Lompat ke isi

Dan…Ustadz Pun Serukan Pemakaian Helm

26 Januari 2011

Baliho Majelis Rasullulah di Jakarta. (foto:edo)

 

TERIK Jakarta, Rabu, 26 Januari 2011 tembus melewati jaket ke kulit tubuh. Hiruk pikuk sepeda motor dan mobil berseliweran di Jl Kalibata menuju Pancoran, Jakarta Selatan.

Saat berhenti di pertigaan lampu merah di pertigaan Kalibata yang bertemu dengan Jl Raya Pasar Minggu, Pancoran, pandangan saya tergoda oleh sebuah baliho raksasa yang berdiri di sudut pertigaan tersebut.

Di baliho tertulis kalimat Dzikir Akbar Majelis Rasullulah SAW dan Doa Untuk Bangsa, Maulid terbesar di dunia. Acara digelar pada 12 Rabiul Awal 1432 H, atau Selasa, 15 Februari 2011, pukul 07.00 WIB, di Monas, Jakarta Pusat.

Di bagian lain, persisnya di sudut perempatan Jl Pancoran yang bertemu dengan Jl Gatot Subroto, berdiri juga satu baliho serupa.

Baliho tersebut bermakna ajakan kepada umat Islam untuk hadir dalam dzikir akbar tersebut. Tentu saja, khususnya adalah jamaah Majelis Rasullulah. Sebuah ajakan mulia agar ikut mendoakan bangsa agar lebih baik di masa mendatang. Melepaskan kehidupan bangsa dari segala petaka.

Dalam deretan kalimat yang tertera di baliho tersebut, terselip kalimat lain. ”Acara untuk pria dan wanita, bagi pengenara motor dihimbau tertib dan memakai helm.”

Wah, sebuah langkah positif. Mengajak para pemotor sadar akan keselamatan lalu lintas jalan. Bermotor secara tertib dan para pengendara memakai helm.

Baliho serupa sebenarnya saya juga pernah lihat beberapa waktu lalu. Hanya saja, baru kali ini sempat memotret dan menuangkannya dalam tulisan.

Pada bagian kanan bawah baliho tercantum lambang Kepolisian RI dan Garuda Pancasila. Seakan mengajak masyarakat yang melihat menjadi lebih peduli kepada keselamatan jalan dan mencintai negeri ini, Indonesia Raya.

Soal keselamatan jalan. Imbauan yang tertera di dalam baliho tersebut bagi saya sebuah ajakan positif yang patut diapreasiasi. Semakin banyak jamaah yang mematuhi imbauan tersebut, kian banyak yang menyadari pentingnya keselamatan jalan. Maklum, bagi pemotor, kepala adalah wilayah tubuh yang rawan akan potensi menderita luka fatal ketika terjadi insiden kecelakaan lalu lintas jalan. Semoga kian banyak jamaah yang menyadari pentingnya memakai helm saat bersepeda motor. (edo rusyanto)

29 Komentar leave one →
  1. sekopati permalink
    26 Januari 2011 16:11

    inilah tokoh yg patut dicontoh….

  2. Icaq's permalink
    26 Januari 2011 17:23

    Makin bagus…makin banyak yg peduli keselamatan di jalan raya.

  3. arief permalink
    26 Januari 2011 17:30

    Bagus..

  4. 26 Januari 2011 20:07

    mbah edo, selain himbauan di baliho tsb, Beliau ( Habib Munzir-pimpinan Majelis Rasulullah) selalu menghimbau jama’ahnya utk selalu tertib lalin dan menggunakan helm di akhir acara.
    dan di websitenya pun tertera himbauan tsb. namun yg namanya oknum pasti selalu ada…terima kasih telah menjadikan hal tsb sbg artikel, semoga masyarakat tahu bhw kami (Majelis Rasulullah) ingin tertib lalin

    • 26 Januari 2011 20:29

      semoga kian aman, nyaman, dan selamat lalu lintas jalan kita. trims informasinya bro, salam.

  5. macan permalink
    26 Januari 2011 20:35

    sebelum ada pemberitahuan ini mah parah banget om edo tingkah laku MR

    ampun dah..

    mustinya di tambahin juga ” dilarang membawa atau mengibarkan bendera ketika berkendara sepeda motor”

    soalnya beberapa ada yg lg riding bawa bendera gede2. nyangkut di motor kan bahaya om edo

    • 27 Januari 2011 00:45

      @macan, kalo kampanye, suporter, ormas kan kadang bawa bendera juga tuh, apa ngga bahaya juga tuh… ? coba berpikir lebih bijak, jgn ente berkomentar hanya utk satu pihak sementara pihak laen yg melakukan hal sama ente kaga komentarin.
      ente sama kaya org2 yg ngeluh majelis ini-itu bikin macet doang…tapi giliran bubaran sekolah yg tiap hari bikin macet, bubaran kantor yg tiap hari bikin macet, bubaran mall yg tiap hari bikin macet.. di tambah angkot ngetem bikin macet, ditambah galian jalan bikin macet…pada kaga komentar bin ngedumel….pikir panjang ke situ bro sebelum komentar…

      • macan permalink
        27 Januari 2011 10:23

        saya sih berkomentar sesuai topik aja brader, jadi maaf aja kalo ada salah kata..

        ini murni pendapat pribadi jadi kalo salah ya mohon di maafken

        -IMHO-

        • 27 Januari 2011 10:51

          oke mas bro, jika sesuai topik intinya adalah Helm….mohon jgn melebar ke hal-hal lain.
          Dan ada sebagian jama’ah yg juga peduli akan tertib lalin, cekidot : http://www.facebook.com/home.php?sk=2361831622#!/home.php?sk=group_169228819781963
          Tidak dimana aja yg namanya oknum pasti ada, jadi mohon dilihat dr sisi laen juga…salam One HEART

  6. 26 Januari 2011 21:24

    Mengingat selama ini para jamaah yang berduyun-duyun dengan pakaian khas dan atribut mereka terlihat mengabaikan keselamatan berkendaraan di jalan raya. TIDAK PAKAI HELM karena mungkin mereka yakin dengan peci yang mereka kenakan. Ajakan yang belum terlambar dan mudah2an diikuti oleh jemaahnya. Masak sih ajakan kiainya tidak digubris?
    Mantaps pesan balihonya.
    :) Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com/
    http://notulabahasa.com/
    http://piguranyapakuban.deviantart.com/

  7. Oom Soer permalink
    26 Januari 2011 21:47

    ***** excellent :) )

  8. 27 Januari 2011 01:00

    Saya harap selain di serukan pake helm, juga diserukan setir mobil/motor jangan sambil SMS karena akibatnya bisa fatal…
    liat ini:
    http://tariftelpon.wordpress.com/2010/12/29/setir-mobil-sms-fatal/

  9. dicky permalink
    27 Januari 2011 10:47

    keep safety riding

  10. 27 Januari 2011 10:57

    Ane setuju ame bro tariftelpon, selama ini hanya utk biker aja himbauan tsb lebih di tujukan padahal jika dilihat secara efeknya yg bermobil pun ngga kalah bahayanya…jadi menurut ane kalo udah bicara safety riding mencakup seluruh pengguna jalan….

  11. 27 Januari 2011 11:16

    wah mantab, jarang orang yang memunculkan sisi positif dari suatu majelis, kebanyakan hanya sisi negatif yg mereka bicarakan… padahal sisi positifnya banyak bgt

    sukron bro!

  12. 27 Januari 2011 11:36

    ijin copy n paste di blog saya ya bang…

    • 27 Januari 2011 14:18

      silakan bro, salam.

  13. halimah permalink
    27 Januari 2011 11:54

    sukses terus buat Majelis Rasulullah… I love you….

  14. jajaka666 permalink
    27 Januari 2011 12:14

    bener kata Habib lur…. klo pake motor, pake peci trus pake helm itu baru manteb…

  15. 27 Januari 2011 12:42

    Shollu ala sayyidina Muhammad!!!

  16. 27 Januari 2011 13:09

    brtul betul

  17. agusjati permalink
    27 Januari 2011 14:55

    Kita semua berharap agar pengguna sepeda motor dan mobil dapat mematuhi peraturan lalu lintas. Baik mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan HP dalam berkendara, maupun mematuhi perlengkapan berkendara sepeda motor terutama menggunakan HELM yang sudah berlogo SNI.
    Kalau bukan dari kita sendiri untuk memulai mendisiplinkan diri, ya siapa lagi yang mau peduli dengan keselamatan di jalan raya.

  18. baik permalink
    16 Februari 2011 10:16

    assalamualikum warahmatulloh wabarokatuh

    dear rekan majelis rasulloh

    saya warga jakarta mau bertanya kepada anda2 semua
    kenapa setiap ada pengajian ..jalannya y rame2 banget..dan berkompoi + bawa bendera
    apa tidak ada lagi jalan yg lebih sopan
    disamping menggangu tertiban lalulintas, + jadi macet,dan banyak jg tidak pake helm , saya binggung . T_T

    kadang saya terpikir ini mau ngaji apa mo ntn konser.

    mohon di tertibkan yah temen2 semua
    1 lagi tolong klo jalan jg terlalu emosi mentang2x pengendara lain menklakson rombongan
    eh pihak situ malah marah2x. apa itu yg di contohkan rasul..

    tolong tertib yah gak smua orang berpikir baik karena mau ngaji tp karean hal2 yg begini lah membuat orang lain jd prihatin

    thanks

    wasallam

  19. Rani permalink
    10 April 2011 00:06

    Bisa gak sih orang-orang majelis rasullah taat dengan peraturan lalu lintas?

    Umumnya orang-orang itu gak pernah pakai helm, naik motor bertiga, bawa umbul2, bikin macet karena bergerombol dan bergaya sok jagoan.

    Kalian malu-maluin pimpinan dan mencoreng Islam karena kesannya adalah orang Islam gak tau aturan dan seenaknya sendiri.

  20. 8 Juni 2011 14:05

    setuju sama bang Edo.
    ini Bang Edo RSA kan ya??
    wah,ane dr GRup Helm MR bang,,doakan kami untuk terus membantu mengingatkan jamaah untuk pakai helm dan taat peraturan lalu lintas.

  21. wong permalink
    11 Juni 2011 21:25

    Kalo naik di atap angkot sambil sholawatan perlu pake helm juga gak ya?
    kalo bikin pengajian sampe blokir2 jalan raya perlu pake helm juga gak ya??
    Jujur, gw ilfil banget kalo ada pengajian pake blokir2 jalanan disisain tinggal setengahnya, bikin macet aja!
    Bilangin ke habib, kalo ngadain pengajian jgn blokir2 jalan dong, nyusahin orang banyak aja!

  22. Tukang Ngibul permalink
    13 Juni 2011 13:53

    kayanya yg ente maksud di atap angkot bukan jamaah dr majelis yg di sebutkan disini….dan terkait dgn pemblokrian jalan jika semua sdh dilakukan sesuai dgn prosedur perijinan ya harap maklum….

Lacak Balik

  1. - Hearthuman
  2. Tweets that mention Dan…Ustadz Pun Serukan Pemakaian Helm « Edo Rusyanto's Traffic -- Topsy.com

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 835 pengikut lainnya.