Skip to content

72% Kecelakaan Lebaran Melibatkan Sepeda Motor

20 September 2010

Suasana arus mudik tahun lalu. (foto:fajar)

JUMLAH keterlibatan sepeda motor dalam kecelakaan lalu lintas (lantas) selama arus mudik dan balik Lebaran 2010, mencapai sekitar 75% dari total kasus yang mencapai 1.397 kejadian. Sementara itu, jumlah korban tewas akibat laka lantas tersebut sekitar 311 jiwa. Turun drastis yakni 127,72% dari tahun 2009 yang sebanyak 702 jiwa.

“Meski jumlah pemudik motor tahun ini sebenarnya turun dibanding tahun lalu, tetapi kontribusi pada kecelakaan masih dominan,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi, usai menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2010 di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (20/9/2010).

Menhub menuturkan, ke depan, pihaknya akan konsisten untuk menekan angka sepeda motor sebagai angkutan mudik, antara lain dengan mengembangkan Kereta Api Ekonomi ber-AC. “Kereta juga jelas minim kecelakaan, tepat waktu dan bisa mengangkut banyak orang,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Lalu Lintas Polri Kombes Pol. Didik Purnomo membenarkan bahwa angka kecelakaan paling banyak adalah sepeda motor, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Tahun ini, kecelakaan sepeda motor menurun 50%,” tutur Didik.
Menurut dia, banyak faktor yang menyebabkan terjadi kecelakaan sepeda motor, biasanya karena pengendara terlelap atau kelelahan saat mengemudikan sepeda motor.
Penyebab lainnya adalah jalan yang licin dan ada juga yang kesenggol kendaraan lain atau lepas kendali.

Turun

Menhub menuturkan, angka kasus kecelakaan menurun sekitar 17,82% yakni dari 1.646 kasus menjadi 1.397 kasus.

Sedangkan korban meninggal turun dari 702 menjadi 311 orang, luka berat turun dari 800 menjadi 418 orang, dan luka ringan menurun dari 1.076 menjadi 855 orang. Di sisi lain, kerugian material akibat kecelakaan ditaksir sekitar Rp 5,6 miliar.

Didik menjelaskan, dari H-7 sampai H+7 lebaran, kepolisian menindak 38 ribu pelanggaran. Dari total angka tersebut, jelasnya, sebanyak 33 ribu menghasilkan penindakan tilang dari kepolisian, sisanya hanya teguran. “Pelanggaran yang ada itu karena jumlah penumpang atau muatan yang berlebih. Bisa juga tidak menggunakan pelindung kepala atau helm,” ujar Didik.
Secara umum total jumlah pemudik lebaran tahun ini menurun sebesar 0,35% bila dibandingkan tahun lalu.
Jumlah pemudik untuk semua moda transportasi mencapai 13.931.204 orang sedangkan tahun lalu sebesar 13.980.378 orang. (edo rusyanto)

About these ads
4 Komentar leave one →
  1. 20 September 2010 17:17

    gmn klo minta maapnya pake hp (tlpn or sms)…kn lebih aman…

  2. softech_niQ permalink
    20 September 2010 18:54

    smoga msh bisa dpt diskon angka kcelakaannya….

  3. 20 September 2010 20:22

    Hmmzzzzz……

  4. masdiisya permalink
    21 September 2010 08:47

    memang tahun 2010…tahun yang baik…ditunggu gebrakan pemerintah untuk lebih memanjakan pemudik…jangan sampai ada lagi berita anak kecil yg mati ketika dibonceng motor bapaknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.435 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: