Fino Masuk, Ubah Peta Skutik Yamaha
TARGET penjualan sepeda motor skutik Yamaha Fino sebanyak 20 ribu unit per bulan cukup realistis. Kehadiran motor yang dijajal wartawan dan blogger pada 25 Januari 2012 itu, bakal mengubah kekuatan motor skutik Yamaha di Indonesia.
Saya tidak sempat menjajal Fino di Bandung mengingat pada hari yang sama ada aktifitas lain yang cukup menguras energi di Jakarta. Namun, dari keterangan tertulis yang saya terima, sepintas produk yang digadang-gadang sebagai skutik fashion itu, rasanya bisa menambah daya gedor Yamaha di pasar domestik.
Sebagai ilustrasi, pada 2011, kekuatan utama motor skutik Yamaha ada di Mio cast wheel (CW). Motor yang satu ini berkontribusi sekitar 61,92% terhadap total penjualan motor skutik Yamaha yang mencapai sekitar 1,64 juta unit.
Kontributor kedua terbesar adalah Mio Soul, yakni sekitar 20,57%. Lalu, Xeon sekitar 10,27% dan Mio sekitar 7,23%.
Rata-rata penjualan Mio Soul sekitar 33 ribuan unit per bulan. Pasti bukan tandingan Fino. Apalagi jika dibandingkan dengan Mio CW yang mencapai sekitar 101 ribu unit per bulan. Sudah barang tentu bukan tandingan sang Fino.
Di kubu Yamaha Indonesia, jika target Fino terwujud, bakal menempati posisi ketiga terbesar dari lima varian yang disodorkan Yamaha kepada konsumen. Pada 2011, Xeon menjadi kontributor ketiga terbesar dengan rata-rata penjualan sekitar 16 ribuan unit per bulan.
Kehadiran Fino yang memiliki tagline, “Mio Fino, Fashionable Matic” tersebut, tentu menambah otot Yamaha di segmen motor skutik. Saat ini, singasana motor skutik digenggam Honda yang merangsek pasar dengan tujuh varian. Dari seluruh varian, Yamaha memang belum memiliki varian yang mirip dengan tampilan Honda Scoopy.
Manajemen Yamaha di Indonesia mengaku, Mio Fino Fashion, Mio Fino Classic, dan Mio Fino Sporty, merepresentasikan karakter anak-anak muda dan wanita yang ingin tampil bergaya. Mio Fino Sporty dan Mio Fino Fashion dibanderol Rp 13,5 juta per unit, sedangkan Mio Fino Classic Rp 13,65 juta. Target 20 ribu unit per bulan rasanya cukup masuk akal. Akankah target 20 ribu tercapai? (edo rusyanto)







Jozz
FINO memang keren…,
SCOOPY semakin kere..,
^
sales ya…
yg kere yg jualanya kurang laku …………………..
semoga laku
http://pertamax7.wordpress.com/2012/01/26/yamaha-mio-fino/
BOGOR RAYA ADVENTURE 2012
~ Sabtu, 28 Januari 2012 ~
Salah satu event 1 day adventure yang SANGAT kami rekomendasikan untuk anda nikmati di awal tahun 2012
Bukit Hambalang Sentul, Bogor, Jawa Barat adalah salah satu lokasi adventure trail yang mengasyikkan, dipersembahkan oleh bro Uke Noviansyah cs bersama pasukan GEGABAH BOGOR – XTRACK-MAMPRANK-BLUSKA.
Durasi jalur kurang lebih sekitar 60 KM dengan komposisi 50% double track, 50% single track, bayangkan jalur Hambalang dalam kondisi… HUJAN
Akses menuju lokasi sangat mudah melalui Tol Jagorawi exit di toll gate sirkuit Sentul.
PENDAFTARAN Rp. 150.000 :
-. T-Shirt
-. Makan Siang
Doorprice: 2 KLX150s (500up) dan banyak hadiah cendramata lainya
CONTACT PERSON :
-. Uke 087.770.091.997 & 085.688.411.79
-. H. Eep 081.389.055.000 & 085.714.866.608
-. Sherly 081.311.17.7884
ALAMAT SEKRETARIAT :
Jl raya babakan madang no 156 kadung mangu sentul (dr gerbang cirkuit sentul ke kanan 300m sebelah kiri)
JANGAN LEWATKAN !!!
Salam ngabrettttt….
harga segitu tapi kenapa tetap aja minim fitur….
gak ada fitur keamanan seperti brake lock (seperti rem tangan di mobil) dan side stand swith (standar samping otomatis yang mematikan mesin), padahal di semua matik Honda ada fitur-fitur tsb……?????
PERS RELEASE DALAM
KONFERENSI PERS BBB (Buruh
Bekasi Bergerak) 23 JANUARI 2012
PERS RELEASE
KRONOLOGIS
Upah Minimum Kabupaten Bekasi tahun
2012 yang sudah di SK-kan oleh Gubernur
di Gugat oleh DPD APINDO Kab. Bekasi
di PTUN Bandung. Padahal SK Gubernur
tersebut adalah hasil rekomendasi dari
Dewan Pengupahan Kab. Bekasi, yang
dalam proses dan mekanismenya unsur
organisasi pengusaha (DPD Apindo) juga
terlibat aktif didalamnya (ikut berunding)
sejak maret 2011. Apapun alasannya
(karena DPD Apindo Kab Bekasi Walkout
di saat akhir perundingan), angka UMK
Bekasi itu adalah hasil kesepakatan Dewan
Pengupahan Kabupaten melalui mekanisme
Voting. Soal tidak puas, maka buruh pun
tidak puas terhadap angka tersebut.
Karena angka buruh di kisaran 2.247.000,
sementara yang disepakati hanya sekitar
1.491.866. Walau jauh dari harapan, namun
buruh terpaksa menerima angka tersebut
karena menghormati mekanisme yang ada
dan kesepakatan yang disepakati bersama.
Rekomendasi UMK Kab. Bekasi pun lolos
tanpa cacat sekaligus ditandatangani dan
disahkan dalam rapat pleno Dewan
Pengupahan Provinsi Jabar (yang
didalamnya terdiri dari unsur SP/SB,
Pemerintah termasuk DPP Apindo Prov.
Jabar). Semua perwakilan Apindo di DPP
Apindo Jabar semua tandatangan, tak ada
satupun yang tidak menandatangani
Rekomendasi UMK Kab Bekasi tersebut,
yang akhirnya di SK-kan oleh Gubernur.
GUGATAN DPD APINDO BEKASI
TIDAK MEWAKILI SELURUH
PERUSAHAAN DI BEKASI:
Fakta menyatakan: sampai dengan tahun
2011 di Kabupaten Bekasi ada sekitar 5000
perusahaan; yang menjadi anggota DPD
APINDO hanya sekitar 300 perusahaan
(sekitar 5% dari total perusahaan di Kab
Bekasi); Sedangkan anggota Apindo yang
mengkuasakan untuk menggugat SK
Gubernur hanya sekitar 125 perusahaan
(hanya sekitar 2% dari total perusahaan di
Kab Bekasi). Dan hanya ada 16 perusahaan
yang melaporkan penangguhan
pelaksanaan UMK tahun 2012 (0,3% dari
total perusahaan di Kab. Bekasi). Jadi
pertanyaannya gugatan terhadap SK Gub
Jabar ke PTUN yang dilayangkan DPD
Apindo Kab. Bekasi mewakili kepentingan
siapa…??
Melihat fakta diatas ternyata dari 5000
perusahaan yang ada di Kab. Bekasi, hanya
2% perusahaan di Kab Bekasi yang
mengkuasakan ke DPD Apindo untuk
menggugat SK Gubernur Jabar. Dan
hanya 0,3% perusahaan yang menempuh
mekanisme penangguhan pelaksanaan
UMK, itupun menurut Kadisnaker Bekasi
belum diterima dan belum tercatat resmi
pada Disnaker.
Akhirnya muncul kesan bahwa DPD
Apindo Kab. Bekasi bermanuver sendiri
terlepas dari perangkat diatasnya. Juga
terkesan ada oknum-oknum pengurus DPD
Apindo Kab. Bekasi yang punya agenda
tersembunyi, mengapa…?
Pertama; kalaupun ada perusahaan yang
belum sanggup melaksanakan UMK maka
dapat menempuh mekanisme penangguhan
yang telah diatur dalam KepMen.
Kedua; ternyata 97,7 % perusahaan
sanggup untuk melaksanakan UMK Kab
Bekasi tahun 2012. Tetapi DPD Apindo
Kab. Bekasi kampanye dan menghasut
seluruh perusahaan di Kab Bekasi untuk
tidak mengikuti SK Gubernur dan tidak
membuka ruang perundingan upah dengan
SP/SB karena SK Gubernur tersebut
mereka gugat ke PTUN Jabar.
Ternyata mata rantainya adalah apa yang
dilakukan DPD Apindo Kab. Bekasi adalah
â€pilot project” pemiskinan buruh yang
sistemik. Karena bila berhasil maka akan
diikuti oleh seluruh jajaran Apindo se-
Indonesia..!!!
APINDO KABUPATEN BEKASI
SEPAKAT MENCABUT GUGATAN
DI PTUN BANDUNG
Pada tanggal 15 Januari 2012 bertempat di
Hotel Grand Sahid Jakarta, mulai pukul
11.00 sampai dengan pukul 17.10 telah
berlangsung musyawarah bersama antara
DPK Apindo Kab. Bekasi dengan Serikat
Pekerja (SPSI, FSPMI, GSPMII, SPN,
FSBDSI) dan menghasilkan kesepakatan -
kesepakatan diantaranya: DPK Apindo
Kab. Bekasi mencabut gugatannya nomor
128/G/ 2011/PTUN -BDG tertanggal 20
Desember 2011 di PTUN Bandung pada
hari kamis tanggal 19 Januari 2012 dan SP/
SB sepakat untuk membatalkan rencana
aksi demonstrasi tanggal 16 s/d 19 Januari
2012 dengan mencabut surat pemberitahuan
aksi unjuk rasa ke Polresta Bekasi. Adapun
pihak yang hadir di Hotel Grand Sahid
adalah Obon Tabroni (KC FSPMI Bekasi/
Koordinator Buruh Bekasi Bergerak);
Baris Silitonga (FSPMI- Korlap Aksi
BBB); R.Abdulah (SPSI); Sutrisno (SPSI);
Joko.S (SPN); M. Irayadi (GSPMII);
Purwadi (FSBDSI); sedangkan dari
Apindo Kab Bekasi diwakili oleh Woeryono,
Soetomo, dan Darwoto, dan beberapa orang
pengurus Apindo Bekasi lainnya.
APINDO BEKASI MELAKUKAN
PENGINGKARAN KESEPAKATAN
Pada tanggal 19 Januari 2012, sesuai
kesepakatan seharusnya Apindo Kab
Bekasi mencabut Gugatan di PTUN
Bandung. Namun pada sidang hari itu,
Kuasa Penggugat (Apindo Kab Bekasi)
tidak menunjukkan itikad baik. Apindo Kab
Bekasi mengingkari kesepakatan yang ada,
APINDO Bekasi tidak mencabut Gugatan
di Persidangan.
Akibat pengingkaran kesepakatan tersebut,
maka buruh yang tergabung dalam Buruh
Bekasi Bergerak bereaksi dengan
melakukan aksi keluar dari pabriknya,
melakukan mogok massal di seluruh
kawasan Industri di kab Bekasi.
Pada jam 14.00 hari itu juga, Apindo Kab
Bekasi (Bapak Sutomo dan Bapak
Woeryono), menghubungi Koordinator
Buruh Bekasi bergerak, mengajak
berunding kembali di RM Grand bakmie
kelinci. Danb pada hari itu kembali Apindo
Kab Bekasi menandatangani kesepakatan
untuk MENCABUT GUGATAN DI
PTUN BANDUNG.
SOFYAN WANANDI (APINDO
PUSAT) MENG-INTERVENSI
APINDO KAB BEKASI dan
TERKESAN MEMPROVOKASI
BURUH BEKASI
Sudah nyata dan jelas, dua kali Sofyan
Wanandi mengeluarkan statement di
beberapa media yang terkesan meng-
intervensi Apindo Bekasi dan terindikasi
Memprovokasi Buruh Bekasi. Suasana
kondusif di Kab Bekasi atas adanya
kesepakatan tanggal 15 januari 2012,
menjadi tidak kondusif atas pemberitaan di
Harian Kompas 18 Januari 2012 yang
mengutip statement Sofyan Wanandi
bahwa APINDO tidak mencabut Gugatan,
namun hanya menunda.
Statement kedua kembali dikeluarkan
Sofyan Wanandi seperti dikutip harian
Kompas 21 Januari 2012 yang mengatakan
bahwa pada tanggal 19 Januari 2012 sudah
ada Putusan Sela dari PTUN Bandung
untuk menunda pemberlakuan SK
Gubernur. Padahal kenyataan yang ada
pada persidangan tanggal 19 januari 2012
tersebut, tidak pernah dibacakan Putusan
Sela/ penetapan penundaan apapun. Sofyan
Wanandi telah melakukan Pembohongan
Publik.
PERNYATAAN SIKAP BURUH
BEKASI BERGERAK
Sabotase terhadap Upah Minimum di Kab
Bekasi adalah wujud dari politik upah
murah yang berwatak neolib kapitalis yang
menindas buruh.
Terhadap perkembangan di atas maka
BBB menyatakan hal-hal sebagai berikut:
1. Mendesak agar Apindo (Sdr. Sofyan
Wanandi) segera menghentikan
memberikan pernyataan- pernyataan yang
menyesatkan dan memprovokasi munculnya
keresahaan di masyarakat khususnya
buruh.
2. Mendesak agar PTUN Bandung segera
memberikan klarifikasi dan
pertanggungjawaban terhadap
keberadaan Putusan Sela sebagaimana
diklaim oleh Apindo tersebut, dan
menjelaskan kepada publik seterang-
terangnya.
3. Meminta Komisi Yudisial dan Mahkamah
Agung untuk segera memeriksa Majelis
Hakim PTUN Bandung dan memverifikasi
proses persidangan dan putusan sela yang
telah diterbitkan.
4. Mendesak Apindo untuk segera mencabut
gugatan di PTUN Bandung, sesuai dengan
kesepakatan yang telah dicapai antara
buruh dengan Apindo Bekasi, serta
memenuhi semua hasil kesepakatan
bersama tersebut.
5. Menyerukan kepada seluruh Serikat
Pekerja dan Serikat Buruh beserta Aliansi
dan elemen pendukungnya di seluruh
Indonesia untuk melawan upah murah.
Bekasi, 23 Januari 2012
mbah edo yth,, bisa tampilin data penjualan vario cbs ga? penasaran berapa unit sih laku perbulan?? bukan yang vario techno ya.
thx
Tetep aja ga berkualitas, Teknologinya gak KECE !
nitip tulisan mas
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/01/27/pernahkah-kamu-dinasehatin-anak/
smoga sukses Fino……respon positif konsumen sudah didapat…….genjot produksinya jangan sampe masalh nginden jadi kacau nti……
motor minim fitur safety,mana mungkin indent……………..???
Katy Perry – Last Friday Night
bulan 12 kok mio cw merosot yo eyang.. ada apakah?
tiba2 kepikiran nih bro, moga didengar para atpm besar…….
saya sih penginnya ada motor laki murah dari SUZUKI, KAWASAKI, YAMAHA, BAJAJ untuk para tukang ojek disana,
ga perlu fitur yang neko2 macam SKS, RDB, radiator, DOHC, digital spido, led lamp, dan fitur2 mubazir lainnya
yang penting tahan banting, mumpuni diajak nanjak extreme, kualitas bagus, 3S spare part murah dan gampang, tangki awet, power mesin cukup gede utk dipake ditanjakan pegunungan yg sering dipake tukang ojek ato rakyat2 kecil lainnya
kira2 begini speknya:
kalo bisa harga 15jt-an sampai under 18jt aja
150cc 4tak SOHC, 20 PS, manual clutch,torsi bawah gede, karbu (kalo bs injeksi)
rangka besi tubular standar no coak
sok belakang stereo
lengan ayun aluminium
lampu standar bulat klasik
spido analog standar aja
model tangki dibuat agak rata, agar bisa dipake naikin barang bawaan yg kecil
tutup tangki model ninja, biar air ga gampang masuk!
rem depan cakram, belakang tromol
pelk jari-jari aja
desain moncong knalpot mancung keatas, antisipasi banjir gede bo..
mungkin spek ini lebih bisa diterima kalangan rakyat kecil, terutama para ojeker di daerah pegunungan tinggi yang banyak tanjakan
sebenernya dah ada thunder 125, sayang cc-nya cuma 125cc.
dan pulsar 135 hanya 135cc
ato bisa juga ngambil dari basis mesin vixion/byson/satria FU yg udah 150cc
moga2 aja ada yang mau dengar!!!
Mungkin karena bulan desember, rugi di harga jual nanti.
Semakin banyak pilihan…