ‘K3 Expo dan Seminar 2012’ yang digelar 24-26 April 2012, di Jakarta. Sebuah hajatan yang cukup menggelitik di ranah keselamatan jalan. Maklum, sebagian besar kegiatan selama tiga hari itu berbicara soal keselamatan kerja.
Kembali soal kecelakaan si Burung Biru. Riyanto bercerita, pada 2010, pihaknya mencatat ada 300 kecelakaan yang menimpa para pengemudi perusahaan taksi terbesar di Jakarta itu. “Jumlahnya meningkat menjadi 350 kasus pada 2011 karena jumlah armada juga meningkat,” sergahnya.
Dia mengaku, pihaknya semaksimal mungkin menangkal potensi kecelakaan lalu lintas jalan yang dipicu perilaku pengemudinya. Para pengemudi taksi Blue Bird, katanya, bakal dikenai sanksi pemberhentian jika melakukan kecelakaan hingga berkali-kali. “Empat kali terlibat kecelakaan, terpaksa diberhentikan,” tutur Riyanto.
Blue Bird, jelas dia, menerapkan pembinaan secara rutin kepada para pengemudinya. Selain melatih berkendara yang aman dan selamat, sejumlah cara juga dipakai untuk selalu mengingatkan pentingnya keselamatan saat berkendara. “Kami juga melarang yang tidak fit untuk berkendara. Disediakan mess di pool taksi untuk istirahat, tidur penuh agar bugar kembali,” jelas dia.
Oh ya, buat para penumpang, khususnya wanita, ada tips aman naik taksi loh, silakan mampir kesini. (edo rusyanto)





wajar, armada segitu namyak berkeliaran di jalan yg lalulintasnya serba gak teratur… malah persentasenya dikit tuh…
wuih klo persentasenya kecil, keren dong yah si burung biru..
persentasenya memang kecil sekali jika dibandingkan armada yg dimilikinya.
berarti sehari setidaknya ada satu……….satu dari 12rb armada yang ada itu dah luar biasa effortnya……….salut……….perlu dicontoh nih……..
Patut diacungi jempol juga .
nitip artikel mas
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/04/27/siapa-yang-ikhlas-mendoakan-kita/
semoga bermanfaat
nyuwun sewu, nitip lapak ya:
http://t.co/JlZyEOMr
Apalagi yang bertambah juga bukan cuma armada taksinya, jumlah sepeda motor yang terus bertambah sedikit banyak kan juga berpengaruh, hehehe
http://dizmaz.wordpress.com/2012/04/27/modification-style-yang-kayak-gini-termasuk-alay-nggak-sih/
Emang kalo di Jakarta macetnya berlebihan sih. Kalo ga hati-hati kan bahaya.
november lalu ane ditabrak burung biru, lumayan 45 jahitan,ckckcckkc…
berduka
. weleh2
http://pertamax7.wordpress.com/2012/04/27/sinnob-hadirkan-inovasi-baru-tanpa-rantai-pakai-v-belt-kayak-harley-davidson/
Wew.. APA`an tuh…
Menghawatirkan banget,, wong supirnya bawanya sradak sruduk ckckckck
Kelakuan taksi burung biru yang suka nyerobot jalur busway… gimana pak Edo ???
http://blognyamitra.wordpress.com/2012/03/16/taksi-keren-masuk-jalur-busway-gak-mau-kalah-ama-metromini/
Gak mau kalah ama mobil pribadi?
klo mau tahu, jam kerja supir taksi itu 20jam. dan harus dituntut target yg besar, atau pun setoran.
permasalahan ya dari sistem nya aja.