Lanjut ke konten

Telat Bayar Pajak STNK Motor? Ini Prosesnya

28 Mei 2011

Gedung Samsat Jakarta Timur, di Jl DI Panjaitan atau By Pass, cukup megah. Bangunan utama terdiri atas empat lantai. Lokasi parkir cukup luas, termasuk untuk sepeda motor. Antrean warga mengurus pajak STNK dan pajak-pajak lain cukup banyak.
Capek antre? Ada beberapa kantin di sudut kantor tersebut. Aneka menu makanan dan minuman ringan sudah menanti.

Seperti yang saya lihat Jumat (27/5/2011) siang. Di lantai dasar gedung utama, merupakan tempat pengambilan formulir dan loket pengurusan pembayaran STNK motor dan mobil. Di luar sana, juga ada layanan drive thru untuk pembayaran STNK motor.
Slogan melayani dengan penuh komitmen terpampang di beberapa banner di lantai dasar. Bahkan, lewat pengeras suara, petugas menganjurkan agar warga menghindari pengurusan lewat calo.

Prosedur STNK Telat
Saya memulai prosedur dengan bertanya pada petugas yang ada di Samsat. Langkah pertama adalah mengambil dan mengisi formulir di lantai dasar. Saat itu, jam menunjukan pukul 13.00 WIB. Formulir berisi nama, alamat, dan nomor polisi kendaraan. Selesai diisi, langsung ke lantai tiga untuk menyerahkan berkas. Oh ya, berkas terdiri atas, formulir warna putih, kartu tanda penduduk (KTP), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Ketiganya disertai foto kopi.

Antrean sudah terlihat di lantai tiga. Berkas saya serahkan di loket. Sambil menunggu proses penerbitan formulir warna kuning, saya duduk di bangku antrean. Tak lebih dari 15 menit, formulir tadi rampung. Sang petugas meminta saya menuju lantai empat.
Di lantai ini, saya membayar kewajiban sumbangan wajib dana kecelakaan lalu litnas jalan (SWDKLLJ ) PT Jasa Raharja dan pajak tertunggak. Para warga berkerumun di meja kasir.

Sebenarnya, proses disini tidak lama. Menunggu dipanggil, lalu tinggal bayar. Hanya saja, karena antrean cukup panjang, yah bisa berkisar 20-30 menit menanti hingga selesai proses pembayaran.
Dari lantai empat, saya diminta kembali ke lantai tiga untuk mengambil berkas. Tentu saja menunjukan surat bukti telah melunasi tunggakan pajak tadi. ”Sekarang bapak ke lantai satu lagi untuk mengambil STNK,” ujar seorang petugas di loket lantai tiga.

Mengingat hari sudah menjelang pukul 15.00 WIB, saya diminta bergegas. Maklum, layanan akan selesai pada pukul 15.00 WIB.
Di lantai satu terlihat masih ramai. Saya pun bergegas ke loket pendaftaran. ”Tunggu sebentar ya pak,” ujar Polwan yang menerima berkas saya.

Tak lebih dari 15 menit, berkas surat setoran pajak daerah PKB/BBN-KB sudah ditangan. Selangkah lagi menuju loket kasir. ”Biayanya Rp 174 ribu, silakan ambil STNK di loket sebelah, tapi kalau mau diambilkan, biayanya dibulatkan jadi Rp 180 ribu yah,” sergah pria penjaga loket kasir. Ya sudah, saya iyakan.

Sekitar dua menit kemudian, nama saya dipanggil dan STNK pun sudah bisa dibawa pulang. Saya catat, waktu yang dibutuhkan untuk proses dari lantai satu, ke lantai tiga, lalu ke lantai empat, kembali lagi ke lantai tiga, dan akhirnya ke lantai satu lagi, membutuhkan waktu sekitar satu jam dua puluh satu menit. Lumayan juga sih.
”Kalau bapak mau dibantu, bisa selesai dalam 10 menit,” seloroh seseorang yang sempat menawarkan jasa ke saya. Apa iya pak?
”Saya ditawari bantuan, tapi diminta Rp 600 ribu,” ujar seorang bapak yang saat mengurus sendiri habis sekitar Rp 445 ribu. (edo rusyanto)

About these ads
53 Komentar leave one →
  1. Top permalink
    28 Mei 2011 06:31

    Thx infonya bro edo, sgt berguna…..

  2. 28 Mei 2011 06:39

    Walah 600rebu patas 3xlipat

  3. 28 Mei 2011 07:06

    lumayan juga ya untungnya si calo, dari satu orang aja bisa dapet 155ribu…hmmm…omzetnya sehari berapa ya? dah dipotong pajak belum ya? hehehe…

    http://kangmase.wordpress.com/2011/05/28/suzuki-yang-terjajah-mulai-menantang/

  4. ground zero permalink
    28 Mei 2011 08:30

    calonya kan juga musti’setor’ kali.biar proses ‘tanpa antri’ lancar.maklum,lewat ‘tol’.

  5. wong ndeso permalink
    28 Mei 2011 09:02

    Mbah Edo, saya mau nanya, kalo pajak telat dan kena razia apakah kena tilang? soalnya kan ada denda tersendiri untuk keterlambatan pajak? kalo kena tilang juga, dendanya dobel dong…

    • 28 Mei 2011 09:25

      Pertanyaan yg jeli. Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Royke Lumowa, tetap kena tilang krna diangap tdk membawa stnk yg syah. Indikasi stnk yg syah salah satunya adlh harus bayar pajak. Salam

      • wong ndeso permalink
        28 Mei 2011 15:49

        lho Mbah, bukannya lembar pajak dan STNK itu terpisah?
        wah itu menurut Kombes, kalo menurut Undang-undang gimana ya Mbah?apakah sama? :)
        Setahu saya masa berlaku STNK 5 th dan pajak 1 th, kalo STNKnya mati sih saya setuju ditilang (STNK mati=tidak sah), kalopun pajaknya mati belum tentu STNK ya tho Mbah?

        • 28 Mei 2011 16:40

          ini menurut UU No 22/2009 Pasal 288
          (1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor
          di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda
          Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba
          Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian
          Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam
          Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana
          kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling
          banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

          • wong ndeso permalink
            28 Mei 2011 16:56

            nggak ada kata-kata pajak disitu ya mbah, bisa debat nih kalo mau ditilang…
            soalnya pajak mati bln lalu, blm sempet ke Samsat
            matur nuwun infonya Mbah

          • gundala permalink
            8 Januari 2012 15:34

            itu uang tilangnya apa diserahkan ke BADAN perpajakan apa Ke badan sendiri info Akurat Allah maha mengetahui apa bila POLISI itu makan DUit sing asup naraka keluargana Hancur tah doa untuk polisi yg tdk jujur

          • gundala permalink
            8 Januari 2012 15:35

            ahhh LOe mah POLISI cabul

        • Andre permalink
          15 Juli 2012 00:41

          Permisi..
          Mau mnanggapi sdkt aj soal telat bayar pajak..

          Setau saya telat bayar pajak seharusnya urusan Dispenda, bukan tugas’e Petugas/Polisi, apalagi kalau sampai ditilang krn Hal telat bayar pajak.

          Saya jg baca berita pengaduan di Suara Anda @ tmcmetro.com

          Salam kenal semua.. :-)

      • gondro anjing permalink
        8 Januari 2012 15:29

        ahh goblog we polisina anjing

      • 5 Juli 2012 17:00

        pak saya mau tanya kalau motor mati pajak 2 bln berapa kira kira denda na ya pak

  6. wong ndeso permalink
    28 Mei 2011 09:04

    jangan-jangan enang dibikin naik turun kali yak? biar capek dan “wah capek banget naik turun” buat yang gak mau ribet dan capek, calo dapat jatah….
    wkkkkk

  7. beckhem permalink
    28 Mei 2011 13:45

    biaya di daerah lbh murah x y?

    Harga Vixion, Scorpio, Byson Naik Sedikit – http://wp.me/p1dZR5-3o

  8. 28 Mei 2011 18:16

    buset dah… polisinya nyalo Pak..?

    • 28 Mei 2011 18:35

      bukan bro, menurut bapak yg ngobrol ke saya, dia ditawari oleh orang biasa. salam

      • gundala permalink
        8 Januari 2012 15:35

        Ngeles takut loe di gebukin masa

  9. raya permalink
    28 Mei 2011 20:30

    saya dulu juga telat pajak, tapi prosedurnya sama persis dengan yang tidak telat, hanya ada tambahan denda saja..

  10. 29 Mei 2011 20:16

    kalopajak telat tubukannya yg berhak nilangkan dllaj kalo stnkmati tu seharusnya yg nilang pak polisi itukan udah aturannya pak edo, karena di uu kan tidak ada, cmiw……… jangan2itu akalan2 oknum polisi aja , makanya kita harus tahu undang2nya dulu……

  11. 29 Mei 2011 21:27

    Naik turun tangga gitu apa gak capek yah hehehe…

  12. 30 Mei 2011 11:52

    wah..edian…

  13. zaqlutv permalink
    31 Mei 2011 15:17

    174rb jadi 180rb.. uang 6 ribu emang kecil nilainya, tapi mental nyatutnya itu lhooo :mrgreen:
    mending di pelayanan drivethru aja mbah edo, emang kepanasan sih tapi ngga sampe selama itu..

  14. tri okem v039 permalink
    8 Juni 2011 07:48

    itulah yg dinamakan kehidupan…bagi orang2 yg suka bisnis dan politik.tks_08-06-2011

  15. 12 Juni 2011 20:35

    Bang Edo… kalo telatnya dah tahunan gmn? kira2 kena denda berapa ya? nuhun

    • kakang permalink
      21 Juni 2011 14:19

      ada yang tau berapa denda nya jika telatnya lebih dr 1 tahun…

  16. itcomparee permalink
    12 Juni 2011 23:23

    kalo ditempatku ga senaik turun gitu, cuma satu lantai…

  17. dani permalink
    2 Desember 2011 12:05

    say mau bayar pajak stnk udah telat hampir 3 tahun,tetapi setelah sy nyimak jawaban ditats,trnyata persaratanya harus ad foto copy bpkb bagaimana jika motor sy it tidak ad bpkb,tetapi hanya stnk saja trmakash ats krjasamanya

  18. Madi permalink
    8 Februari 2012 16:54

    Ribet bgt, knp bayar pajak Kendaraan ga kerjasama bank ? Jadi bisa dibyar di ATM. Dan ke Samsat tinggal tunjukin struk pembayarannya dan lampiran lain untuk diganti STNK baru…

  19. dian permalink
    1 Juli 2012 15:16

    Klo pajak telat,apa bs byr lwt drive thru?mohon info nya,trimakash

  20. Hendro permalink
    23 Juli 2012 10:17

    Baru aja kemaren bayar pajak lewat drivethru kosong ga ada yang antri slesai skitar 5 menit masih lebih lama antri beli bbm, masih banyak yang belum tau atau gimana ya…

  21. ndeso permalink
    29 Juli 2012 00:30

    mbah edo…
    saya mau beli motor bekas jupiter z tahun 2008
    pajaknya terlewat 3 tahun, terus kalo saya jadi belinya dan saya akan memeperpanjang lagi sekalain mau balik nama sama platnya kira-kira menghabiskan biaya berapa??
    motor dari garut ke tasikmalaya

  22. NuKasev permalink
    27 Agustus 2012 16:41

    Bayar pajak enakan di Jawa Barat, sabtu minggu sambil main di Mall (Bogor, Bandung, Cikampek, dll). Syaratnya cuma STNK sama KTP doank, gak pake lama lagi.

  23. Anto permalink
    3 September 2012 13:25

    Kasian bener suruh naik turun lantai, knp samsat ga bikin prosedur sedemikian rupa agar ga usah naik turun lantai, atau paling tdk sedikit lah naik trn nya. Tanya kenapa? Di Sby juga mondar mandir dari loket ke loket yg letaknya ujung ke ujung, untungnya gedungnya ga bertingkat. Kalo bisa dipersulit ngapain dipermudah, mungkin begitu mottonya. Ya jelas aja banyak calo kalo gitu caranya kan, atau mungkin samsat mmg ingin menerapkan sistem padat karya. Tp skrg udah kemajuan, ada drivethru, buat perpanjang stnk tahunan, sayangnya kalo sampe ganti plat nomer ya ga bisa, kembali pakai cara lama (pilihannya mbulet atau lwt calo)… Indonesia oh Indonesia…

  24. adi permalink
    4 September 2012 07:59

    ternyata ada juga yang share pengalaman seperti ini di internet, hehehe
    nice info bro…

  25. 17 September 2012 09:50

    info yang sangat berguna. kebetulan hari ini ane mau ke samsat jaktim juga…tks bro

  26. adi permalink
    20 September 2012 22:09

    waduh untung sy baca ini. klw engga bisa2 bsok disuruh pulang. ktp sy msh d klurahan dlm rangka memperpanjang. nice info.

  27. Fresshx3 permalink
    22 September 2012 01:08

    bener saya setuju pak madi dan anto hahaha

  28. 27 September 2012 13:20

    kalau di cilacap perpanjangan stnk baik terlambat atau tidak tidak sampai 30 menit selesai….

  29. 9 Oktober 2012 15:54

    sip! info yang berguna. :)

  30. 15 Oktober 2012 03:40

    Enggak bro kalau hanya pajak stnk yang mati, polisi tidak berhak menilang,dan tidak boleh menilang. kecuali masa berlaku stnk nya yang sdh mati – alias sudah 5 tahun…… Kurang yakin bro…??? Monggo Klik halaman di bawah ini….!!! Itu sudah pernyataan dan keterangan resmi dari kepolisian metro jaya…! Silahkan di klik biar jelas semua nya

    http://m.otomotifnet.com/read_article/16669221/2012/08/07/Telat_Bayar_Pajak_Tahunan_STNK__Tidak_Bisa_Ditilang_

  31. 10 Desember 2012 12:54

    ooh jd gitu prosedur nyaa,,
    thx your info :D

  32. Leopold permalink
    26 Desember 2012 16:55

    Thnks informasinya Bro…

    http://7leopold7.wordpress.com/2012/12/25/berburu-photo-spot-di-serpong/

  33. Abdulrachmans permalink
    25 Januari 2013 18:13

    Pak mo nanya kalo cabut berkas dari kodya tangerang kekabupaten tngrang berapa ya?Truz kalo acc ktp disamsat brapa ya?Kalo perpanjang sim motor tapi ktpnya udah beda alamat kodya kekabupaten boleh ga ato denda?Apa bisa acc ktp juga?Tlng jwban email kesya pak,makasih banyak,,

  34. 26 April 2013 13:18

    polisi sering seenaknya nilang stnk yg telat bayar pajak, padahal kan ngga boleh nilang…

  35. Anunk permalink
    9 Mei 2013 10:00

    hari gini masih mau uang haram? dholim..

  36. Fahrudin permalink
    2 September 2013 15:47

    Harusnya semua biaya diluar yang tertera dihapuskan walaupun kecil nilainya ,kebiasaan..buat apa digaji klu masih mau uang seperti itu…tangkap pelaku hal memalukan seperti ini pak …HIDUP POLISI…

  37. galih permalink
    25 September 2013 06:01

    Kalo telat satu hari dendanya brapa yaa? Tq

  38. 9 Oktober 2013 16:51

    Wah, kok masih ribet ya di situ, di Ciputat udah bener2 satu rangkaian proses, baik telat maupun enggak sama prosesnya, yang beda hanya jumlah pembayarannya saja. Dan bayarnya juga di satu tempat.

    Dan mitos yang mengatakan telat sehari sama telat setahun itu dendanya sama itu nggak bener. Makin lama ya makin besar kena dendanya. Soalnya saya pernah telat beberapa hari dan pernah telat 10 bulan, dendanya jauh berbeda…

  39. smb-shop permalink
    24 November 2013 17:32

    Mas, mau tanya, kalo bayar pajak di muka selama 2-3tahun bisa ga ya??
    Maklum ktp nya pinjam nih, males bolak balik minjem

  40. ikram permalink
    3 Desember 2013 08:33

    mw nnya nich sma yg tw? klo denda telat byar pajak stnk itu biayanya diitung perbulan atw pertahun ya, soalnya sya blum byar smpai 6 blan, tp ad yg blang dndanya diitung perthun dn ad jg yg blang dndanya diitung prbulan jd mna yg bnar, tlong yg tw jwab ya, mohon?

  41. bentang permalink
    20 Februari 2014 23:16

    sy blm bayar pajak stnk nih udh 2thn, kira2 brpa yah brikut denda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.110 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: